Cara Mengafan Mayat

 

 

Kafan-(bungkus)-lah mayat itu dengan baik-baik (18) dalam kain (19) yang menutup seluruh tubuhnya (20).

 

Dan bila kamu hendak mengukupnya, maka ukuplah ia tiga kali (21), lulutlah ia dengan bau-bauan yang harum (cendana); kecuali mayat yang sedang berikhram, maka janganlah kamu tudungi kepalanya, jangan kamu lulut badannya dan jangan pula kamu kenakannya harum-haruman (22). Kafanilah mayat pria dalam tiga helai kain (23) dan mayat wanita dengan kain basahan, baju kurung, kudung selubung lalu kain (24). Jangan berlebih-lebihan dalam hal kafan (25).

 

 

 
 

kembali ke KEDEPAN atau HOME

 

|copyright©Tarjih Muhammadiyah 2001|

|designed by Purbalingga|

|email : webmaster@tarjikh-muhammadiyah.cjb.net|