Reporter: Iwan Triono
detikcom - Jakarta, Tidak benar bila Gerakan Aceh
Merdeka (GAM) menolak pelaksanaan Kongres Rakyat Aceh (KRA). “Asal
itu diprkarsai HUDA, Thaliban, SIRA, itu kehendak rakyat Aceh,” kata
Sekjen GAM Don Zulfahri.
Pernyataan Don itu disampaikan melalui siaran pers yang dikirim
ke detikcom, Senin (27/3/2000). Pernyatan itu menanggapi berbagai
pihak yang meragukan sikap GAM atas KRA yang akan digelar di Banda
Aceh.
“Kami dari barisan pimpinan GAM yang demokrat dan moderat dengan
ini menyatakan mendukung penggelaran Kongres Rakyat Aceh sejauh ianya
diprakarsai oleh HUDA, Thaliban dan SIRA. Kami berpendapat bahwa kalau
ketiga gerakan sipil tersebut yang memprakrasai maka kongres tersebut
sesungguhnya adalah kehendak rakyat Aceh,” kata Don Zulfahri.
Meski mendukung, Zulfahri menambahkan, apakah pihaknya akan
menerima apapun hasil dari kongres tersebut, itu bergantung kepada
bentuk hasil tersebut nanti. ”Kalau hasilnya untuk kepentingan dan
selaras dengan perjuangan bangsa Aceh maka sudah tentu kami akan menerimanya
dengan baik,” tulis Zulfahri.
Dijelaskan, KRA adalah puncak kesempatan untuk semua komponen
yang mewakili kepentingan segala lapisan rakyat dan bangsa Aceh untuk
mencari solusi serta menyatukan visi dalam menghadapi penjajahan Republik
Indonesia. Maka, kalau ada pihak menentang KRA, menurut dia sama saja
mereka menentang rakyat Aceh.
Dalam kesempatan ini, Zulfahri minta kepada semua pihak dari
kalangan bangsa Aceh untuk memberi segala kerjasama mensukseskan KRA.
“Barang siapa yang menghalangi atau menentang KRA, maka jelaslah mereka
itu adalah pihak yang menggunakan nama perjuangan Aceh untuk kepentingan
pribadi dan saya beranggapan golongan tersebut pengkhianat bangsa
Aceh yang sebenarnya,” tegasnya.
27/3/2000 22:28 WIB 27/3/2000 20:36 WIB 27/3/2000 20:19 WIB 27/3/2000
19:33 WIB