| |
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
Seri ini adalah lanjutan seri 107 yang berjudul: Israil, Baniy Israil
dan Israiliyat. Kata Yahudi (Huwdun, Jew, Jood) diambil dari nama
kerajaan bagian selatan Palestina, yaitu Kerajaan Yahuza atau Yudah,
yang penduduknya terdiri atas suku Judah dan Bunyamin. Bangsa ini
berasal dari orang Ibrani yang termasuk bangsa 'Ibriyah, bangsa
penyeberang. Dalam hieroglyph, orang-orang Mesir kuno menyebut orang
'Ibrani dengan Habiru (sekarang Hebrew), yakni berpola pada sebutan
'Ibri atau 'Ibriyah, yang akar katanya dibentuk oleh 'ain, ba dan ra,
'abara artinya menyeberang lembah atau sungai. Seperti yang telah
dijelaskan dalam seri 152, bangsa 'Ibriyah terdiri atas 'Ibriyatu
lQadiymah (Proto 'Ibriyah) dan 'Ibriyatu lJadiydah (Deutro 'Ibriyah).
'Ibriyatu lQadiymah lebih dikenal dalam sejarah dengan nama Finiqiyah
(Phunicia). Bangsa 'Ibriyatu lQadiymah berasal dari Jaziyratu
l'Arabiyah, menyeberang lembah ke utara ke pesisir Asia Kecil dan
akhirnya menjadi pedagang dan pelaut ulung, yang menguasai L.Tengah
(Mediterranean). Bangsa 'Ibriyatu lJadiydah, berasal dari Ur menyeberang
lembah dan sungai dipimpin oleh Nabi Ibrahim AS.
Sekitar 1750 Sebelum Miladiyah (SM) Nabi Ibrahim AS di Palestina. Nabi
Ibrahim AS membawa puaknya mengembara di Asia Kecil, ke Mesir, ke Sinai,
ke Arabia. Nabi Ibrahim AS mempunyai tiga orang isteri. Sitti Sarah
isteri pertama melahirkan Nabi Ishaq AS putera kedua, yang memperanakkan
Nabi Ya'qub AS atau Israil, sehingga keturunannya disebut Bani Israil.
Sitti Hajar isteri kedua melahirkan Nabi Isma'il AS putera sulung yang
menurunkan Bani Ismail, yaitu bangsa Arab. Dan Sitti Katurah isteri
ketiga melahirkan Madyan putera bungsu. Bani Madyan bermukim di Sinai
hanya tercatat sampai Nabi Syu'aib AS, mertua Nabi Musa AS. Menurut Al
Quran bangsa Madyan ini punah kena hukuman Allah, karena curang dalam
timbangan.
Sitti Sarah adalah sepupu Nabi Ibrahim AS, jadi orang 'Ibrani juga.
Sitti Hajar adalah puteri Raja Gembala (Hyksos) penguasa Mesir yang
mengalahkan Firaun terakhir dari Dinasti XIV dan memutuskan rantai
Dinasti Fir'aun. Sitti Katurah berasal dari Sinai.
Hyksos yang menguasai Mesir (1700 - 1550) SM berasal dari Kan'an. Karena
Hyksos itu adalah bangsa 'Ibriyah, maka itulah sebabnya Nabi Ibrahim AS
diambil jadi menantu. Tiga generasi kemudian Hyksos memberi izin menetap
kepada orang-orang Habiru di delta s. Nil (Goschen), atas upaya Nabi
Yusuf AS.
Dinasti Firaun kembali menguasai Mesir setelah mengalahkan dinasti
Hyksos (1550 SM). Setelah itu dinasti Firaun mulai mendominasi
bangsa-bangsa tetangganya (1500 - 1224) SM. Dinasti Firaun menekan orang
Ibrani kemudian memperbudaknya. Hal ini mudah difahami, oleh karena
orang Ibrani serumpun dengan bangsa Hyksos, musuh bebuyutan dinasti
Firaun. Tahun 1224 SM orang Ibrani hijrah dari Mesir dipimpin oleh Nabi
Musa AS. Tahun itu juga merupakan akhir dominasi Mesir, dengan
ditenggelamkannya Firaun Merne Ptah oleh Allah SWT di Laut Merah.
Sekitar 1020 SM Thalut (Saul) menjadi raja yang pertama Bani Israil.
Tahun 998 SM Nabi Daud AS (menantu Thalut) menjadi raja atas seluruh
Palestina, setelah menaklukkan Jeruzalem dan menjadikannya ibu kota
kerajaan.
Nabi Daud AS digantikan oleh puteranya yaitu Nabi Sulaiman AS menjadi
raja. Setelah Nabi Sulaiman AS wafat tahun 926 SM, maka Palestina yang
telah dipersatukan oleh Nabi Daud AS, pecah menjadi Kerajaan Israil di
utara dan Kerajaan Yahuza di selatan, masing-masing dengan ibu kota
Samaria dan Jeruzalem. Tahun 721 SM Samaria ditaklukkan oleh bangsa
Asysyria dan penduduknya yang terdiri atas 10 suku dibawa pergi semuanya
oleh penakluk itu. Inilah yang disebut 10 suku bangsa Israil yang hilang
(Ten Lost Tribes of Israel). Dalam tahun 586 SM Kerajaan Yudah
ditaklukkan oleh bangsa Babilonia. Penaklukan Jeruzalem ini dapat kita
baca dalam Al Quran: Faja-suw Khila-la dDiya-ri( S.Bany Isra-iyl, 5),
lalu mereka menjarah dalam negeri, (17:5). Atas perintah Raja
Nebukadnezar semua penduduk Yeruzalem diboyong ke Babilonia, namun pada
538 SM mereka dimerdekakan dan dikembalikan ke Yeruzalem oleh Cyrus,
raja Parsi, seorang penganut agama Zarathustra yang taat.
Dalam tahun 65 SM Pompey menaklukkan Palestina dan dijadikannya provinsi
dari Kerajaan Romawi. Kemudian orang Yahudi berontak, namun ditindas
oleh Titus dalam tahun 70 M. Yeruzalem dibinasakan, yang tertinggal
hanyalah sebuah puing dinding dari Haikal Sulaiman. Penaklukan Jeruzalem
yang kedua ini dapat kita baca dalam Al Quran: Liyasuwu Wujuwhakum
waLiayadkhulu lMasjida Kama- Dakhaluwhu Awwala Marratin (S.Bany
Isra-iyl, 7), sehingga mereka mencoreng mukamu dan mereka memasuki
masjid sebagaimana mereka telah memasukinya pada kali yang pertama
(17:7). Masjid yang dimaksud dalam ayat itu adalah BaytulMuqaddas (Rumah
yang dikuduskan = Haikal Sulaiman?), kiblat ummat Islam yang mula-mula.
Sejak tahun 70 M orang-orang Yahudi berserak-serak dalam wilayah
kekaisaran Romawi, bahkan ada yang ke Selatan ditampung oleh sepupunya
dari Bani Ismail, yaitu orang-orang Arab Madinah, bahkan diizinkan
mendirikan benteng. Dalam perang Khandaq mereka menghianati ummat Islam,
yaitu secara diam-diam membantu kaum kafir Quraisy yang mengepung
Madinah, padahal ada perjanjian antara ummat Islam dengan orang-orang
Yahudi itu untuk bersama-sama mempertahankan Madinah dari serangan kaum
kafir Quraisy. Pengkhianatan orang-orang Yahudi itu sangat membahayakan
kedudukan ummat Islam, karena lini pertahanan kota Madinah itu terdiri
atas khandaq (parit), pohon-pohon kurma dan benteng orang-orang Yahudi
itu. Setelah para pengepung kafir Quraisy mundur dari Madinah disebabkan
pertolongan langsung dari Allah SWT dengan turunnya angin ribut pada
waktu malam, disertai dengan hawa yang sangat dingin, maka orang-orang
Yahudi itu diusir, dan itulah akhir pemukim Yahudi di Madinah.
Dewasa ini orang Yahudi yang mendirikan negara Israel mengklaim
Yeruzalem adalah miliknya. Pada hal orang Arab lebih dahulu datang ke
Palestina, karena orang Arab adalah campuran 'Ibriyah Deutro (Nabi
Ibrahim AS) dengan 'Ibriyah Proto (Sitti Hajar), sedangkan orang Yahudi
adalah 'Ibriyah Deutro (Nabi Ibrahim AS + Siti Sarah). Jadi sesungguhnya
Yeruzalem itu adalah milik bersama orang Arab dan Yahudi, sehingga
seharusnya Yeruzalem Timur (Kota tua) masuk Negara Arab Palestina dan
Yeruzalem Barat masuk Negara Yahudi Israel. WaLlahu A'lamu bi shShawab.
*** Makassar, 29
September 1996[H.Muh.Nur Abdurrahman]
|
|