KOMPAS, Selasa, 22 Maret 2005
Bom Meledak, 19 Orang Luka
Ambon, Kompas - Sebuah bom meledak di daerah Ongkoliong, Jalan Sultan
Hasanudin, Batu Merah, Ambon, mengakibatkan lima orang menderita luka, Senin
(21/3) pukul 21.30. Karena ada kesalahpahaman, sebuah mobil angkutan umum yang
penumpangnya diduga masyarakat sebagai pelaku pelemparan bom menjadi sasaran
amarah. Mobil itu dilempari masyarakat dan melukai 14 penumpangnya.
Para saksi mata menuturkan, malam itu ada sebuah angkutan umum jurusan
Ambon-Passo dengan nomor polisi DE 307 AU dengan 14 penumpang melintas di
daerah Ongkoliong. Saat itu sebuah sepeda motor bebek yang dinaiki dua orang
mengejar angkutan umum tersebut. Salah seorang di antaranya melemparkan sebuah
bom ke dalam mobil. Pengendara motor lalu melaju ke arah Tantui.
Seorang penumpang angkutan umum bernama Martin Pelamonya Umtuk (20) segera
melempar bom itu keluar mobil. Bom jatuh di dekat sebuah gardu dan meledak
mengakibatkan lima pemuda di gardu itu terluka.
Warga sekitar Ongkoliong mengira bom sengaja dilemparkan dari angkutan umum itu.
Mereka segera mengejar mobil dan melemparinya dengan berbagai benda. Akibat
lemparan tersebut, 14 penumpang mobil terluka. Mobil rusak dan kaca pecah.
Belum diketahui siapa pelempar bom itu. Semalam Kepala Polda Maluku Brigjen
(Pol) Adityawarman, Wakil Kepala Polda Maluku Kombes Aloisius Mudjiono, dan
Kepala Polres Pulau Ambon serta Pulau-pulau Lease menjenguk para korban di
Rumah Sakit Bhayangkara Tantui dan meminta keterangan dari 14 penumpang
angkutan umum yang menjadi korban. (MZW)
Copyright © 2002 Harian KOMPAS
|