Hasan Tiro Tak Mau Temui Gus Dur

Reporter: Arifin A.Rabu, 01/03/2000

detikcom - Jakarta, GAM membantah berita yang menyatakan, Pemimpin GAM Hasan Tiro akan ketemu Presiden Gus Dur. Menurut Sekjen GAM Teuku Don Zulfahri, Hasan Tiro tidak mempunyai niat menemui Gus Dur atau siapapun yang mewakili Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekjen GAM dalam siaran persnya yang dikirimkan ke detikcom Rabu (1/3/2000). Menurut Zulfahri, pendirian Hasan Tiro itu sudah jelas, mengingat pimpinan GAM tersebut tidak pernah mengakui keberadaan Republik Indonesia.

Kalau GAM punya rencana tentang adanya pertemuan, menurut Zulfahri, maka GAM akan mengeluarkan pernyataan lewat juru bicara GAM sendiri dan tidak akan meminta pihak luar seperti IFA untuk mengumumkan hal-hal seperti itu.

Bantahan Sekjen GAM tersebut, adalah untuk mengklarifikasi pernyataan Jafar Siddiq yang mewakili IFA yang menyatakan, Hasan Tiro akan bersedia bertemu dengan Gus Dur. Menurut Zulfahri, pernyataan Jafar itu seolah-olah mewakili GAM. Zulfahri mengklaim, Jafar telah membuat pernyataan itu tanpa sepengetahuan Hasan Tiro dan diirnya selaku pimpinan GAM.

Namun Zulfahri membenarkan, beberapa waktu lalu sebelumnya telah terjadi pertemuan antara Hasan Tiro dengan Dubes RI di Jenewa Swiss. Tapi, menurut Zulfahri, pertemuan tersebut merupakan satu tipu muslihat pihak-pihak tertentu untuk menjerumuskan Hasan Tiro.

Zulfahri menjelaskan, sewaktu Hasan Tiro diajak ke Jenewa, Tiro dijanjikan akan bertemu Kofi Annan. Tapi, setelah sampai di sana, ternyata Hasan Tiro hanya dipertemukan dengan dengan Dubes RI.

-------------------------------------------------------------------------------- Copyright © 1998 - 1999 1/3/2000 10:46 WIB

Soal Pertemuan Gus Dur-Tiro Amien: Itu Tak Tuntaskan Masalah 1/3/2000 10:25

Reporter: Arif Shodiq

detikcom - Jakarta, Jika nantinya pertemuan Gus Dur dengan Hasan Tiro terealisasi, menurut Amien pertemuan itu belum tentu menyelesaikan masalah. Pertemuan itu, menurut Amien, hanya bersifat perorangan saja antara Pemimpin GAM dengan Presiden Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Ketua MPR Amien Rais, sebelum acara pengucapan sumpah anggota MPR pengganti antar waktu, di Nusantara IV Gedung DPR/MPR Jl. Gatot Soebroto Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2000).

Pernyataan Amien tersebut menanggapi pertanyaan wartawan mengenai efektivitas pertemuan Gus Dur dengan Hasan Tiro dalam menyelesaikan masalah Aceh.

Hasan Tiro sendiri, menurut keterangan Sekjen GAM Teuku Don Zulfahri, tidak akan bersedia bertemu Gus Dur. Menurut Amien, jika nanti tiba-tiba Hasan Tiro berubah pikiran, maka pertemuan yang berlangsung antara setengah sampai satu jam itu, tidak akan menyelesaikan masalah, tanpa diback up dengan data-data yang lebih luas dari Pansus Aceh.

Menurut Amien, untuk menyelesaikan masalah Aceh tersebut, pemerintah Indonesia tidak bisa menyelesaikannya hanya dalam satu gebrakan selesai. "Ada dimensi militer yang namanya GAM.

Ada dimensi politik, yaitu tuntutan otonomi atau referendum. Ada dimensi sosial, yaitu pembagian kekayaan alam yang tidak adil," jelas Amien. Amien menepis anggapan, jika Gus Dur bertemu dengan Hasan Tiro, semuanya akan beres dan jerih payah Pansus Aceh DPR akan sia-sia. Menurut Amien, tidak ada yang percuma di dunia ini. Amien menyatakan, Pansus Aceh akan menambah peta penyelesaian di Aceh dengan memberikan data-data yang lebih luas. __________________