Pramoedya dan Sebatang Rokok

Pramoedya Ananta Toer

Sang manusia tak terkalah akan masa.
Sang manusia tak terkalah akan caci dan hina.
Sang manusia tak terkalah akan segala duka nestapa.

Pramoedya Ananta Toer

Jadi bahan perhatian,
bincangan,
gurauan.
Jua;
Jadi sumber bahaya,
ketika sang kuasa takut terbuka topengnya,
takut tampak belangnya.

Pramoedya Ananta Toer

Duduk dengan sahaja,
Rokok sebatang,
mengepul dengan dahsyatnya.
Tertutup sang putih asap,
bagai tameng pelindung,
ataukah tameng misteri?

Pramoedya Ananta Toer

Seorang manusia tanpa batasan diri,
namun tak tampak darinya.
Asap-asap itukah?
Pelindungnya?

Pramoedya

Dan rokoknya

.......................kretek pula


Main page