KOMPAS, Sabtu, 26 Maret 2005
Jelang HUT RMS, Polda Maluku Gelar Operasi Merah Putih
Mutiara 2005
Ambon, Kompas - Menjelang peringatan hari ulang tahun Republik Maluku Selatan
(RMS) 25 April mendatang, Kepolisian Daerah Maluku menggelar Operasi Merah
Putih Mutiara 2005. Target dari operasi ini adalah pengungkapan berbagai kasus teror
dan provokasi, penarikan senjata api dan bahan peledak, serta membongkar jaringan
gerakan separatis RMS. Bila operasi ini berjalan baik, aparat keamanan menjamin
bahwa pada peringatan HUT RMS nanti tidak akan terjadi kekacauan, khususnya di
Kota Ambon.
Kepala Polda Maluku Brigjen Pol Adityawarman di Ambon, Kamis (24/3), mengatakan
bahwa Operasi Merah Putih Mutiara 2005 ini telah diawali dengan dikeluarkannya
maklumat kepada masyarakat untuk menyerahkan senjata api dan bahan peledak
yang mereka miliki. Penyisiran senjata api dan bahan peledak juga dilakukan
disejumlah perkampungan dari dua kelompok masyarakat.
"Berbagai tindak pidana lain menjelang 25 April juga menjadi fokus perhatian, seperti
penyebaran isu, unjuk rasa yang anarkis, serta ancaman bom," kata Braksan.
Menjelang dilaksanakannya operasi tersebut, sejumlah operasi pendahuluan telah
dilakukan oleh Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Dari operasi pendahuluan
tersebut ditemukan berbagai jenis senjata api, amunisi, bendera RMS "Benang Raja",
dan sejumlah dokumen RMS.
Dengan dilaksanakannya Operasi Merah Putih Mutiara 2005 ini, Braksan menjamin
kondisi Ambon pada peringatan HUT RMS 25 April nanti akan aman dan tidak akan
terjadi kekacauan. Namun jaminan tersebut dapat terpenuhi jika seluruh aparat
keamanan yang ada bekerja secara maksimal.
"Saya jamin tidak akan ada apa-apa, tidak akan kacau karena keberadaan aparat TNI
dan Polri yang ada mencukupi," tegas Braksan. (MZW)
Copyright © 2002 Harian KOMPAS
|