Home

Profil

Produk

Jasa

Order

Hobby Sport Bisnis Tips&Trick Kontak Site Index

MEMILIH PESAWAT MODEL R/C UNTUK PEMULA

oleh Budi Atmoko

Para pemula dapat memilih beberapa bentuk model baik bentuk kit atau ARF ( Almost Ready to fly ), untuk dijadikan proyek pertama. Jika yang dipilih adalah keselamatan untuk penerbangan pertama , yaitu suatu kondisi yang sangat kritis khususnya bagi pemula, maka kita harus memilih model-model pesawat terbang dengan kecepatan lambat.

Airfoil Sayap Flat Bottom

Salah satu ciri dari pesawat model yang terbang dengan kecepatan relatif lambat adalah bentuk  airfoil sayapnya relatif datar atau bahkan cekung di bagian bawah. Airfoil adalah bentuk potongan melintang sayap. Kondisi seperti ini terlihat dari beberapa jenis pesawat model glider maupun pesawat terbang latih atau trainer . Adanya airfoil sayap yang bentuknya demikian yaitu  berkoefisien gaya angkat tinggi , misal yang baru saja di sebutkan , kita akan dapat memperoleh pesawat model yang terbangnya lambat sehingga relatif aman untuk diterbangkan di tahap pertama.

Pesawat Layang Model

Secara garis besar ada dua pilihan yang dapat kita pergunakan , pertama pesawat layang model ( glider ) yang prinsipnya tidak perlu menggunakan mesin atau engine sebagai sumber propulsinya. Pesawat layang (glider) mempunyai sayap yang relatif panjang dan di pasaran di peroleh dengan bentang sayap 2, 2.5 dan 3 m. Pesawat layang seperti ini pada umumnya terbang sangat stabil dan relatif mudah untuk dikendalikan dan di terbangkan.Sebagai alternatif untuk mempermudah pelaksanaan pelaksanaan operasionalnya, pesawat layang seperti ini sering ditambah dengan engine, baik motor listrik maupun motor bakar untuk membawanya mengudara  pertama kali.

Pesawat layang berbentang 2m seperti Spirit , Optimae 2000, Gentle Lady merupakan beberapa jenis pesawat yang sudah terkenal banyak dipergunakan orang . Pesawat yang berbentang sayap 2.5m seperti Spirit 100, Optimae 2500 F3J merupakan pesawat dengan karakteristik yang lebih baik dan pada umumnya cocok untuk berlatih hingga mengikuti beberapa kompetisi di kelas nasional maupun internasional.

Pesawat dengan bentang sayap lebih panjang berarti memiliki kelangsingan sayap yang lebih tinggi akan mempunyai efisiensi yang lebih baik. Pesawat yang seperti ini akan melayang lebih lama dan dipergunakan sebagai sarana berlatih bagi para pemula.Semakin efisien pesawat tersebut , dalam hal ini mempunyai bentang sayap yang lebih panjang , maka semakin kecil daya engine yang diperlukan untuk terbang dan semakin lambatlah pesawat tersebut diterbangkan . 

Pesawat Trainer Bermotor

Pesawat model dari jenis trainer merupakan pesawat model yang menggunakan engine sebagai sumber daya propulsi utamanya. Pada umumnya pesawat model trainer dikelompokan menjadi 2 kelas. yaitu kelas 20 dan 40. Pesawat model trainer di kelas 20 menggunakan engine antara 0.15 hingga 0.25 kubik inch, akan mempunyai bentang sayap 1.2 m hingga 1.5 m . Beberapa pesawat trainer jenis ini misalnya Cessna 172-20, TS20, Freedom 20, QB 15 dan QB 25 , Eaglet dan sebagainya.

Pesawat model trainer di kelas 40 menggunakan engine 0.3 hingga 0.45 kubik inch. Pesawat model trainer dengan karakteristik ini pada umumnya berukuran lebih besar, mempunyai bentang sayap yang lebih luas  antara 1.5 hingga 1.8 m, dapat terbang dan relatif lebih mudah untuk dikendalikan , maka pesawat model trainer di kelas 40 merupakan suatu pesawat yang untuk dipergunakan pada tahap-tahap awal . Beberapa pesawat model trainer 40 diantaranya Eagle 2, TS 40 Super Trainer dan beberapa model dari beberapa produsen terkenal seperti Goldberg mengeluarkan Trainer 40 dan juga Great Planes USA  yang menggunakan engine 0.4 kubik inch.

Di kelas 40 ini, kita akan menjumpai pula pesawat model sport trainer yaitu pesawat model yang dapat dipergunakan untuk berlatih manuver aerobatic sederhana. Namun pesawat ini akan terbang dengan kecepatan yang lebih tinggi. Beberapa pesawat model sport seperti Eagle 40 S atau QB 45 merupakan salah satu contohnya. Pesawat model seperti ini  kurang direkomendasikan untuk dipergunakan oleh pemula.   Untuk membedakannya dengan pesawat model latih pemula, kita dapat lihat dari airfoilnya yang cendrung berbentuk semi simetris, yaitu agak cembung di sisi bawahnya.

Para pemula sangat disarankan untuk memilih pesawat latih mula dengan sisi bawah sayap mendatar  dengan mengesampingkan aspek keunggulan aerobatik pesawat sport yang memang ditujukan untuk penerbang di tahap menengah (intermediate flyer) dan penerbang lanjut (advanced flyer).

Kembali Ke Pojok Belajar

Copyright © 2007 Bandung Aeromodeling All right reserved, designed by Budi Atmoko