SUSUNAN PROGRAM PENDIDIKAN
DAN PELATIHAN
KEAHLIAN TEKNIK LAS DAN FABRIKASI
LOGAM
PROGRAM
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
|
JAM
PEMBELAJARAN
|
Tk.I
|
Tk.
II
|
Tk.
III
|
PROGRAM
NORMATIF
-
Pendidikan Pancasila
dan Kewarganegaraan.
-
Pendidikan Agama
-
Bahasa Indonesia dan
Sastra Indonesia
-
Pendidikan Jasmani
dan Kesehatan
-
Sejarah Nasional dan
Sejarah Umum
|
80
80
80
80
80
|
80
80
80
80
80
|
32
32
32
32
32
|
PROGRAM
ADAPTIF
-
Matematika
-
Bahasa Inggris
-
Fisika
-
Kimia
-
Komputer
-
Kewirausahaan
|
240
120
120
80
40
40
|
240
120
120
80
40
40
|
96
48
48
32
–
32
|
PROGRAM
PRODUKTIF
-
Menggambar Teknik
Dasar
-
Pekerjaan
Logam Dasar
-
Pekerjaan Las Dasar
-
Perhitungan Dasar
Konstruksi Mesin.
-
Penggunaan Peralatan
Mekanik Industri.
-
Perbaikan Motor
Otomotif.
-
Perbaikan Chasis dan
Sistem Pemindah Tenaga
-
Perbaikan Sistem
Kelistrikan Otomotif
-
Perbaikan Bodi
Otomotif Dasar
-
Paket Keahlian :
–
Las Gas
–
Las Busur Manual
–
Las TIG & Mig/mag
|
240
340
160
180
–
–
–
–
–
–
–
–
–
|
–
–
–
–
160
240
200
200
200
|
–
–
–
–
–
–
–
–
–
–
620
420
344
|
JUMLAH JAM PEMBELAJARAN
|
2000
|
2000
|
1800
|
Keterangan :
1.
Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum
40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu; jam pembelajaran per
minggu maksimum 50 jam @ 45 menit.
- Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan PBM
termasuk evaluasi sumatif. Evaluasi sumatif yang dimaksud adalah tes
untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan
adaptif, dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu
dalam program produktif.
- Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan
dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 kali setiap
tahun pembelajaran.
- Alokasi waktu pembelajaran praktek dalam program produktif minimum
70% (teori maksimum 30%).
- Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1
tahun dilakukan oleh masing – masing sekolah dengan memperhatikan
:
a.
Keutuhan dan ketuntasan penguasaan kompetensi.
b.
Kesinambungan proses pembelajaran
c.
Efisiensi Penggunaan sumber
daya pendidikan.
|