The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

KOMPAS


KOMPAS, Senin, 21 Maret 2005

Meskipun Terbatas, KPUD Maluku Mulai Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Ambon, Kompas - Dalam kondisi sarana dan prasarana penunjang yang serba terbatas, Komisi Pemilihan Umum Daerah kabupaten pemekaran di Maluku mulai membuka proses pendaftaran calon bupati dan wakil bupati yang akan berlaga dalam pemilihan kepala daerah secara langsung, 23 Juni mendatang. Tahapan yang sedang dilakukan KPUD berupa pengambilan formulir calon bupati dan wakil bupati yang dilaksanakan 19-27 Maret dan akan dilanjutkan dengan pengembalian formulir pendaftaran pada 28 Maret-1 April.

Ketua KPU Seram Bagian Timur (SBT) Sidik Rumaloak yang dihubungi dari Bula, Sabtu (19/3), mengatakan bahwa pada hari pertama pengambilan formulir bagi calon bupati dan wakil bupati SBT sudah terdapat satu partai dan tiga pasangan calon yang mengambil formulir. Partai yang mengambil formulir tersebut adalah partai yang telah menetapkan calon bupati dan wakil bupati secara resmi, serta memiliki jumlah suara atau kursi di DPRD yang memenuhi ketentuan untuk mengajukan calon, yaitu sebesar 15 persen.

Sedangkan formulir yang diambil oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati berasal dari para calon yang belum memiliki rekomendasi dari partai, atau partai yang merekomendasikannya memiliki jumlah suara atau kursi di DPRD SBT kurang dari 15 persen. Karena itu, para calon tersebut mengambil formulir pendaftaran terlebih dahulu sembari menunggu rencana koalisi partai dengan partai lain membentuk gabungan partai, sehingga jumlah suara mereka memenuhi syarat untuk mengajukan calon.

"Nanti saat pengembalian formulir pendaftaran, calon yang bersangkutan dan partai yang mengajukan harus datang bersama-sama," kata Rumaloak. Partai yang telah mengambil formulir untuk calon bupati dan wakil bupati SBT adalah Partai Bulan Bintang.

Hal serupa juga dilakukan KPU Kepulauan Aru. Menurut Ketua KPU Kepulauan Aru Karel Ridolof Labok, sebanyak tiga partai telah mengambil formulir calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Aru. Ketiga partai tersebut adalah Partai Pelopor, Partai Patriot Pancasila, dan Partai Buruh Sosial Demokrat.

"Parpol tersebut datang mengambil formulir untuk persiapan sambil menunggu keputusan siapa calon yang akan direkomendasikan oleh partai tersebut," kata Labok. Di Kepulauan Aru, tidak ada satu partai politik pun yang memiliki jumlah suara lebih dari 15 persen. Karena itu, tidak akan ada calon bupati dan wakil bupati yang diajukan oleh partai politik tunggal.

Sarana terbatas

Walaupun proses pendaftaran calon bupati dan wakil bupati telah dilangsungkan, kegiatan KPU SBT dan Kepulauan Aru belum ditunjang dengan sarana dan prasarana memadai. Hingga saat ini, di Kantor KPU SBT belum tersedia pesawat telepon maupun faksimile untuk menginformasikan seluruh proses tahapan pemilu kepada partai politik dan masyarakat.

"Untuk berkomunikasi, kami mengandalkan telepon selular kami masing-masing," kata Rumaloak.

KPU Kepulauan Aru lebih beruntung karena peralatan untuk mendukung kegiatan administrasi sudah tersedia sebagai bantuan dari pemerintah daerah setempat. Kantor sekretariat yang mereka tempati merupakan bekas Kantor Lurah Siwalima Kecamatan Pulau Aru, sedangkan kantor lurah dipindahkan ke tempat lain.

Terbatasnya media untuk menyosialisasikan dimulainya waktu pembukaan pendaftaran calon kepala daerah, membuat KPUD harus melakukannya dengan cara-cara manual. KPUD umumnya mengumumkan tahapan tersebut dengan cara mengirimkan surat pemberitahuan kepada masing-masing partai politik yang memiliki kursi di DPRD setempat. Selain itu, mereka juga menggunakan selebaran-selebaran yang ditempel di tempat-tempat umum untuk memberitahukan tahapan pemilihan kepala daerah secara langsung kepada masyarakat.

"Kami juga menyosialisasikan agenda ini melalui pengumuman dengan menggunakan kendaraan keliling," kata Labok.

Sosialisasi pembukaan pendaftaran calon kepala daerah juga dilakukan melalui media cetak lokal yang ada di Ambon, untuk menarik perhatian para calon yang tinggal di Ambon dan sekitarnya. Namun media cetak tersebut sulit menjangkau hingga ke daerah yang sedang melaksanakan pemilihan kepala daerah secara langsung, karena terbatasnya angkutan udara untuk mengangkut media cetak tersebut. (MZW)

Copyright © 2002 Harian KOMPAS
 


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/toelehoe
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044