Republika, Minggu, 27 Februari 2005 21:00:00
Teror Bom Mulai Muncul di Ambon
Laporan: : Zuhair Sukirno
Ambon-RoL -- Aksi teror bom mulai muncul di Kota Ambon,Ahad (27/2). Sasaran
teror adalah warga Desa Halong Baru, Kecamatan Sirimau, Ambon.
Sebuah kardus domino yang diduga berisi bom membuat panik warga setempat.
Warga pun menduga bungkusan mencurigakan di depan Gereja Masehi Advend Hari
Ketujuh itu berisi bom. Sebuah bendera RMS juga dikibarkan di Desa Bere Bere
bersamaan dengan aksi teror itu.
Warga langsung melaporkan temuan itu kepada pihak Polda Maluku. Selanjutnya,
benda mencurigakan tersebut diamankan di asrama brimob Polda Maluku. Setelah itu
dibuka, ternyata isi dalam kardus itu adalah batu yang dirangkai dengan kabel-kabel.
Polisi menilai ini sebagai upaya teror. Rangkaian aksi teror selalu muncul di Ambon,
pada tahun-tahun yang lalu menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) RMS, 25 April.
Penemuan bungkusan mencurigakan di depan Toko Odede itu mengingatkan warga
akan insiden tahun 2004 silam, ketika sebuah bom meledak di lokasi itu. Bom yang
meledak itu hanya berjarak 10 meter dari lokasi penemuan bungkusan kemarin.
Ledakan tersebut menewaskan satu orang dan melukai dua orang lainnya. Kejadian
itulah yang membuat warga curiga, bungkusan yang ditemukan kemarin berisi bom.
Trauma dengan kejadian tersebut, warga yang berdatangan untuk melihat temuan itu,
tidak berani mendekat.
Bungkusan mencurigakan itu pertama kali ditemukan oleh Elon Suripati (12), sekitar
pukul pukul 07.00 WIT. Kejadian ini bermula ketika siswa SMP ini disuruh ibunya
untuk berbelanja, di Toko Odede milik Michael (45). Tepatnya pada anak tangga di
depan toko tergeletak kardus domino yang mencurigakan.
"Saya mengangkat dan sempat menggoyang dan terasa berat," kata Suripati kepada
wartawan di TKP. Menurutnya, kardus tersebut kemudian diletakkan kembali di
tempat semula dan Elon memberitahukan pada Michael pemilik toko yang baru saja
membuka pintu. Karena merasa curiga dengan benda misterius tersebut,dia pun
memberitahukan kejadian tersebut kepada Ny Manuputy yang kebetulan berada tidak
jauh dari situ."Saya curiga jangan sampai itu bungkusan bom",ujarnya.
Sekitar pukul 08.00 WIT, ada anggota brimob yang melintas di lokasi itu. Warga pun
melaporkan temuannya. Karena tidak segera datang tim penjinak, warga pun akhirnya
melaporkan temuan mereka melalui telepon. Seki
|