Media Indonesia, Kamis, 10 Maret 2005 08:58 WIB
Wagub Maluku Isyaratkan ada Oknum Pengecer Jual BBM
Oplosan
AMBON--MIOL: Wagub Maluku, Drs.Memet Latuconsina mengisyaratkan ada oknum
pengecer di daerah itu menjual bahan bakar minyak (BBM) oplosan dengan
memanfaatkan kenaikan harga BBM sesuai Keppres 22/2005 tertanggal 28 Februari
lalu.
"Hanya saja, sejauh ini belum ada laporan, baik tim pengawasan maupun komponen
masyarakat bahwa ada oknum pengecer menjual BBM oplosan sehingga bisa
ditertibkan dan ditindak tegas," katanya, ketika dikonfirmasi wartawan, di Ambon,
Rabu.
Wagub Latuconsina pun mengakui, tim pengawas BBM yang dibentuk Gubernur,
Karel Albert Ralahalu selama melakukan aktivitas juga belum menemukan adanya
oknum pengecer menjual BBM oplosan.
"Pastinya ada, kendati ini hanya dalam jumlah kecil-kecilan," katanya dengan
senyum.
Wagub mengemukakan, Posko pun telah dibentuk untuk mengawasi dampak
kenaikan BBM di mana sudah melakukan aktivitasnya hingga Desa Latuhalat,
Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dan Tulehu, Kecamatan Salahutu, Pulau
Ambon(Maluku Tengah).
"Personel Posko pun belum menemukan adanya penjualan BBM oplosan. Kalau
ditemukan pastinya dilaporkan. Hanya saja itu, para pedagang ada-ada saja akalnya
untuk menjual dalam jumlah kecil-kecil dengan cara sembunyi," katanya.
Kendati demikian, tegas Wagub, sekiranya menemukan ada pengecer, pangkalan
dan agen BBM menjual oplosan, maka pastinya ditindak tegas dengan menutup
tempat usaha dan mencabut izinnya.
"Gubernur Ralahalu sudah memerintahkan tindakan tegas diberlakukan saat
sosialisasi kenaikan BBM dengan para Bupati/Walikota se- Maluku di Ambon,28
Februari lalu. Begitu pun telah berkoordinasi dengan PT.Pertamina Unit Pemasaran
VIII Cabang Ambon soal stok, ternyata cukup tersedia dengan cadangan bervariasi
untuk jenis BBM," ujarnya.
Harga BBM jenis premium di SPBU di kota Ambon Rp2.400/liter dari sebelumnya
Rp1.810/liter dan minyak solar Rp2.100/liter dari Rp1.650/liter. Pedagang pengecer
menjual premium Rp2.500 - Rp2.600/liter.
Minyak tanah kebutuhan rumah tangga dari Pertamina Rp700/liter dijual pedagang
pengecer Rp1.300- Rp1.500/liter.
(Ant/Ol-1)
Copyright © 2003 Media Indonesia. All rights reserved.
|