|
DIALOG
ANTARA KALASNIKOV DAN BUKU CATATAN
Oleh :
Hamid Al-Aly
Source : Hiwar baina Kalasnikov wa Lauhah Mafatih
Diterjemahkan secara bebas oleh: Izzi
Malam
terasa sepi ketika mujahid menuruni khandaq dengan sebuah kamar
sempit dan meja kecil tempat dia menulis kisah-kisah operasi
pertempuran. Mujahid meletakan Kalasnikov tegak menyandar dinding
khandaq diatas meja, disamping buku catatan dalam kegelapan
malam tanpa cahaya sedikitpun kecuali hanyalah bias sinar bintang
dilangit, sedang rintik hujan terdengar beralun halus. Sepertinya
ingin menghibur dan mengiring mujahid tidur dan beristirahat
dengan nikmat.
Ditengah-tengah
kota Falujah penuh izzah, disitulah sang mujahid beristirahat,
dalam kenangan sejarah peradaban Islam gemilang di Iraq. Hari
ini Falujah adalah kota tempat berjungkirnya pasukan-pasukan
salibis. Allah telah memuliakan kota ini selama berabad-abad
dan kemuliaan itu kembali, suatu kegembiraan yang tak bisa dituliskan
oleh kata-kata. Seperti burung yang mengepakkan sayap menyibak
udara menyentuh bunga-bunga yang bermekaran.
Beliau
ini ternyata seorang mujahid yang mendapat tugas untuk menulis
peristiwa-peristiwa operasi tempur yang dilakukan mujahidin
agar kisah-kisah heroik tersebut dapat disebarkan melalui media-media
informasi yang memungkinkan sebagai kabar jihadi sebagai api
bagi dunia melepaskan ikatan jaring laba-laba (media salib).
Maka Allah mendatangkan bencana bagi mereka yang tidak mereka
sangka dari berita-berita resmi yang dilansir oleh mujahidin.
Mereka
kadang menamakan perang ini dengan perang pembebasan atau perang
membela kebenaran, padahal dunia internasional telah mengetahui
atas kerjasama antara Salibis Zionis dengan Zionis Yahudi untuk
menghancurkan rata Islam diseluruh dunia, untuk memurtadkan
muslimin dari agamanya dan tidak ada yang sanggup menghentikannya
kecuali ahli jihad para ranger ummat.
Mereka
menipu muslimin dengan merubah hak dengan kebatilan, mereka
menyeru bahwa perang hari ini sesungguhnya perang melawan terorisme.
Masyarakat mereka menginginkan kehancuran negeri-negeri Islam
sedang pemerintahan mereka ingin menyetrika umat dari izzah
dan kekuasaan.
Berita-berita
dusta ini mulai tersingkap setelah mereka mengirim invansi-invansi
militer mereka menginjak-injak negeri-negeri Islam dan kaum
muslimin mulai terjaga dari tidurnya lalu beberapa ulama Islam
mulai berfatwa wajibnya melindungi syareat dan menepis kebohongan-kebohongan
zalimin,
Mujahid
itu tidur dengan lelap dan bahagia. Bagaimana dia tidak merasa
senang hidup dalam dua kebaikan, menang atau syahadah. Bahkan
tidurnya dia inipun merupakan salah satu kemenangan, dia tidur
setelah memenangkan suatu pertempuran. Lalu dadanya lapang dipenuhi
keridhaan, hatinya nyaman dengan konsep selamat yang telah ia
ikuti dan jalani. Tidakkah dia berada di puncak ketinggian Islam
dan kedudukan apa lagi yang lebih mulia dari ini?
Buku
catatan itu, sangat bangga ketika jari-jemari penuh berbarokah
menari-nari menuliskan peistiwa-peristiwa jihad, menulis dan
menulis. Buku catatan merasa dirinya lebih berguna dari Kalasnikov,
dia bergumam; apakah dia lebih bahagia dariku dalam amal memenangkan
agama Islam atau juga kedudukannya lebih tinggi dari ku dan
juga apakah sang mujahid lebih mencintainya dari pada diriku?
Ketika buku catatan melihat Kalsnikov dan bergumam dengan pertanyaan
tadi tiba-tiba saja dia berbicara padahal hal ini diluar kebiasaanya.
Maka dia mulai bicara sambil menundukkan pandangan:
“Aku
menyangka kamu tidak pernah berbicara kecuali dengan memercikkan
api “.
Kalasnikov
menjawab: “Kau benar...Aku tidak berbicara kecuali dengan
memercikkan api namun hanya ditujukkan kepada kufar penghuni
api....bukan kepada muslimin. Apakah kamu belum pernah mendengar
firman Allah: “Berkasih sayang kepada mukminin dan berlaku
keras atas kafirin. Namun beritahu aku tentang kalimat yang
telah engkau gumamkan tadi....
“Apa
urusanmu?” Jawab Buku harian dengan sedikit ketus.
Kalasnikov
berkata: “OK..marilah kita habiskan malam ini dengan suatu
diskusi dan perbincangan yang bermanfaat mumpung pagi masih
panjang, terlebih tuan kita sedang tidak menggunakan kita malam
ini”.
“Terus
terang, aku lebih mulia darimu, dari ku menyebar kalimat Islam,
huruf-hurfku mengalir dakwah Islam, menerangi negeri-negeri
Islam, menyuruh amar ma’ruf nahi munkar. Dan karena aku
hidayah Allah tersebar kepada makhluk, al-haq menjadi kokoh,
al-batil hancur, hujah-hujah para pembantah terkalahkan...Sedangkan
dirimu...Apa yang kamu perbuat?! Hanya sebuah besi yang tidak
pernah duduk belajar...Bisanya cuma memuntahkan api, sama sekali
tidak menentramkan”.
Kalasnikov
tersenyum: “Aku mengakui keutamaanmu, aku mengakui engkau
memiliki segudang kebaikan, hanya saja engaku tidak pernah belajar
bahwa senjata disitulah terletak izzah Islam. Umat akan hina
bila mereka meniggalkannya. Jihad merupakan pengayom dien, yang
mengangkat muslimin. Bila jihad ditinggalkan maka mereka akan
terjerembab dalam kubangan kehinaan
Cukuplah
kemuliaan dan keutamaan yang Allah berikan padaku sebagai teman
sebaik-baik manusia. Ahlu jihad adalah mukmin yang the best,
Allah telah mengutamakannya dari orang-orang alim yang tidak
berjihad. Allah berfirman: Apakah orang-orang yang memberi minum
kepada orang-orang yang mengerjakan hajji dan orang yang mengurus
masjidil haram kamu anggap sama dengan orang-orang yang beriman
kepada Allah, dan hari akhirat serta berjihad di jalan Allah?
(Akan tetapi) Mereka tidak sama disisi Allah.
Allah
juga menempatkan kedudukan orang-orang yang selalu bertaubat,
orang-orang yang selalu memuji, orang-orang ynag selalu berpuasa,
orang-orang yang selalu ruku dan sujud yang mmerintah kepada
ma’ruf dan menahan munkar , menjaga ketentuan-ketentuan
Allah berada dibawah kedudukan mujahidin. Allah berfirman: Sesunggunya
Allah membeli orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan
jannah. Mereka berperang fisabilillah, mereka membunuh dan terbunuh.
Janji yang benar dari Taurat, Injil dan Al-Qur’an dan
siapakah yang lebih menepati janjinya dari Allah?. Maka bergembiralah
dengan perdagangan yang telah kalian beli dan itulah keberuntungan
yang agung
Allah
berfirman: orang-orang yang selalu bertaubat, orang-orang yang
selalu memuji, orang-orang ynag selalu berpuasa, orang-orang
yang selalu ruku dan sujud yang mmerintah kepada ma’ruf
dan menahan munkar , dan menjaga ketentuan-ketentuan Allah dan
berilah kabar gembira kepada mukminin”.
Sesungguhnya
jihad tidak boleh dan tidak bisa ditinggalkan kecuali dia akan
tercampak dalam nifaq seperti dalam hadist: Barangsiapa yang
belum pernah berperang dan belum pernah berbicara tentang perang
kemudia dia mati maka dia mati diatas kenifakan.
Bila
jihad kedudukannya seperti ini, maka aku bersama mujahid adalah
sahabat yang paling baik. Mujahid tidak bisa bertugas dengan
baik tanpa aku, dia tidak mungkin berjauhan denganku, maka aku
adalah sebaik-baik teman dan perjalanan yang paling manis. Tidaklah
Allah menjadikanku di atas kedudukan ini kecuali karena kepentinganku
dalam dien Islam.”
Buku
catatan menyanggah: “Aku ilmu dan pena, adalah pertama-pertama
wahyu yang Allah turunkan dengan firman-Nya: Bacalah dengan
nama Rabbmu yang telah menciptakan”.
“Kalau
begitu aku adalah penutup yang wangi ketika Muhammad saw melantik
Usamah untuk menyerang Romawi setelah itu Nabi meninggal.. sedang
hari ini sebagaimana kamu lihat Usamah juga menyerang Romawi
meninggikan panji Islam”. jawab Kalasnikov.
“Yah,
aku mengerti sekarang, aku akui keutamaanmu. Aku tidak akan
lupa bahwa asal jihad untuk menyebarkan dien dan mengajak manusia
kepada hidayah Rabul alamin”.
“Benar...benar
engkau adalah wasilah untuk menyebarkan dien sedang aku adalah
wasilah untuk mengokohkan perkataan-perkataan hujah”.
“Yah,
aku telah kenyang dengan penjelasan-penjelasanmu tadi, sekarang
coba kita berbincang masalah lain, namaku Jami’ah Mafatih,
aku kunci-kunci kebaikan. Namamu Kalasnikov kan? Namamu dimulai
‘kal’ yang artinya menyukat kemudian syin ‘syanah
ujma’ artinya menggigit sedikit-demi sedikit, setelah
itu kov (kuf) ‘kuful adhim’ artinya mencampur aduk.
Lah... berarti namamu bermakna lumpur sedang aku ‘Jami’ah
Mafatih’ artinya kaya raya”, buku catatan tersenyum.
“Hei,
kamu menilai dari perasaan wanitamu. Kal kependekan dari fa
lil kufar aquluha artinya kepada orang kafir aku berkata: masuklah
Islam atau kamu akan mati. Syin (szzz szzz) adalah percikan
apiku yang akan membakar munafik dan musuh sedangkan kov (kuf)
singkatan dari ‘aqthoul kufar taqthian’ aku potong
kufar dan aku lumatkan”. Kalasnikov menerangkan makna
namanya yang benar, selanjutnya dia berkata lagi:
“Tapi
maukah aku tunjukkan yang lebih baik dari perdebatan kita ini?
Keheranan
Buku Harian sembari bertanya: “Apa itu?’
“Aku
belum pernah menemui seorang wanita mulia binti mulia seperti
kamu ini. Aku melamarmu, kamu menerimanya?”
Buku
Harian malu-malu. kemudian berkata lirih: “Kalau semacam
kamu, aku tidak mau. Lalu apa maharnya?”
“Maharmu
yaitu sepuluh nyawa begundal-begundal salib sampai kamu tidak
ragu lagi bahwa dakwah tidak akan hidup tanpa jihad”.
Buku
Harian berkata: “Hmmm...kalau begitu.....iy....”
Belum
selesai buku Harian berkata iya, tiba-tiba saja sejumlah granat
meledak dalam khandaq menggelegar suaranya, memerah apinya,
menaburkan serpihan-serpihan pisau tajam membara dan menyebarkan
gelombang panas bak neraka jahannam. Seketika dan segera sang
mujahid melompat meraih Kalasnikov tanpa menoleh sedikitpun
pada Buku Harian. Jamiah Mafatih melihat senjata gagah dalam
genggaman mujahid seakan-akan dia berkata: Sekarang engkau akan
lebih mengakui keutamaanku, kebenarna kataku bahwa dakwah bila
tidak dijaga dengan besi dan api akan dihancur habis oleh fujar
kufar.
Sang
mujahid merayap keluar khandaq, melihat apa yang terjadi. Betapa
terkejut mujahid menatap 10 begundal kufar yang juga kaget melihat
seseorang masih hidup walaupun di granat. Tiba-tiba kalasnikov
memuntahkan segala isinya lalu berjatuhanlah setiap dari mereka
menggeliat. Tak satupun tersisa. Mujahid takjub, bagaimana senjata
ini dapat menyalak dengan sendirinya, padahal jemarinya belumlah
menekan picu? Sungguh mujahid dalam keheranan.
Ketika
mujahid kembali ke khandaq, senjatanya memberitahu atas apa
yang dia herankan. Maka mujhaid mengakadkan nikah antara Kalasnikov
dan Jami’ah Mafatih, berlangsunglah pernikahan dengan
walimah huruf dan kalimat-kalimat. Mereka memperoleh anak, namanya
izzah Islam, maslahat jihad dan dakwah, senjata dan kebangkitan,
hancurnya kehinaan, terangkatnya kerusakan pada ummat, hilangnya
perselisihan serta kekuasaan.
*Kalasnikov
atau kalasnikuf merupakan ejaan dalam bahasa arab dari Klasnikov
sebuah senjata ringan buatan Rusia (AK 47, AK 76, AKM, AKSU
dan turunannya).
*Khandaq
ialah trances atau kubu pertahanan dalam tanah
|