Media Indonesia, Kamis, 03 Maret 2005
Gempa Guncang Maluku, Warga Berlarian
JAKARTA (Media): Gempa tektonik berkekuatan 6,5 skala Richter (SR)
mengguncang Tual, ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara, tadi malam sekitar pukul
19.45 WIT.
Gempa tersebut juga dirasakan di Ambon, ibu kota Maluku, sehingga warga setempat
panik dan berlarian keluar rumah. Gempa ini berguncang sekitar 7-10 menit dan
disertai dengan tiupan angin kencang.
Warga yang berada di pertokoan, gedung perkantoran, dan rumah berhamburan
keluar, sedangkan warga yang sedang mengendarai kendaraan, langsung berhenti di
jalan. Mereka mencari tempat yang aman dari reruntuhan bangunan.
Kepanikan warga terlihat di sejumlah tempat seperti di Jl AM Sangaji dan Jl Ayi Patti.
Hingga pukul 21.00, sejumlah warga masih berada di luar rumah dan gedung. Mereka
khawatir gempa akan diikuti gelombang tsunami. Hingga berita diturunkan, belum
diketahui adanya korban ataupun kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.
Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Benny Sihaloho seperti dikutip Antara mengatakan
gempa berpusat di Laut Banda berada 320 kilometer di bawah laut, pada posisi 7,32
lintang selatan dan 130,02 bujur timur.
Getaran terasa di kota Ambon sampai 2 hingga 3 modified mercalli intensity (MMI),
sedangkan di Kota Masohi, ibu kota Maluku Tengah terasa sampai 3 MMI, dan di
Kota Samlaki, ibu kota Maluku Tenggara Barat terasa hingga 4-5 MMI.
Guncangan gempa juga dirasakan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
pukul 18.42 Wita. Namun, getaran terbesar dirasakan di tiga wilayah Kota Kupang,
Pulau Rote, Kabupaten Rotendao, Wayngapu, Kabupaten Sumba Timur dengan skala
berkisar antara 1 hingga 4 MMI.
Menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Cabang Kupang Rifai Marulak
gempa terletak di Laut Banda sekitar 810 kilometer arah timur laut Kota Kupang.
Umumnya warga kota Kupang merasakan getaran, tetapi tidak menimbulkan
kepanikan.
Marulak menambahkan, dilihat dari kedalaman gempa tidak akan terjadi gelombang
tsunami sehingga ia meminta masyarakat untuk tidak mengungsi terutama bagi
masyarakat yang berdiam di sekitar daerah pantai. "Gempa yang menimbulkan
gelombang tsunami itu terletak pada kedalaman di bawah 300 km," ujarnya.
Belum ada informasi mengenai kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa.
Sementara itu, guncangan gempa juga terasa di Papua dan Darwin, Australia.
Menurut seismologis AS, seperti dikutip ABC News Online, gempa berkekuatan 7,2
SR dengan pusat gempa di Lanta Banda. (PO/N-3)
Copyright © 2003 Media Indonesia. All rights reserved.
|