Selamat bertemu para pecinta misteri. Kali ini kita akan membicarakan seluruh petualangan Trio Detektif yang telah saya baca. Bagi kalian yang belum mengenal Trio Detektif, akan kuperkenalkan mereka secara singkat saja. Pertama, Jupiter Jones, pemimpin kelompok ini, yang keberatan badan ataupun dipanggil gendut. Ia lebih suka dipanggil agak gempal. Jupe, nama panggilannya, diakui ketajaman daya pikirnya oleh setiap orang yang mengenalnya. Berikutnya ialah Pete Crenshaw, seorang anak yang jangkung dan atletis. Sekalipun berbadan paling besar dan tegap, ia agak ngeri menghadapi hal-hal yang berbau tahyul. Yang terkahir, Bob Andrews, anak yang gemar belajar dan melakukan riset Tidak heran kalau Bob mendapat peran dibagian data dan riset dalam Trio Detektif.
Ketiga anak ini tinggal di Rocky Beach, California, sebuah kota kecil di pinggir Laut Pasifik, tidak jauh dari Hollywood. Yang dijadikan markas mereka ialah sebuah karavan yang tersembunyi dalam pangkalan barang bekas Jones. Pangkalan barang bekas yang unik ini milik paman dan bibi Jupiter, yang mengasuh Jupiter sejak kecil.
Nah untuk mengenal mereka lebih jauh lagi, silakan ikuti petulangan mereka dalam kisah yang telah dirangkum dengan baik sekali oleh Bob untuk kita semua.
|
1 |
Penerbit Gramedia, 1982 Cetakan pertama, 1982 218 hal, GM 81.108 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi Harry Kane Cover Sriyanto ISBN :_____ |
Teks oleh Robert Arthur Pada buku pertama trio detektif, nama Indonesia juga pertama kali muncul yang kemudian muncul kembali dalam cerita ke 19 Misteri Danau Siluman (The Secret of Phantom Lake). Indonesia diceritakan sebagai tempat dimana Jonathan rex mendapat luka diwajahnya karena berkelahi. Saya tidak tahu apakah ini memang terdapat dibuku aslinya atau hanya keinginan si penterjemah untuk memasukkan negaranya sehingga makin menarik perhatian pembaca di Indonesia. |
|
|
2 |
Penerbit Gramedia, 1981 Cetakan kelima, Des. 1989 196 hal, GM 81.079 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi Roger Hall Cover : _____ ISBN : _____ |
Mystery of The Stuttering Parrot Teks oleh Robert Arthur.
Pada cetakan ini, terjemahan dan ilustrasi yang digunakan nampaknya diambil dari versi Inggris seri trio detektif. |
|
|
3 |
Penerbit Gramedia, 1981 Cetakan keempat, Jan. 1983 198 hal, GM 81.079 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi Harry Kane Cover : _____ ISBN : _____ |
Misteri Bisikan Mumi The Mystery of The Whispering Mummy Teks oleh Robert Arthur |
|
|
4 |
Penerbit Gramedia, 1982 Cetakan keempat, Okt. 1991 210 hal, GM 82.003 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : _____ Cover Sofnir Ali ISBN : ______ |
Misteri Hantu Hijau The Mystery of The Green Ghost Teks oleh Robert Arthur.
|
|
|
5 |
Penerbit Gramedia, 1982 Cetakan kedua, Agu. 1983 219 hal, GM 82.126 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : _____ Cover : ______ ISBN : ______ |
Misteri Kurcaci Gaib The Mystery of The Vanishing Treasure
Teks oleh Robert Arthur
Pada cetakan ini tidak dituliskan nama ilustratornya tetapi dapat dipastikan bahwa Harry Kane adalah ilustratornya. Selain itu edisi bahasa indonesia ini adalah satu-satunya yang judul indonesianya berbeda jauh dengan makna judul aslinya walaupun hal tersebut tidak mempengaruhi isi cerita. |
|
|
6 |
Penerbit Gramedia, 1982 Cetakan ketujuh, Feb. 2001 199 hal, GM 30798.115 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : Harry Kane Cover : ______ ISBN : ______ |
Misteri Pulau Tengkorak The Secret of The Skeleton Island Teks oleh Robert Arthur
Dicetak khusus untuk Proyek Peningkatan Mutu SLTP Jakarta. Ditjen Dikdasmen Depdiknas RI Tahun 2000. Yang unik dari seri ke enam ini adalah bahwa buku tersebut pertama kali diterbitkan dengan judul "Rahasia Pulau Tengkorak". Asyik sekali kalau kita punya seri tersebut karena satu-satunya seri trio detektif edisi bahasa Indonesia yang judulnya tidak menggunakan kata "Misteri"
|
|
|
7 |
|
The Mystery of the Fiery Eye |
|
|
8 |
|
The Mystery of the Silver Spider |
|
|
9 |
|
The Mystery of the Screaming Clock |
|
|
10 |
Penerbit Gramedia, 1984 Cetakan pertama, Agu. 1984 219 hal, GM 84.110 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : Harry Kane Cover : Nono. S ISBN : ______ |
Misteri Gua Raungan The Mystery of The Moaning Cave
Teks oleh William Arden
|
|
|
11 |
Penerbit Gramedia, 1984 Cetakan pertama, 1984 195 hal, GM 84.122 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : Harry Kane Cover : Nono. S ISBN : ______ |
Misteri Tengkorak Bersuara The Mystery of The Talking Skull Teks oleh Robert Arthur
Karya terakhir Robert Arthur dalam seri Trio Detektif. Pada edisi ini, diceritakan mengenai sistem penyadap yang dapat menangkap dan mengirimkan suara. Sayangnya alat tersebut agak terlalu hebat untuk jamannya sehingga menjadi kurang meyakinkan. Diceritakan bahwa peralatan tersebut telah didiamkan selama setahun kemudian secara tiba-tiba dapat diaktifkan kembali. Seandainya menggunakan batere, berapa lamakah usia batere dapat bertahan hidup terus menerus aktif ?
|
|
|
12 |
|
The Mystery of the Laughing Shadow |
|
|
13 |
Penerbit Gramedia, 1985 Cetakan pertama, Feb. 1985 219 hal, GM 85.031 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : ______ Cover : Nono. S ISBN : ______ |
Misteri Kucing Bengkok The Secret of The Crocked Cat
Teks oleh William Arden
|
|
|
14 |
|
The Mystery of the Coughing Dragon |
|
|
15 |
Penerbit Gramedia, 1985 Cetakan pertama, Agu. 1985 237 hal, GM 85.133 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : Harry Kane Cover : Nono. S ISBN : ______ |
Misteri Jejak Bernyala The Mystery of The Flaming Footprints Teks oleh M.V. Carey |
|
|
16 |
Penerbit Gramedia, 1985 Cetakan pertama, Nov. 1985 223 hal, GM 85.183 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : ______ |
Misteri Singa Gugup The Mystery of The Nervous Lion Teks oleh Nick West |
|
|
17 |
Penerbit Gramedia, 1986 Cetakan keempat, Okt. 1999 227 hal, GM 307 99.008 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : ______ |
Misteri Nyanyian Kobra The Mystery of Singing Serpent Teks oleh M.V. Carey
|
|
|
18 |
|
|
|
|
19 |
Penerbit Gramedia, 1986 Cetakan keempat, Okt. 1999 227 hal, GM 307 99.008 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : ______ |
Misteri Danau Siluman The Secret of Phantom Lake Teks oleh Wlliam Arden
Pada seri ke #19 ini nama Indonesia lebih banyak diceritakan termasuk sejarahnya dan penggunaan nama indonesia seperti Java Jim. Pengetahuan Jupiter mengenai Indonesia sungguh mengagumkan…. |
|
|
20 |
|
The Mystery of Monster Mountain Ada sesuatu yang tidak beres di Slalom Inn! Wanita pemilik losmen itu sangat gugup. Suaminya berkeliaran di pegunungan, bersenjatakan senapan pembius. Dan di tempat lapang di tengah hutan pegunungan dijumpai jejak-jejak kaki misterius. Jejak kaki berukuran raksasa! Trio Detektif sebenarnya ingin berlibur dengan tenang dan damai di losmen yang terletak di desa tempat olah raga musim dingin itu. Tapi mereka tidak mungkin bisa bersantai-santai di situ---apabila legenda-legenda tua daerah itu ternyata mengandung kebenaran, dan ternyata memang benar-benar ada moster di Gunung Monster!!!! |
|
|
21 |
Penerbit Gramedia, 1986 Cetakan keempat, Okt. 1989 192 hal, 18 cm, GM 307 86.003 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : 979-403-003-1 |
Misteri Cermin Berhantu The Secret of The Haunted Mirror Teks oleh Mary Carey. |
|
|
22 |
|
The Mystery of the Dead Man's Riddle |
|
|
23 |
Penerbit Gramedia, 1987 Cetakan kedua, Sep. 1988 227 hal, 18 cm, GM 307 87.164 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : 979-403-164-X |
Misteri Anjing Siluman The Mystery of The Invisible Dog
Teks oleh M.V. Carey
|
|
|
24 |
Penerbit Gramedia, 1987 Cetakan pertama, Agu. 1987 216 hal, 18 cm, GM 307 87.162 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : 979-403-162-3 |
Misteri Tambang Jebakan Maut The Mystery of Death Trap Mine Teks oleh M.V. Carey
Pada cerita ke #24 ini, Allie seorang gadis teman trio detektif yang pernah muncul dalam cerita sebelumnya (#17) muncul kembali dan memberikan misteri baru bagi trio detektif untuk dipecahkan |
|
|
25 |
Penerbit Gramedia, 1987 Cetakan kedua, Agu. 1988 208 hal, 18 cm, GM 307 87.238 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : 979-403-238-7 |
Teks oleh William Arden |
|
|
26 |
Penerbit Gramedia, 1988 Cetakan pertama, Jan. 1988 248 hal, 18 cm, GM 307 88.270 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Nono. S ISBN : 979-403-270-0 |
Misteri Kuda Tanpa Kepala The Mystery of The Headless Horse Teks oleh William Arden |
|
|
27 |
|
|
The Mystery of the Magic Circle |
|
28 |
Penerbit Gramedia, 1988 Cetakan kedua, Sep. 1988 224 hal, 18 cm, GM 307 88.310 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Floren ISBN : 979-403-310-3 |
Misteri Kemelut Kembar The Mystery of The Deadly Double Teks oleh William Arden |
|
|
29 |
Penerbit Gramedia, 1988 Cetakan kedua, Sep. 1988 227 hal, GM 99.008 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Tefon ISBN : 979-403-360-X |
Misteri Boneka Beringas The Mystery of The Sinister Scarecrow Teks oleh M.V Carey. |
|
|
30 |
Penerbit Gramedia, 1988 Cetakan pertama, Agu. 1988 240 hal, 18 cm, GM 307 88.380 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Kochis ISBN : 979-403-380-4 |
Misteri Karang Hiu The Secret of Shark Reef Teks oleh Wiliam Arden |
|
|
31 |
Penerbit Gramedia, Cetakan, hal, 18 cm GM Penerjemah Ilustrasi : (tidak ada) Cover : ISBN : 979-403-364-2 |
Pengemis Buta Bermuka Rusak The Mystery of the Scar-Faced BeggarTeks oleh M. V Carey.
Seri pertama dari trio detektif yang tidak lagi menggunakan kata pengantar dari Mr. Hitchcock (meninggal) digantikan oleh tokoh fiktif Mr. Hector Sebastian. Sayangnya pada setiap cover yang terbit di Indonesia dari seri ke #31 ini sampai yang terakhir (#43) nama Alfred Hithcock masih tetap tercantum dan tertulis sebagai "Alfred Hitchcock dan Trio Detektif dalam .." padahal dalam ceritanya sudah tidak ada lagi pengantar dari Mr. Hitchcok. Saya merasa ini lebih ke arah komersialisasi bisnis dan tidak memperhitungkan segi logika cerita trio detektifnya.
|
|
|
32 |
Penerbit Gramedia, 1988 Cetakan pertama, Agu 1988 200 hal, 18 cm GM 307 88.412 Penerjemah Agus Setiadi Ilustrasi : (tidak ada) Cover : Kochis ISBN : 979-403-412-6 |
Misteri Tebing Menyala The Mystery of The Blazing Cliffs Teks oleh M.V. Carey |
|
|
33 |
|
The Mystery of the Purple Pirate |
|
|
34 |
|
The Mystery of the Wandering Cave Man |
|
|
35 |
|
The Mystery of the Kidnapped Whale |
|
|
36 |
|
The Mystery of the Missing Mermaid |
|
|
37 |
Penerbit Gramedia, 1989 Cetakan pertama, Feb 1989 168 hal, 18 cm GM 307 89.460 Penerjemah Aryotomo Markam Ilustrasi : (tidak ada) Cover Tefon ISBN 979-403-460-6 |
Misteri Merpati Berjari Dua The Mystery of The Two-Toed Pigeon Teks oleh Marc Brandel
|
|
|
38 |
|
The Mystery of the Smashing Glass |
|
|
39 |
|
The Mystery of the Trail of Terror |
|
|
40 |
|
The Mystery of the Rogues' Reunion |
|
|
41 |
Penerbit Gramedia, 1989 Cetakan pertama, Des 1989 192 hal, 18 cm, GM 307.89.778 Penerjemah Aryotomo Markam Ilustrasi : (tidak ada) Cover Suryadi ISBN 979-403-778-8 |
Misteri Penyamun Horor The Mystery of The Creep-Show Crooks Teks oleh M.V. Carey |
|
|
42 |
Penerbit Gramedia, 1990 Cetakan kedua, Okt 1990 216 hal, 18 cm GM 307 90.896 Penerjemah Aryotomo Markam Ilustrasi : (tidak ada) Cover Suryadi ISBN 979-403-896-2 |
Misteri Karang Bencana The Mystery of Wreckers Rock
Teks oleh William Arden.
|
|
|
43 |
|
The Mystery of the Cranky Collector
|
|
|
44 |
Empty |
|
The Mystery of the Ghost Train Teks oleh M.V Carey Tak pernah diterbitkan... |
"Kami Menyelidiki Apa Saja" ? ? ? Penyelidik Pertama .... Jupiter Jones Penyelidik Kedua ...... Peter Crenshaw Data dan Riset ........ Bob Andrews Masih ingat dengan kartu nama yang bertulis seperti itu? Biasanya kartu itu kemudian diikuti dengan satu kartu lain yang menerakan nama Chief Reynolds yang menyatakan bahwa pemegang kartu itu adalah asisten penyelidik dari kepolisian di kota Rocky Beach, California. Dan biasanya orang yang menerima kartu itu kemudian akan bertanya "Apa maksud tiga tanda tanya ini? apa kalian meragukan kemampuan kalian sendiri?", dan tentunya akan segera dijawab dengan tangkas oleh pemilik kartu. Kalo ngaku pernah mengalami sebagai kawula muda jaman 80-an, tentu masih ingat itu semua. Yup, novel serial detektif remaja, "Trio Detektif". Atau secara internasionalnya dikenal sebagai "The Three Investigators". Petualangan Jupe, Pete, dan Bob, pernah menjadi sesuatu yang aku tunggu2 kehadiran episode terbarunya. Tiga detektif remaja yang selalu hadir dengan berbagai macam misteri2 yang selalu berhasil mereka selesaikan dengan ulet dan cerdas. Penulisnya Pertama kali aku pikir cerita ini ditulis oleh Alfred Hitchcock, sutradara besar Hollywood yang terkenal piawai dalam membesut film misteri itu. Ya gimana enggak, secara nama Alfred Hitchcock tertulis besar di atas setiap judulnya. Tapi ternyata bukan Mr. Hitchcock yang menjadi pengarangnya, dia hanya menjadi seorang cameo di seri novel ini. Sementara penulisnya sendiri, dengan sangat rendah hati menuliskan namanya di halaman dalam. Penulis pertama sekaligus pencipta dari karakter dalam serial ini adalah Robert Arthur. Dan ketika Robert Arthur meninggal, serial ini dilanjutkan oleh 4 orang penulis lain hingga 43 judul. Empat penulis berikutnya itu adalah William Arden, MV Carey, Nick West, dan Marc Brandel. Yang paling baik dalam melanjutkan cerita Robert Arthur, menurutku adalah William Arden, karena aku nggak merasakan ada perbedaan dan baru tahu kalo penulisnya udah ganti setelah mencermati halaman2 sampul. Sedangkan penulis lainnya, terasa ada perbedaan, ada elemen2 yang hilang gitu lah... Tokoh Utamanya Robert Arthur berhasil membuat karakter2 yang kuat dengan konsisten, jadinya walaupun udah lama nggak baca tapi aku masih ingat perbedaan karakter dari masing2 tokoh. Jupe yang montok eh.. gempal ding, cerdas dan analitis, paling antusias kalo nemuin kasus yang menarik dan misterius, suka ngomong tinggi, bekas aktor anak2 jadi jago akting berpura-pura, kalo mikir sambil mencubit-cubit bibir bawah, nggak suka dibilang gendut :D Pete yang paling atletis dan kuat secara fisik, paling diandalkan untuk tugas2 keras, agak2 lemot, paling nggak suka kalo Jupe udah ngomong dengan bahasa sulit, tapi anehnya kadang penakut, suka menghindar dari kasus yang beresiko tinggi, meski pada akhirnya gak bisa menolak untuk terlibat dan bisa menjadi pahlawan untuk teman2nya. Bob berbadan paling kecil dan lemah, pada seri2 awal bahkan dia memakai sepatu penyangga tulang. Sehari2 bekerja di perpustakaan, jadi memang paling cocok untuk tugas riset dan pendataan. Nggak selemot Pete meski belom bisa ngalahin Jupe. Markas dan Pintu Rahasia Mengambil lokasi di kota Rocky Beach, California (yang ternyata cuma kota rekaan yang tidak ada di peta). Ketiga detektif remaja ini memiliki markas berupa karavan yang tersembunyi di balik tumpukan barang bekas di "Jones Salvage Yard" milik paman Titus dan Bibi Mathilda, paman dari Jupe. Masih inget nggak, untuk masuk ke dalam markas yang tersembunyi itu ada banyak jalan rahasianya yang masing2 diberi nama tersendiri. Ada pintu "Darurat Satu" yang melalui pintu atap dan begitu keluar langsung berada di gunungan barang bekas milik paman Titus. Ada "Terowongan Dua", diakses dari lokasi workshop terbuka milik Jupe. Melewati suatu terowongan dan muncul di karavan dari pintu di lantai. Ada pintu "Tiga Gampang" yang hanya dipakai jika tidak ada orang karena terbuka sekali aksesnya, melalui sebuah ketel (boiler) besar yang teronggok di pekarangan Jones Salvage Yard kemudian masuk melalui pintu samping karavan. Ada lagi "Kelana Gerbang Merah", akses dari luar pagar. Ada gambar anjing Rover di pagar yang mengelilingi Salvage Yard, congkel matanya dan lepaskan kaitan yang ada di lobang akan terangkatlah beberapa papan kayu pagar untuk masuk Yard dan bisa mengakses markas melalui pintu samping. Ada juga "Gerbang Hijau Satu", akses dari luar pagar juga. Kali ini harus menekan tombol yang ada di mata ikan yang tergambar di pagar. Dua papan kayu berwarna hijau akan terangkat untuk masuk ke workshop milik Jupe. Perlengkapan Detektif Di workshop, Jupe memiliki satu alat pencetak yang sering dia gunakan untuk mencetak kartu nama Trio Detektif. Di workshop ini juga, Jupe berhasil membuat berbagai macam alat yang kebanyakan diambil dari tumpukan barang bekas paman Titus, yang kemudian bisa membantu mereka memecahkan kasus. Antara lain walkie-talkie, metal detektor, dan lain-lain. Di dalam markas, selain ada ruangan utama untuk rapat Trio Detektif, juga ada satu ruangan kecil laboratorium untuk mencetak foto. Markas ini selain dilengkapi dengan berbagai macam pintu rahasia, juga ada peralatan seperti speaker-phone yang bisa memperdengarkan suara dari telephone untuk semua orang di ruangan itu. Ada juga periskop yang terpasang di atap karavan, untuk melihat situasi sekitar di pekarangan. Selain itu, anggota TD juga melengkapi dirinya dengan kapur warna. Digunakan untuk meninggalkan jejak atau untuk menandai obyek dengan menggoreskan bentuk tanda-tanya, lambang khas Trio Detektif. Jupe menggunakan kapur warna putih, Pete memakai biru, dan hijau untuk Bob. Dan yang paling keren, dalam misi2 yang mereka jalani ada mobil Rolls-Royce mengkilap keemasan lengkap dengan sopir yang siap mengantar mereka kemana saja kapan saja. Hak penggunaan mobil ini dimenangkan oleh Jupe dalam satu sayembara setelah berhasil memperkirakan jumlah kacang polong yang berada di suatu toples besar. Awalnya, hak penggunaan ini hanya berlaku selama 30 hari, tapi kemudian berhasil diperpanjang oleh Jupe. Dan kemudian bahkan bisa mereka gunakan terus setelah berhasil membantu memecahkan masalah dari anak si pemilik perusahaan. Sopir tetap mobil ini, Worthington, sangat bersemangat dan selalu ikut mendukung setiap misi yang dijalani Trio Detektif. Ada lagi satu trik TD yang namanya "Hubungan dari Hantu ke Hantu". Seringkali dipakai untuk mencari info cepat tentang keberadaan seseorang atau sesuatu di sekitar Rocky Beach. Ketiga anak ini masing2 akan menelpon lima orang temannya untuk mencari tahu tentang sesuatu hal, jika yang ditelpon tidak tahu maka dia diminta menelpon lima orang temannya lagi. Jika ada seseorang yang tahu tentang informasi itu, dia diminta untuk menghubungi markas TD. Dan teknik ini seringkali efektif untuk mendapatkan info secara cepat. Beberapa Kisahnya Misteri Puri Setan. TD ditugaskan Alfred Hitchcock untuk mencari rumah berhantu. TD terjebak dalam sebuah puri yang dipenuhi kejadian aneh. Yang akhirnya mempertemukan mereka dengan aktor film bisu yang terpuruk ketika dunia film mulai menggunakan suara. Salah satu kisah yang paling serem. Misteri Nuri Gagap. Berawal dari mencari burung nuri milik teman Alfred Hitchcock yang hilang, membawa TD ke tujuh ekor burung yang selalu mengucapkan kalimat2 yang sama. Kalimat2 itu ternyata melibatkan TD dalam menemukan lukisan bernilai seni tinggi. Teka-teki dan pemecahannya sangat menarik. Yang paling aku ingat adalah celotehan si Nuri Gagap "To to be, or not to to be", yang ternyata bukan celotehan gagap, tapi menunjuk ke suatu alamat. Misteri Hantu Hijau. Penampakan berwarna hijau muncul di sebuah rumah kosong. Melibatkan TD dalam pencarian perhiasan kuno. Penuh teka teki juga, salah satu yang paling aku suka dan ingat adalah "one lily, kill my friend Eli" yang ternyata menjadi kata "only". Misteri Kurcaci Gaib. Judul aslinya "The Mistery of The Vanishing Treasure". Berawal dari hilangnya sebuah pending emas dalam suatu pameran. Berlanjut dengan seorang teman Alfred yang diganggu kurcaci2. Misteri Mata Berapi. Patung2 kepala dari para kaisar Romawi, melibatkan TD dalam pencarian permata keramat. Salah satu kisah yang paling menarik dalam teka-tekinya, analisanya, dan petualangannya. Misteri Jeritan Jam. TD mendapatkan sebuah jam beker yang bunyi alarmnya bukan dering seperti sewajarnya, tapi suara teriakan melengking. Jam beker itu kembali melibatkan TD dalam usaha mencari lukisan bernilai seni tinggi. Misteri Bisikan Mumi, Misteri Pulau Tengkorak, Misteri Laba-laba Perak, Misteri Gua Raungan, Misteri Bayangan Tertawa, Misteri Tengkorak Berbicara, Misteri Kucing Bengkok, Misteri Naga Batuk, Misteri Jejak Bernyalan, dan lain2 masih banyak sekali, sampai 43 judul... Apa yang Bikin Menarik Memiliki markas yang tersembunyi dari gangguan orang2 dewasa, yang dilengkapi dengan berbagai peralatan yang cukup canggih pada masanya, dan untuk masuk ke dalamnya harus melewati beberapa jalan rahasia yang tidak diketahui orang lain.... hmmm... anak atau remaja mana yang tidak mengimpikannya? Mempunyai kasus misterius yang harus dipecahkan, yang mengharuskan untuk bertualang mencari jejak mencari petunjuk. Kemudian memecahkan teka-teki rumit yang akan mengarah ke petunjuk selanjutnya. Mencari data, menghubungkan satu sama lain hingga terbukalah semua misteri. Anak atau remaja mana yang tidak akan bangga jika bisa mengalaminya? Bisa menaiki mobil Rolls-Royce yang mewah keemasan lengkap dengan sopir kapan saja kita mau. Punya kenalan seorang sutradara kenamaan tingkat internasional yang dengan terbuka mau mengakui kehebatan kita yang masih remaja. Anak atau remaja mana yang nggak mupeng? Itulah, kekuatan utama dari kisah serial Trio Detektif. Penulisnya sangat tahu dan paham apa yang diinginkan oleh remaja usia belasan. Keinginan untuk bertualang, keinginan untuk berbuat sesuatu yang hebat yang bisa membuat orang dewasa terkagum2, keinginan untuk memiliki dunianya sendiri yang tidak banyak diatur oleh orang dewasa. Dan itu semua dibalut dengan baik oleh penulisnya dalam sebuah kisah yang menarik, penuh ketegangan tapi enak diikuti. Tokoh2nya yang memiliki karakter yang kuat dan berbeda satu sama lain, membuatnya gampang diingat. Teka-teki yang cerdas dan proses pemecahannya yang dituturkan dengan logika yang masuk akal, membuat pembaca penasaran pada awalnya dan berakhir dengan kekaguman. Sayang.... koleksi Trio Detektifku yang ada belasan itu yang aku simpan di rumah di kampung halaman, sekarang nggak karuan lagi pada kemana..... hiks :( Sumber data dan gambar: T3I website Disadur dari http://lapanpuluhan.blogspot.com/2005/08/trio-detektif.html
Keyword : Trio Detektif; Alfred Hitchcock Mystery, The Three Investigators, T3I