SuaraKarya, Minggu, 13-03-2005
Bom Kembali Guncang Ambon
AMBON (Suara Karya): Ledakan bom kembali mengguncang kota Ambon pada Sabtu
sore pukul 18.00 WIB. Ledakan yang masih diduga dari bom rakitan tersebut tidak
menimbulkan korban jiwa, namun telah membuat masyarakat kota Ambon, terutama
di kawan Jl Imam Bonjol panik.
Sementara itu, Sabtu dinihari (12/3) sekitar pukul 02:23 WIT, sebuah bom juga
meledak di kawasan perbatasan Mardika dan Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota
Ambon, namun tidak ada korban jiwa maupun harta benda.
Ledakan yang diduga bom rakitan itu, berasal dari tumpukan sampah yang baru
selesai dibakar, di kawasan Jl. Imam Bonjol, Kecamatan Sirimau.
Ledakan itu terjadi ketika salah seorang warga setempat, Eddy Pical, membakar
sampah pada lokasi di bekas perumahan yang bersebelahan dengan Apotik
Valentine.
Masyarakat yang baru selesai melakukan aktivitas perkantoran berbondong-bondong
ke tempat kejadian peristiwa (TKP) untuk memastikan adanya korban atau tidak.
Sebagian warga terlihat panik dan berusaha mencari tempat perlindungan karena
khawatir dan trauma akan adanya ledakan susulan yang membahayakan jiwa.
Aparat kepolisian yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian langsung
mengamankan TKP sambil memintai keterangan beberapa saksi mata termasuk dari
Eddy Pical.
Ledakan keras yang terdengar hingga ke sejumlah kawasan permukiman dalam
radius dua kilometer itu, berakibat aktivitas lalulintas khususnya di Jl Imam Bonjol
dan Jaan Paays mengalami kemacetan.
Eddy Pical, mengaku sering membakar sampah di lokasi yang tanahnya sementara
disengketakan antara Keluarga Louhenapessy dan de Fretes.
"Saya sering membakar sampah di lokasi ini, tapi tidak pernah ada ledakan yang
terjadi seperti sore ini (Sabtu-red)," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat Polres Pulau Ambon dan PP. Lease serta Polda
Maluku sementara melakukan olah TKP guna mencari serpihan-serpihan ledakan
sebagai barang bukti guna diproses lanjutan. (Ant/L-3)
|