|
Hurinin......Semakin
Jauh
Oleh:
Izzi Arsadana
Wahai
purnama dan kabut yang menyapunya
bidadari sungguh telah berdiri didepan sana
ia terbang dengan dengan satu suami pilihannya
dan aku hanya merunduk malu pada hurin`inku
mengapa rinduku tercampur dusta
bahkan untuk mengucapkan enam salam
bahkan untuk tegak menatapmu
engkau menghilang seiring hujan petang
mengejekku dengan lumpur pegunungan dibadan
semerbak wewangian sorga mengiring satu luka
ada apa rinduku tak seperti dulu
ketika aku dapat menatapmu di purnama dan kabut yang menyapunya
kamu menari dibelahan dua tiga api besar yang segera mati
diantara ribuan tracer merah menuai indah
meninggalkanku setelah fajar memerah
senyuman seindah Raihanah melambai dibalik awan
...........dalam pelangi embun rumputan
Ada apa dengan cintaku kini?
Ada apa dengan rinduku hari ini ?
Ada apa dengan imanku ...............
April
2004
|