Republika, Senin, 28 Februari 2005 17:19:00
Jaksa Kasus Korupsi di MTB Tewas Mencurigakan
Laporan: Zuhair Sukirno
Ambon-RoL -- Herman Serang, jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari)
Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), tewas secara misterius di Hotel
Vilia, Langgur, Tual, Maluku Tenggara.
Ada yang menduga, korban tewas keracunan atau sengaja diracun, karena tubuhnya
terlihat membiru. Serang berada di Tual untuk mengikuti sidang kasus korupsi di
Pengadilan Negeri Tual. Serang selama ini banyak tahu masalah korupsi pejabat di
MTB.
Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Masyhudi Ridwan SH yang ditemui di kediaman
Gubernur Maluku usai sosialisasi kenaikan harga BBM Ahad malam (27/2),
membenarkan tewasnya salah seorang jaksa di Kejari Saumlaki ini. Namun ia masih
menunggu hasil otopsi yang sudah diajukan ke polisi untuk dapat mengetahui
penyeab kematian Serang.
"Itu kewenangan polisi, nanti kita serahkan sepenuhnya kepada mereka," jelas
Masyhudi. Ketika disinggung kemungkinan Herman Serang meninggal tidak wajar,
karena tubuhnya membiru, sehingga ada dugaan korban diracun atau keracunan,
Masyhudi mengaku belum bisa menyimpulkannnya.
Tapi ia telah meminta agar jenazah anak buahnya itu diotopsi.Selanjutnya,
keterangan yang berhasil dikumpulkan Republika di Tual dan di Ambon, kemarin
menyebutkan,Herman Serang ditemukan tewas di kamar tidurnya diHotel Vilia, Tual
sekitar pukul 03.00 pada hari Ahad(27/2).
Siangnya, jenazah korban diterbangkan dengan pesawat Merpati yang dicarter oleh
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku senilai Rp.50 juta menuju Ambon. Setibanya di
Bandara Pattimura Laha, almarhum dijemput oleh ayahnya dan keluarga lainnya.
Wakajati Maluku, Septinus Heumatang SH dan pejabat teras kejaksaan ikut
menjemput jenazah korban di bandara. Rekan-rekan almarhum dari Kantor Kejaksaan
Tinggi Maluku juga turut menjemput korban dengan pakaian seragam. Kejati tidak
terlihat di Bandara Pattimura Laha.
© 2005 Hak Cipta oleh Republika Online.
|