detikcom, Kamis, 24/03/2005 17:19 WIB
Penembakan Misterius Kembali Melanda Ambon
Reporter: M Hanafi Holle
detikcom - Ambon, Belakangan ini, kota Ambon, Maluku kembali diteror. Bom dan
penembakan misterius terjadi. Terakhir, tembakan misterius mengenai kaca gedung
SMA Negeri 11 Ambon. Kaca berlubang tertembus peluru, namun tidak ada korban.
Penembakan misterius di SMA Negeri 11 Ambon ini terjadi pukul 15.30 WIT, Kamis
(24/3/2005). Peluru mengenai kaca ruang kelas I-14 yang berada di lantai dua.
Gedung SMA Negeri 11 Ambon, Galunggung, ini berada di Jl. Jenderal Sudirman,
Ambon.
Diperkirakan, tembakan itu berasal dari jarak jauh dari arah pegunungan Karang
Panjang. Kapolsek Sirimau Iptu Laode Muhammad memperkirakan, pelaku
penembakan menggunakan senjata laras panjang. "Ini terbukti dari bekas tembakan
yang menyisakan lubang kecil di kaca," kata Kapolsek di tempat kejadian perkara.
Aparat kepolisian baru memperoleh laporan tentang penembakan sekitar pukul 18.00
WIT. Polisi mendapat laporan dari Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan Rahman
Syauta. Pihak sekolah terlambat melaporkan kejadian itu, karena pada saat itu
sekolah dalam keadaan berduka, karena salah satu guru ada yang meninggal dunia.
Saksi mata, Andi Kasenduk (16), siswa kelas II-9 menceritakan, saat penembakan
terjadi, dirinya dan teman-temannya sedang duduk-duduk di bawah tiang bendera di
halaman sekolah. Tiba-tiba sekitar pukul 15.30 WIT, terdengar teriakan dari siswa
kelas I-14. 'Sniper, sniper," teriak mereka sambil berlarian ke luar kelas.
Mendengar teriakan itu, semua siswa dan guru langsung berhamburan keluar
menyelamatkan diri. Setelah dilihat, ternyata ada penembakan yang mengenai kaca
di ruang kelas I-14. Beruntung, tidak ada siswa yang terkena tembakan. Setelah ada
kejadian itu, para guru memerintah seluruh siswanya meninggalkan sekolah dan
pulang.
Sekitar pukul 18.30 WIT, tim penyidik dari Polres Ambon dan Pulau-Pukau Lease
baru saja selesai melakukan olah TKP. Kapolsek Sirimau Iptu Laode Muhammad
mentatakan, pihaknya akan menyelidiki dan memita keterangan dari para siswa yang
mengetahui tembakan tersebut. (asy)
Baca juga:
16 Ribu Personel Polisi Amankan Perayaan Paskah
Kucing-kucingan dengan Polisi, Pelaku Bom Ambon Terlatih
Wisma Nestle Aman, Gegana Tak Temukan Jejak Bom
Antisipasi 23 WNI dari Filipina, Polri Perketat Perbatasan
© 2005 detikcom, All Rights Reserved.
|