SEJARAH TATTOO BAG III
kembali
<<
Sementara dibarat tattoo mulai berkurang, namun tattoo berkembang di Jepang. Pada awalnya, tattoo untuk menandai para penjahat (kriminal), pelanggaran kriminal pertama ditandai dengan tanda satu baris di daerah dahi, pelanggaran kedua ditandai pada bagian telapak kaki yang melengkung, pelanggaran ke tiga ditandai garis pada bagian lainnya. Secara bersamaan tanda ini membentuk suatu karakter jepang, yaitu karakter “anjing”. Ini tampak sekali dengan hokum yang sangat original “tiga kali melakukan pelanggaran, kau keluar”. Sementara itu, Orang jepang memperluas tattoo dalam bentuk seni, seni yang estesis. Setelan badan bangsa Jepang yang mula-mula sekitar th 1700 sebagai reaksi disiplin terhadap hukum menyangkut kemangkirannya konsumsi, hanya orang yang royal yang diperbolehkan memakai baju dengan banyak hiasan. Akibat dari semua ini, kelas menengah menghiasi sendiri tubuh mereka dengan penuh tattoo pada badan.
William Dampher lah yang bertanggung jawab untuk memperkenalkan kembali tattoo pada daerah barat. Dia adalah seorang pelaut dan wisatawan yang berwisata ke laut selatan. Pada tahun 1691 ia membawa seorang “pen-tattoo” dari Polynesian, namanya adalah “Prince Giolo”. Yang dikenal dengan “Painted Prince” ia dimasukkan dalam pertunjukan, atraksi yang mendatangkan uang, Dan menjadi kemarahan pada bangsa London. Sudah 600 tahun sejak tattoo dipertontonkan di eropa dan itu seharusnya lebih dari 100 tahun sebelumnya tattoo dibuat sebagai tanda di daerah barat.