SINAR HARAPAN, Rabu, 23 Maret 2005
Kapolres Ambon: Granat yang Meledak Jenis Nenas
Ambon, Sinar Harapan - Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ajun
Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leonidas Braksan memastikan granat yang dilempar
oleh dua pengendara sepeda motor di ruas jalan Sultan Hasanuddin - Desa
Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon Senin (21/3) malam adalah jenis
nenas.
Kepada SH di Ambon, Rabu (23/3) pagi ia mengatakan hingga saat ini pihaknya
belum dapat mengungkapkan pelaku pelemparan dan peledakan granat tersebut.
"Kami masih menyelidiki dengan mengembangkan data berdasarkan pemeriksaan
sejumlah saksi korban," katanya.
Khusus terkait perintah yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
kepada pihak Polri dan TNI untuk melancarkan operasi intelijen di Ambon, Polres
Ambon langsung melakukan sweeping senjata tajam, senjata api dan bahan peledak
baik di jalan raya maupun perumahan penduduk.
"Sejak insiden itu terjadi saya sudah perintahkan personel di lapangan untuk
melakukan sweeping dan hal itu terus kita lakukan hingga saat ini dengan waktu
pelaksanaan secara mendadak," jelasnya.
Dia juga mengharapkan warga tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan kasus
peledakan granat yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tak ingin situasi dan
kondisi keamanan di Kota Ambon tetap aman.
"Saya harapkan warga tidak terprovokasi dengan kasus peledakan yang terjadi dan
kita akan terus melakukan pengamanan lingkungan warga dengan mengoptimalkan
patroli tentunya dibantu pengamanan siskamling yang dilakukan oleh warga sendiri,"
tambahnya.
Ditanya tentang dugaan keterlibatan satuan-satuan tertentu dalam aksi tersebut,
AKBP Leonidas Braksan menyatakan pihaknya belum pada kesimpulan tersebut.
Yang pasti, katanya pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus
tersebut."Kita nggak mau sesumbar dulu. Untuk mengarah kepada dugaan itu
dibutuhkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara serta barang bukti yang
ditemukan," tambahnya. (izc/ant)
Copyright © Sinar Harapan 2003
|