Karya Karya
Karya [ 3 ]
1 Sajak - Keputusan Peperiksaan
Berdebar debar kurasakan sehari lagi
Peperiksaan akhir tahun akan menjelang
Saat yang ditunggu telah tiba
Perlahan lahan ku melangkah
Sambil mentenangkan fikiran ku
Masanya seminit lagi, kertas soalan telah diedarkan
Hatiku bergoncang begitu kuat
Kan ku cuba............ya .......cuba
Mentenangkan fikiran ku
Sehelai kertas terletak dimejaku
Ketenangan ku dah bermula, kan ku jawab dengan sungguhnya
Saat akhir telah tiba.. kertas tadi dikehendaki semula
Begitu ... seterusnya...hari demi hari
Dua minggu berlalu sudah.... namun....aku menunggu dengan gelisah
Dan kini....kian menjadinya kegelisahanku
Tapi.... sayang...seribu kali sayang
Kegagalan ditemukan jua.... pedih..... pilu
Mendadak didadaku...menjerit-jerit meminta pertolongan
Terjatuhnya aku buat kali pertama
Kan ku kuatkan untuk terus maju
Kan ku tebus segala kegagalan
Kan ku bertemankan buku buku selalu
Akhir nya.... Kejayaan ditemukan jua
Gembiraku tidak terkira
Kan ku teruskan pengajianku
Semuga berjaya...itulah tekad untuk masa hari muka
2 Sajak - Serangkai Melati
[ Khas untuk hamba Allah yg disayangi ]
Ketika mentari terserlah ke angkasa
Berduyun menuju pusara
Dipagi bahagia pagi air mata
Jauh disudut ditandai dua nisan
Kau terkapai damai.......Kanda ku........
Ku temuimu dipagi yang mulia ini
kucuplah hati ini dari air mawar yang disirami
Dari sebuah Fatiha murni
Jauh dari serangkai melati
Kesayanganmu... Kanda ku
Bahgialah kau bersemadi...Dialam Abadi
DiSyurga .............muga Ditempatkan Ilahi
3 Sajak - Citra Manusia
Ini adalah citra manusia
Tidak boleh ditelan masa.....bertukar ganti
Babak demi babak.........inilah kisah semuanya
Antara senyuman gembira...Tangis duka tetap ada
Tidak ada perpisahan atau yang boleh berjauhan
Kalau kini mendung mendatang
Esuk cerah pasti menjelang
Ini lah kisah biasa.......... diantara memberi
Yang meminta tetap ada
4 Sajak - Mangsa
Diwaktu pagi menjelma tiba
Harum semerbak bunga bunga didesa
Kumbang diangkasa menjeling mesra
Untuk memikat sihati bunga
Bunga tersenyum sambil melambai
Kumbang hinggap menghisap madunya
Bunga berkhayal seperti disyurga
Menerima sedutan kumbang durjana
Pabila madu sudah dihisap..kumbang pun hilang teruslah lesap
Tinggallah bunga seorang diri...menanti kunjungan sebuah hati
Setahun menanti kiranya belum tiba
Harumnya bunga menjadi luntur
Akhirnya gugur tanpa ditegur
Kumbang tertawa.....mangsanya merana
5 Sajak - Kembali
Diliputi hati yang hancur
Ditutupi mata hati untuk hari nanti
Kau hidup...tidak sepanjang yang kau mahu
Kau tahu....tapi mengikut hasrat yang bisu
Pegangan hati diserang mengganas sekali
Keadaan sering membenarkan diri
Carilah jalan keluar mengingati Allah
Kau nanti mengerti dirimu
Mengingati kejalan dulu....Yang dibelai Ibu
* Kembali ke Karya [1] untuk ke lelaman Index.