JAWA POS, Kamis, 12 Agt 2004
Dua Ledakan Guncang Ambon
Ambon - Dua ledakan, Rabu, sekitar pukul 20.05 Wit, tadi malam mengguncang Kota
Ambon. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di dua tempat berbeda itu. Ledakan
pertama terjadi di Lorong Sedap Malang, Jl A.Y. Patty, disusul ledakan dalam
kawasan Tanah Lapang Kecil (Talake).
Ledakan di Sedap Malam sempat memanikkan masyarakat yang tengah beraktivitas
di sekitarnya. Ledakan berasal dari bekas pembakaran sampah.
Aparat keamanan belum dapat memastikan sumber ledakan itu, dari bahan peledak
atau bukan. Bunyi ledakan yang cukup dahsyat itu memancing perhatian masyarakat
yang tengah berlalu-lalang di sekitar Jl A.Y. Patty. Perhatian masyarakat tertuju pada
sebuah gang kecil menuju Lorong Sedap Malam yang menjadi sumber ledakan.
Satu regu TNI dari Kostrad 413 lantas menuju sumber ledakan. Lokasi itu kemudian
disterilkan dari jangkuan masyarakat untuk menghindari kemungkinan ledakan
susulan.
Sumber ledakan berjarak 20 meter dari Jl A.Y. Patty. Setelah ditelusuri, ternyata
ledakan itu berasal dari pembakaran tumpukan sampah yang terbilang lama.
Bara api di lokasi pembakaran itu dicakari aparat keamanan untuk mencari serpihan
bahan peledak. Namun, tidak ditemukan serpihan bom.
Danyon 413 Kostrad Letkol Inf Dwi Wahyu Winata yang berada di lokasi kejadikan
tadi malam belum dapat memastikan sumber ledakan itu, bom atau bahan lain. "Yang
pasti, ledakan itu keras sekali," ungkap Wahyu.
Sangat mungkin, duga Wahyu, benda tersebut sudah lama berada di tempat
pembuangan sampah itu, namun baru meledak karena ada kontak dengan api. "Anda
bisa lihat. Setelah dicakar, keluar bara api yang tampak sudah lama. Jadi, mungkin
saja benda itu sudah lama berada di sini (tempat sampah) dan baru meledak,"
ujarnya.
Jadi, lanjutnya, ada kemungkinan benda itu tidak dengan sengaja diletakkan untuk
diledakkan. "Saya berharap masyarakat tidak terpancing oleh bunyi ledakan itu,"
imbaunya.
Untuk memastikan sumber ledakan, satu unit Gegana Polda Maluku diterjunkan ke
lokasi. Gegana yang turun dengan peralatan penjinak bomnya pukul 21.15 Wit
langsung menyisir lokasi. Seluruh lokasi dideteksi. Namun, tidak ditemukan bom.
Meski ada ledakan yang cukup menggegerkan masyarakat sekitar Jl AY Patty,
keamanan di sekitar lokasi ledakan dan Kota Ambon secara keseluruhan tetap stabil.
Masyarakat tidak terpancing oleh kejadian tersebut. Lalu lintas yang ramai di jalan
utama itu pun berjalan seperti biasa.
Perintahkan siaga satu
Sementara itu, ledakan serupa juga terjadi di Kawasan Tanah Lapang Kecil (Talake),
15 menit setelah ledakan di Jl A.Y. Patty. Namun, sumber dan motif ledakan di
Talake hingga berita ini diturunkan belum diketahui.
Warga sekitar lokasi ledakan juga berhamburan keluar rumah untuk mencari tahu
asal ledakan yang cukup dasyat itu.
Kapolres Pulau Ambon AKBP Leonidas Braksan kepada wartawan mengatakan,
pihaknya masih mencari sumber ledakan di kawasan Talake.
"Untuk ledakan di Talake ini, kami masih mencari sumbernya. Karena itu, kami belum
dapat menyimpulkan apakah ledakan itu sama di Jl A.Y. Patty atau tidak," paparnya.
Motif peledakan itu juga belum bisa dipastikan. "Ya, kalau kita mau menyebutnya ada
yang ingin mengacaukan stabilitas keamanan di Ambon; bisa tidak, bisa juga ya,"
ujarnya. Polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti di TKP.
Ada kaitan antara ledakan di Patty dan Talake? Ditanya demikian, dia juga belum
bisa memastikan. "Kita masih mengumpulkan bukti di dua TKP itu," katanya.
Untuk menghindari ledakan susulan, Kapolres langsung memerintah seluruh anak
buahnya untuk melakukan siaga satu malam ini juga. "Seluruh aparat keamanan di
bawah Polres Ambon tadi malam harus siaga satu," tandanya.
Perintah tersebut, kata Kapolres, untuk menghindari kemungkinan upaya lain
memperkeruh situasi di Kota Ambon. (oki/jpnn)
© 2003, 2004 Jawa Pos dotcom.
|