SEJARAH TATTOO BAG VII
kembali
<<
Di tahun 1961 ada perjangkitan hepatitis dan seni tattoo menjadi terhuyung-huyung didalamnya.
Meskipun kebanyakan toko tattoo telah mensterilkan mesin tattoonya, tetap jarang ada yang menggunakannya. Koran memberitakan tentang pencemaran darah,hepatitis dan penyakit lainnya. Pemerintahan New York City memberikan kesempatan untuk membentuk suatu asosiasi. Tetapi tattoois adalah orang yang berdiri sendiri, dan mereka menolak untuk mengorganisasi diri mereka sendiri. Saat menjadi pelanggaran, kesehatan pun memberi kode, Toko tattoo di Time Square and Coney Island ditutup. Untuk sementara waktu, sangat sulit untuk membuat tattoo di New York. itu adalah pelanggaran dan seni tattoo mendapat reputasi yang buruk. Beberapa orang menginginkan tattoo. Untuk langkah lebih baiknya akhirnya toko pindah ke New Jersey dimana seni tattoo masih diperbolehkan.
Di akhir 1960, pandangan mereka tentang tattoo berubah. Penghargaan lebih diberikan kepada Lyle Tuttle. Ia tampan, menyenangkan, menarik perhatian, dan tahu bagaimana memanfaatkan media massa. Ia men-tattoo selebriti, terutama para wanita-nya. Majalah dan pertelevisian menemuinya untuk mendapatkan informasi tentang bentuk seni sejarah ini.
Hari ini seni tattoo membuat kembali kekuataanya. Lebih popular dan lebih bisa diterima daripada sebelumnya. Semua kalangan kelas berlomba mencari artis tattoo terbaik.