| WAHYU
DAN AKAL - IMAN DAN ILMU Kolum tetap harian fajar - 061
|
|||||||||||||||
|
Kelahiran 'Isa bnu Maryam, Isyarat Menurut Injil dan Al Quran |
|||||||||||||||
| |
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM Tentulah
tulisan ini tidak akan membahas arti kelahiran itu, karena itu Jadi,
'Isa ibnu Maryam menurut Injil dilahirkan sewaktu bangsa Yahudi Demikian pula mengenai tanggal 25 Desember, itupun tidak disebutkan dalam Injil. Sesungguhnya tanggal 25 Desember itu adalah hari lahirnya dewa Mithras, hari munculnya dewa Matahari. Ini diambil alih dari kebiasaan di Barat dalam merayakan "munculnya matahari" yang selalu mereka rayakan sebelum mereka memeluk agama Nashrani. Setelah mereka memeluk agama Nashrani pesta itu dimurnikan maknanya menjadi tanggal untuk memperingati lahirnya"Sang Matahari" yaitu Yesus Kristus yang datang ke dunia ini sebagai "Terang Dunia" seperti dikatakan Injil Yohanes 1:1-18. Dari
uraian di atas itu jelas bagi kita bahwa tahun kelahiran 'Isa bnu
Maryam adalah tahun 8 - 6 lebih dahulu dari tahun menurut sistem kalender
Miladiyah. Yaitu seperti yang diisyaratkan dalam Injil karangan Lukas,
pada waktu Kaisar Augustus memerintahkan sensus penduduk untuk kepentingan
pemungutan pajak. Demikian pula mengenai tanggal kelahiran 'Isa bnu
Maryam bukanlah pada 25 Desember, karena sesungguhnya tanggal 25 Desember
itu adalah hari lahirnya dewa Mithras yang diyakini masyarakat barat
sebelum beragama Nashrani. (Tentang nama dewa Mithras, atau dewa Matahari
yang dipuja oleh bangsa Eropah sekeliling Laut Tengah dan juga dipuja
oleh bangsa Parsi dalam nama yang sama, perlu diadakan penelitian
apakah ada hubungannya atau hanya kebetulan dengan kemiripan nama
dewa Amiterasu, dewa Matahari Bahwa kelahiran 'Isa bnu Maryam bukan dalam musim dingin, ada diisyaratkan dalam Al Quran. Adapun Al Quran dalam S. Maryam mengisyaratkan bahwa 'Isa bnu Maryam dilahirkan ketika musimnya buah kurma sedang ranum di pohonnya. Menurut Al Quran Malaikat Jibril dua kali mendatangi Maryam. Kedatangannya yang pertama dalam wujud manusia, ketika Jibril menginformasikan kepada Maryam akan melahirkan seorang anak laki-laki yang suci, (S. Maryam 19). Dengan kekuasaan Allah anak itu dikandung Maryam, tanpa prolog proses biologik, jadi tanpa ayah. Itulah sebabnya dalam Al Quran disebut 'Isa bnu Maryam, Isa Putera Maryam. Penekanan dalam S.Maryam 19 itu dengan ghulaman zakiyyan, anak laki-laki yang suci, untuk menangkis tuduhan menghujat masyarakat Yahudi tentang hal kelahiran 'Isa bnu Maryam tanpa ayah. Adapun kedatangan Jibril untuk kedua kalinya kepada Maryam, bukan dalam wujud manusia, melainkan hanya suaranya saja yang kedengaran oleh Maryam, pada waktu Maryam baru saja melahirkan. Fahamaltahu fantadzabat bihi makanan qashiyyan, (S.Maryam 22). Maka ia (Maryam) mengandungnya (Isa), lalu ia pergi dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. Wa huzzi ilayki bijiz'i nnakhlati tusaqith 'alayki ruthaban janiyyan, (S.Maryam 25). (Maka kata Jibril): Dan goncanglah batang kurma itu, nanti (dari pohon itu) berguguran atasmu kurma yang ranum. Jadi kesimpulannya, 'Isa bnu Maryam dilahirkan pada waktu sensus penduduk di imperium Romawi seperti yang diisyaratkan oleh Injil, yaitu 8 - 6 tahun lebih dahulu dari sistem penanggalan Miladiyah. Artinya pada tahun pertama penanggalan Miladiyah 'Isa bnu Maryam telah berumur 6 - 8 tahun. Dan bahwa 'Isa bnu Maryam tidak dilahirkan dalam musim dingin, pada 25 Desember, melainkan pada waktu gembala mampu menggembalakan ternaknya di malam hari, seperti juga yang diisyaratkan oleh Injil. Yaitu pada waktu pohon kurma sedang ranum buahnya, seperti yang diisyaratkan oleh Al Quran. Walhasil informasi dari Injil dengan informasi dari Al Quran saling mengisi, dalam hal bilakah 'Isa bnu Maryam dilahirkan, baik bulan maupun tahunnya. WaLlahu a'lamu bishshawab. *** Makassar, 27 Desember 1992 [H.Muh.Nur Abdurrahman] |
||||||||||||||
| hmna | |||||||||||||||
| hak cipta terpelihara HMNA |
|||||||||||||||