Subject: Kenapa saya musti dibunuh ? (1)

From: "Teuku Don Zulfahri" =20
To: arwah_teukudon@hotmail.com
Date: Sat, 03 Jun 2000 = 15:09:54=20 GMT
X-MDaemon-Deliver-To: apakabar@saltmine.radix.net
Reply-To: arwah_teukudon@hotmail.com

From: Sekretariat MP GAM abuasad_idi@hotmail.com

PERNYATAAN SIKAP DAN PRINSIP TENTANG KEAMANAN DAN MASA DEPAN ACEH

Setelah menelaah dengan cukup teliti berbagai peristiwa dan malapetaka yang menimpa Aceh, dan memperhatikan sejarah perjuangan rakyat Aceh dalam menentang penjajahan, maka bersama ini kami para pimpinan teringgi Gerakan Aceh Merdeka mengumunkan Pernyataan Sikap dan Prisip tentang penyelesaian, keamanan dan masa depan Aceh:

A. KEAMANAN RAKYAT, HUKUM DAN PELAKSANA

1. Demi keamanan dan ketentraman kehidupan harian rakyat Aceh yang sedang trauma, ketakutan dan benci kepada TNI/ABRI/Porli, kami berprinsip bahwa segala aparat keamanan milik Republik Indonesia musti keluar dari Aceh dengan serta merta tanpa syarat supaya kehidupan rakyat dan masyarakat kembali tenang dan tenteram tanpa ketakutan sehingga memungkinkan semua para pengungsi pulang ke kampung halaman masing masing untuk menjalani kehidupan normal seperti biasa.

2. Selanjutnya tanggung jawab keamanan rakyat dan masyarakat Aceh musti dipikul dan dilaksanakan oleh Majelis-majelis Pemerintahan Wilayah,Daerah, Mukim dan Kampung ( semacam Majelis Tuha Peuet) dengan memberlakukan Hukum Adat Aceh yang berpegang teguh kepada "Amar Ma'ruf Nahi Munkar".

B. PENENTUAN MASA DEPAN ACEH DAN PERDAMAIAN

1. Masa depan Aceh mesti diserahkan kepada rakyat Aceh sesuai dengan Sejarah Aceh dan Hukum Internasional di bawah pengawasan PBB.

2. Pertikaian antara GAM dan ABRI/TNI/Polri bisa diselesaikan dengan penglibatan pihak ketiga sebagai orang tengah di Meja Perundingan supaya semua masalah dapat dituntaskan tanpa perlu lagi memandang kebelakang. Kalau tidak kami (GAM) akan tetap menuntut bela dan akan terus menyerang kepentingan kepentingan ABRI/TNI/Polri dimana mana saja diseluruh Indonesia dalam rangka menunutut bela terhadap pembunuhan pembunuhan dan keonaran yang telah mereka lakukan selama ini.

C. PERINGATAN DAN AWAS

1. Kami tidak nampak jalan lain untuk penyelesaian secara damai Permusuhan Aceh dengan Indonesia melainkan dengan cara yang kami sebutkan diatas.

2. Sesuai dengan Surat Peringatan Terakhir Kepada Indonesia yang kami keluarkan tertanggal 13 Juni 1999, kami akan menyerang dan berperang habis habisan menentang ABRI/TNI/Polri kalau mereka belum keluar dari Aceh pada tanggal 17 Agustus 1999.

Pernyataan ini dikeluarkan pada tanggal 3 Juli 1999 oleh:

MAJELIS PEMERINTAHAN TERTINGGI GAM dengan persetjuan MARKAS BESAR GAM EROPAH

E-mail: mp_gam@hotmail.com,mb_gam@hotmail.com,atjeh@go.com, abuasad_idi@hotmail.com,mp_gam@xoommail.com,ATJEH@xoommail.com

Homepage: http://members.xoom.com/ATJEH,

----- End of forwarded message from Teuku Don Zulfahri -----