Trio Detektif

Alfred Hitchcock and The Three Investigators - Edisi Bahasa Indonesia


Selamat bertemu para pecinta misteri. Kali ini kita akan membicarakan seluruh petualangan Trio Detektif yang telah saya baca. Bagi kalian yang belum mengenal Trio Detektif, akan kuperkenalkan mereka secara singkat saja. Pertama, Jupiter Jones, pemimpin kelompok ini, yang keberatan badan ataupun dipanggil gendut. Ia lebih suka dipanggil agak gempal. Jupe, nama panggilannya, diakui ketajaman daya pikirnya oleh setiap orang yang mengenalnya. Berikutnya ialah Pete Crenshaw, seorang anak yang jangkung dan atletis. Sekalipun berbadan paling besar dan tegap, ia agak ngeri menghadapi hal-hal yang berbau tahyul. Yang terkahir, Bob Andrews, anak yang gemar belajar dan melakukan riset Tidak heran kalau Bob mendapat peran dibagian data dan riset dalam Trio Detektif.

Ketiga anak ini tinggal di Rocky Beach, California, sebuah kota kecil di pinggir Laut Pasifik, tidak jauh dari Hollywood. Yang dijadikan markas mereka ialah sebuah karavan yang tersembunyi dalam pangkalan barang bekas Jones. Pangkalan barang bekas yang unik ini milik paman dan bibi Jupiter, yang mengasuh Jupiter sejak kecil.

Nah untuk mengenal mereka lebih jauh lagi, silakan ikuti petulangan mereka dalam kisah yang telah dirangkum dengan baik sekali oleh Bob untuk kita semua.

1

Penerbit Gramedia, 1982

Cetakan pertama, 1982

218 hal, GM 81.108

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi Harry Kane

Cover Sriyanto

ISBN :_____


Misteri Puri Setan

(The Secret of Terror Castle)
Teks oleh Robert Arthur

Pada buku pertama trio detektif, nama Indonesia juga pertama kali muncul yang kemudian muncul kembali dalam cerita ke 19 Misteri Danau Siluman (The Secret of Phantom Lake). Indonesia diceritakan sebagai tempat dimana Jonathan rex mendapat luka diwajahnya karena berkelahi. Saya tidak tahu apakah ini memang terdapat dibuku aslinya atau hanya keinginan si penterjemah untuk memasukkan negaranya sehingga makin menarik perhatian pembaca di Indonesia.

2

Penerbit Gramedia, 1981

Cetakan kelima, Des. 1989

196 hal, GM 81.079

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi Roger Hall

Cover : _____

ISBN : _____


Misteri Nuri Gagap

Mystery of The Stuttering Parrot

Teks oleh Robert Arthur.

 

Pada cetakan ini, terjemahan dan ilustrasi yang digunakan nampaknya diambil dari versi Inggris seri trio detektif.

3

Penerbit Gramedia, 1981

Cetakan keempat, Jan. 1983

198 hal, GM 81.079

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi Harry Kane

Cover : _____

ISBN : _____

Misteri Bisikan Mumi

The Mystery of The Whispering Mummy

Teks oleh Robert Arthur

4

Penerbit Gramedia, 1982

Cetakan keempat, Okt. 1991

210 hal, GM 82.003

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : _____

Cover Sofnir Ali

ISBN : ______

Misteri Hantu Hijau

The Mystery of The Green Ghost

Teks oleh Robert Arthur.

 

5

Penerbit Gramedia, 1982

Cetakan kedua, Agu. 1983

219 hal, GM 82.126

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : _____

Cover : ______

ISBN : ______

Misteri Kurcaci Gaib

The Mystery of The Vanishing Treasure

Teks oleh Robert Arthur
 

Pada cetakan ini tidak dituliskan nama ilustratornya tetapi dapat dipastikan bahwa Harry Kane adalah ilustratornya. Selain itu edisi bahasa indonesia ini adalah satu-satunya yang judul indonesianya berbeda jauh dengan makna judul aslinya walaupun hal tersebut tidak mempengaruhi isi cerita.

6

;

Penerbit Gramedia, 1982

Cetakan ketujuh, Feb. 2001

199 hal, GM 30798.115

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : Harry Kane

Cover : ______

ISBN : ______

Misteri Pulau Tengkorak

The Secret of The Skeleton Island

Teks oleh Robert Arthur

 

Dicetak khusus untuk Proyek Peningkatan Mutu SLTP Jakarta. Ditjen Dikdasmen Depdiknas RI Tahun 2000. Yang unik dari seri ke enam ini adalah bahwa buku tersebut pertama kali diterbitkan dengan judul "Rahasia Pulau Tengkorak". Asyik sekali kalau kita punya seri tersebut karena satu-satunya seri trio detektif edisi bahasa Indonesia yang judulnya tidak menggunakan kata "Misteri"

 

7

 

The Mystery of the Fiery Eye

8

 

The Mystery of the Silver Spider

9

 

The Mystery of the Screaming Clock

10

Penerbit Gramedia, 1984

Cetakan pertama, Agu. 1984

219 hal, GM 84.110

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : Harry Kane

Cover : Nono. S

ISBN : ______

 

Misteri Gua Raungan

The Mystery of The Moaning Cave

Teks oleh William Arden

 

Pada cetakan ini terdapat kesalahan penulisan yang cukup penting, dihalaman empat disebutkan "Based upon characters created by William Arden". Tampaknya ini adalah kesalahan dibagian penerjemahan/editing, seharusnya "Text by William Arden. Based on character created by Robert Arthur."

11

Penerbit Gramedia, 1984

Cetakan pertama, 1984

195 hal, GM 84.122

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : Harry Kane

Cover : Nono. S

ISBN : ______

 

Misteri Tengkorak Bersuara

The Mystery of The Talking Skull

Teks oleh Robert Arthur

 

Karya terakhir Robert Arthur dalam seri Trio Detektif. Pada edisi ini, diceritakan mengenai sistem penyadap yang dapat menangkap dan mengirimkan suara. Sayangnya alat tersebut agak terlalu hebat untuk jamannya sehingga menjadi kurang meyakinkan. Diceritakan bahwa peralatan tersebut telah didiamkan selama setahun kemudian secara tiba-tiba dapat diaktifkan kembali. Seandainya menggunakan batere, berapa lamakah usia batere dapat bertahan hidup terus menerus aktif ?

 

12

 

The Mystery of the Laughing Shadow

13

Penerbit Gramedia, 1985

Cetakan pertama, Feb. 1985

219 hal, GM 85.031

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : ______

Cover : Nono. S

ISBN : ______

 Misteri Kucing Bengkok

The Secret of The Crocked Cat

Teks oleh William Arden

14

 

 The Mystery of the Coughing Dragon

15

Penerbit Gramedia, 1985

Cetakan pertama, Agu. 1985

237 hal, GM 85.133

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : Harry Kane

Cover : Nono. S

ISBN : ______

Misteri Jejak Bernyala

The Mystery of The Flaming Footprints

Teks oleh M.V. Carey

16

Penerbit Gramedia, 1985

Cetakan pertama, Nov. 1985

223 hal, GM 85.183

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : ______

 Misteri Singa Gugup

The Mystery of The Nervous Lion

Teks oleh Nick West

 

17

Penerbit Gramedia, 1986

Cetakan keempat, Okt. 1999

227 hal, GM 307 99.008

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : ______

 

Misteri Nyanyian Kobra

The Mystery of Singing Serpent

Teks oleh M.V. Carey

Pada seri ke #17 ini, Allie, tokoh wanita pertama yang turut berperan membantu trio detektif pertama kali muncul. Allie kemudian ditampilkan kembali dalam cerita ke #24 Misteri Tambang Jebakan Maut (Death Trap Mine). Kemunculan seorang tokoh wanita yang dalam cerita-cerita sebelumnya tak pernah dilibatkan mungkin sengaja dimunculkan oleh M. V. Carey karena sang pengarang yang kebetulan satu-satunya pengarang wanita dalam seri trio detektif.

18

 

 

 The Mystery of the Shrinking House

19

Penerbit Gramedia, 1986

Cetakan keempat, Okt. 1999

227 hal, GM 307 99.008

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : ______

 

Misteri Danau Siluman

The Secret of Phantom Lake

Teks oleh Wlliam Arden

 

Pada seri ke #19 ini nama Indonesia lebih banyak diceritakan termasuk sejarahnya dan penggunaan nama indonesia seperti Java Jim. Pengetahuan Jupiter mengenai Indonesia sungguh mengagumkan….

20

 

The Mystery of Monster Mountain

Ada sesuatu yang tidak beres di Slalom Inn! Wanita pemilik losmen itu sangat gugup. Suaminya berkeliaran di pegunungan, bersenjatakan senapan pembius. Dan di tempat lapang di tengah hutan pegunungan dijumpai jejak-jejak kaki misterius. Jejak kaki berukuran raksasa! Trio Detektif sebenarnya ingin berlibur dengan tenang dan damai di losmen yang terletak di desa tempat olah raga musim dingin itu. Tapi mereka tidak mungkin bisa bersantai-santai di situ---apabila legenda-legenda tua daerah itu ternyata mengandung kebenaran, dan ternyata memang benar-benar ada moster di Gunung Monster!!!!

21

Penerbit Gramedia, 1986

Cetakan keempat, Okt. 1989

192 hal, 18 cm, GM 307 86.003

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : 979-403-003-1

 Misteri Cermin Berhantu

The Secret of The Haunted Mirror

Teks oleh Mary Carey.

22

 

 The Mystery of the Dead Man's Riddle

23

Penerbit Gramedia, 1987

Cetakan kedua, Sep. 1988

227 hal, 18 cm, GM 307 87.164

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : 979-403-164-X

 Misteri Anjing Siluman

The Mystery of The Invisible Dog

Teks oleh M.V. Carey

24

Penerbit Gramedia, 1987

Cetakan pertama, Agu. 1987

216 hal, 18 cm, GM 307 87.162

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : 979-403-162-3

 Misteri Tambang Jebakan Maut

The Mystery of Death Trap Mine

Teks oleh M.V. Carey

 

Pada cerita ke #24 ini, Allie seorang gadis teman trio detektif yang pernah muncul dalam cerita sebelumnya (#17) muncul kembali dan memberikan misteri baru bagi trio detektif untuk dipecahkan

25

Penerbit Gramedia, 1987

Cetakan kedua, Agu. 1988

208 hal, 18 cm, GM 307 87.238

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : 979-403-238-7

 Misteri Setan Menandak
The Mystery of The Dancing Devil

Teks oleh William Arden

26

Penerbit Gramedia, 1988

Cetakan pertama, Jan. 1988

248 hal, 18 cm, GM 307 88.270

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Nono. S

ISBN : 979-403-270-0

Misteri Kuda Tanpa Kepala

The Mystery of The Headless Horse

Teks oleh William Arden

27

 

 

 

 The Mystery of the Magic Circle

28

Penerbit Gramedia, 1988

Cetakan kedua, Sep. 1988

224 hal, 18 cm, GM 307 88.310

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Floren

ISBN : 979-403-310-3

 Misteri Kemelut Kembar

The Mystery of The Deadly Double

Teks oleh William Arden

29

Penerbit Gramedia, 1988

Cetakan kedua, Sep. 1988

227 hal, GM 99.008

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Tefon

ISBN : 979-403-360-X

Misteri Boneka Beringas

The Mystery of The Sinister Scarecrow

Teks oleh M.V Carey. 

30

Penerbit Gramedia, 1988

Cetakan pertama, Agu. 1988

240 hal, 18 cm, GM 307 88.380

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Kochis

ISBN : 979-403-380-4

 Misteri Karang Hiu

The Secret of Shark Reef

Teks oleh Wiliam Arden

31

Penerbit Gramedia,

Cetakan,

hal, 18 cm GM

Penerjemah

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover :

ISBN : 979-403-364-2

 

Pengemis Buta Bermuka Rusak

The Mystery of the Scar-Faced Beggar

Teks oleh M. V Carey.

 

Seri pertama dari trio detektif yang tidak lagi menggunakan kata pengantar dari Mr. Hitchcock (meninggal) digantikan oleh tokoh fiktif Mr. Hector Sebastian. Sayangnya pada setiap cover yang terbit di Indonesia dari seri ke #31 ini sampai yang terakhir (#43) nama Alfred Hithcock masih tetap tercantum dan tertulis sebagai "Alfred Hitchcock dan Trio Detektif dalam .." padahal dalam ceritanya sudah tidak ada lagi pengantar dari Mr. Hitchcok. Saya merasa ini lebih ke arah komersialisasi bisnis dan tidak memperhitungkan segi logika cerita trio detektifnya.

 

32

Penerbit Gramedia, 1988

Cetakan pertama, Agu 1988

200 hal, 18 cm GM 307 88.412

Penerjemah Agus Setiadi

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover : Kochis

ISBN : 979-403-412-6

 Misteri Tebing Menyala

The Mystery of The Blazing Cliffs

Teks oleh M.V. Carey

33

 

 

The Mystery of the Purple Pirate

34

 

 

The Mystery of the Wandering Cave Man

35

 

 

The Mystery of the Kidnapped Whale

36

 

 

The Mystery of the Missing Mermaid

37

Penerbit Gramedia, 1989

Cetakan pertama, Feb 1989

168 hal, 18 cm GM 307 89.460

Penerjemah Aryotomo Markam

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover Tefon

ISBN 979-403-460-6

Misteri Merpati Berjari Dua

The Mystery of The Two-Toed Pigeon

Teks oleh Marc Brandel

Jalan cerita dan tokoh dalam seri ke #32 ini terasa seperti de javu dari cerita dan tokoh dalam seri ke #16. Sama-sama melibatkan hewan, penyelundupan barang berharga dan jupiter tertipu oleh penampilan si penjahat. Selain itu penterjemah juga telah diganti dari sebelumnya Agus Setiadi ke Aryotomo. Ada satu bagian yang sangat jelek dari cerita ini yaitu ketika dibagian akhir mereka mencoba mencegat sebuah mobil dengan cara memasang balon ditengah jalan, terasa terlalu mengada-ada dan irrasional.

38

 

 

The Mystery of the Smashing Glass

39

 

 

The Mystery of the Trail of Terror

40

 

 

The Mystery of the Rogues' Reunion

41

Penerbit Gramedia, 1989

Cetakan pertama, Des 1989

192 hal, 18 cm, GM 307.89.778

Penerjemah Aryotomo Markam

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover Suryadi

ISBN 979-403-778-8

Misteri Penyamun Horor

 The Mystery of The Creep-Show Crooks

Teks oleh M.V. Carey

42

Penerbit Gramedia, 1990

Cetakan kedua, Okt 1990

216 hal, 18 cm GM 307 90.896

Penerjemah Aryotomo Markam

Ilustrasi : (tidak ada)

Cover Suryadi

ISBN 979-403-896-2

 Misteri Karang Bencana

The Mystery of Wreckers Rock

Teks oleh William Arden.

43

 

 

The Mystery of the Cranky Collector

 

44

Empty

 

 

The Mystery of the Ghost Train

Teks oleh M.V Carey

Tak pernah diterbitkan...

"Kami Menyelidiki Apa Saja" ? ? ? Penyelidik Pertama .... Jupiter Jones Penyelidik Kedua ...... Peter Crenshaw Data dan Riset ........ Bob Andrews Masih ingat dengan kartu nama yang bertulis seperti itu? Biasanya kartu itu kemudian diikuti dengan satu kartu lain yang menerakan nama Chief Reynolds yang menyatakan bahwa pemegang kartu itu adalah asisten penyelidik dari kepolisian di kota Rocky Beach, California. Dan biasanya orang yang menerima kartu itu kemudian akan bertanya "Apa maksud tiga tanda tanya ini? apa kalian meragukan kemampuan kalian sendiri?", dan tentunya akan segera dijawab dengan tangkas oleh pemilik kartu. Kalo ngaku pernah mengalami sebagai kawula muda jaman 80-an, tentu masih ingat itu semua. Yup, novel serial detektif remaja, "Trio Detektif". Atau secara internasionalnya dikenal sebagai "The Three Investigators". Petualangan Jupe, Pete, dan Bob, pernah menjadi sesuatu yang aku tunggu2 kehadiran episode terbarunya. Tiga detektif remaja yang selalu hadir dengan berbagai macam misteri2 yang selalu berhasil mereka selesaikan dengan ulet dan cerdas. Penulisnya Pertama kali aku pikir cerita ini ditulis oleh Alfred Hitchcock, sutradara besar Hollywood yang terkenal piawai dalam membesut film misteri itu. Ya gimana enggak, secara nama Alfred Hitchcock tertulis besar di atas setiap judulnya. Tapi ternyata bukan Mr. Hitchcock yang menjadi pengarangnya, dia hanya menjadi seorang cameo di seri novel ini. Sementara penulisnya sendiri, dengan sangat rendah hati menuliskan namanya di halaman dalam. Penulis pertama sekaligus pencipta dari karakter dalam serial ini adalah Robert Arthur. Dan ketika Robert Arthur meninggal, serial ini dilanjutkan oleh 4 orang penulis lain hingga 43 judul. Empat penulis berikutnya itu adalah William Arden, MV Carey, Nick West, dan Marc Brandel. Yang paling baik dalam melanjutkan cerita Robert Arthur, menurutku adalah William Arden, karena aku nggak merasakan ada perbedaan dan baru tahu kalo penulisnya udah ganti setelah mencermati halaman2 sampul. Sedangkan penulis lainnya, terasa ada perbedaan, ada elemen2 yang hilang gitu lah... Tokoh Utamanya Robert Arthur berhasil membuat karakter2 yang kuat dengan konsisten, jadinya walaupun udah lama nggak baca tapi aku masih ingat perbedaan karakter dari masing2 tokoh. Jupe yang montok eh.. gempal ding, cerdas dan analitis, paling antusias kalo nemuin kasus yang menarik dan misterius, suka ngomong tinggi, bekas aktor anak2 jadi jago akting berpura-pura, kalo mikir sambil mencubit-cubit bibir bawah, nggak suka dibilang gendut :D Pete yang paling atletis dan kuat secara fisik, paling diandalkan untuk tugas2 keras, agak2 lemot, paling nggak suka kalo Jupe udah ngomong dengan bahasa sulit, tapi anehnya kadang penakut, suka menghindar dari kasus yang beresiko tinggi, meski pada akhirnya gak bisa menolak untuk terlibat dan bisa menjadi pahlawan untuk teman2nya. Bob berbadan paling kecil dan lemah, pada seri2 awal bahkan dia memakai sepatu penyangga tulang. Sehari2 bekerja di perpustakaan, jadi memang paling cocok untuk tugas riset dan pendataan. Nggak selemot Pete meski belom bisa ngalahin Jupe. Markas dan Pintu Rahasia Mengambil lokasi di kota Rocky Beach, California (yang ternyata cuma kota rekaan yang tidak ada di peta). Ketiga detektif remaja ini memiliki markas berupa karavan yang tersembunyi di balik tumpukan barang bekas di "Jones Salvage Yard" milik paman Titus dan Bibi Mathilda, paman dari Jupe. Masih inget nggak, untuk masuk ke dalam markas yang tersembunyi itu ada banyak jalan rahasianya yang masing2 diberi nama tersendiri. Ada pintu "Darurat Satu" yang melalui pintu atap dan begitu keluar langsung berada di gunungan barang bekas milik paman Titus. Ada "Terowongan Dua", diakses dari lokasi workshop terbuka milik Jupe. Melewati suatu terowongan dan muncul di karavan dari pintu di lantai. Ada pintu "Tiga Gampang" yang hanya dipakai jika tidak ada orang karena terbuka sekali aksesnya, melalui sebuah ketel (boiler) besar yang teronggok di pekarangan Jones Salvage Yard kemudian masuk melalui pintu samping karavan. Ada lagi "Kelana Gerbang Merah", akses dari luar pagar. Ada gambar anjing Rover di pagar yang mengelilingi Salvage Yard, congkel matanya dan lepaskan kaitan yang ada di lobang akan terangkatlah beberapa papan kayu pagar untuk masuk Yard dan bisa mengakses markas melalui pintu samping. Ada juga "Gerbang Hijau Satu", akses dari luar pagar juga. Kali ini harus menekan tombol yang ada di mata ikan yang tergambar di pagar. Dua papan kayu berwarna hijau akan terangkat untuk masuk ke workshop milik Jupe. Perlengkapan Detektif Di workshop, Jupe memiliki satu alat pencetak yang sering dia gunakan untuk mencetak kartu nama Trio Detektif. Di workshop ini juga, Jupe berhasil membuat berbagai macam alat yang kebanyakan diambil dari tumpukan barang bekas paman Titus, yang kemudian bisa membantu mereka memecahkan kasus. Antara lain walkie-talkie, metal detektor, dan lain-lain. Di dalam markas, selain ada ruangan utama untuk rapat Trio Detektif, juga ada satu ruangan kecil laboratorium untuk mencetak foto. Markas ini selain dilengkapi dengan berbagai macam pintu rahasia, juga ada peralatan seperti speaker-phone yang bisa memperdengarkan suara dari telephone untuk semua orang di ruangan itu. Ada juga periskop yang terpasang di atap karavan, untuk melihat situasi sekitar di pekarangan. Selain itu, anggota TD juga melengkapi dirinya dengan kapur warna. Digunakan untuk meninggalkan jejak atau untuk menandai obyek dengan menggoreskan bentuk tanda-tanya, lambang khas Trio Detektif. Jupe menggunakan kapur warna putih, Pete memakai biru, dan hijau untuk Bob. Dan yang paling keren, dalam misi2 yang mereka jalani ada mobil Rolls-Royce mengkilap keemasan lengkap dengan sopir yang siap mengantar mereka kemana saja kapan saja. Hak penggunaan mobil ini dimenangkan oleh Jupe dalam satu sayembara setelah berhasil memperkirakan jumlah kacang polong yang berada di suatu toples besar. Awalnya, hak penggunaan ini hanya berlaku selama 30 hari, tapi kemudian berhasil diperpanjang oleh Jupe. Dan kemudian bahkan bisa mereka gunakan terus setelah berhasil membantu memecahkan masalah dari anak si pemilik perusahaan. Sopir tetap mobil ini, Worthington, sangat bersemangat dan selalu ikut mendukung setiap misi yang dijalani Trio Detektif. Ada lagi satu trik TD yang namanya "Hubungan dari Hantu ke Hantu". Seringkali dipakai untuk mencari info cepat tentang keberadaan seseorang atau sesuatu di sekitar Rocky Beach. Ketiga anak ini masing2 akan menelpon lima orang temannya untuk mencari tahu tentang sesuatu hal, jika yang ditelpon tidak tahu maka dia diminta menelpon lima orang temannya lagi. Jika ada seseorang yang tahu tentang informasi itu, dia diminta untuk menghubungi markas TD. Dan teknik ini seringkali efektif untuk mendapatkan info secara cepat. Beberapa Kisahnya Misteri Puri Setan. TD ditugaskan Alfred Hitchcock untuk mencari rumah berhantu. TD terjebak dalam sebuah puri yang dipenuhi kejadian aneh. Yang akhirnya mempertemukan mereka dengan aktor film bisu yang terpuruk ketika dunia film mulai menggunakan suara. Salah satu kisah yang paling serem. Misteri Nuri Gagap. Berawal dari mencari burung nuri milik teman Alfred Hitchcock yang hilang, membawa TD ke tujuh ekor burung yang selalu mengucapkan kalimat2 yang sama. Kalimat2 itu ternyata melibatkan TD dalam menemukan lukisan bernilai seni tinggi. Teka-teki dan pemecahannya sangat menarik. Yang paling aku ingat adalah celotehan si Nuri Gagap "To to be, or not to to be", yang ternyata bukan celotehan gagap, tapi menunjuk ke suatu alamat. Misteri Hantu Hijau. Penampakan berwarna hijau muncul di sebuah rumah kosong. Melibatkan TD dalam pencarian perhiasan kuno. Penuh teka teki juga, salah satu yang paling aku suka dan ingat adalah "one lily, kill my friend Eli" yang ternyata menjadi kata "only". Misteri Kurcaci Gaib. Judul aslinya "The Mistery of The Vanishing Treasure". Berawal dari hilangnya sebuah pending emas dalam suatu pameran. Berlanjut dengan seorang teman Alfred yang diganggu kurcaci2. Misteri Mata Berapi. Patung2 kepala dari para kaisar Romawi, melibatkan TD dalam pencarian permata keramat. Salah satu kisah yang paling menarik dalam teka-tekinya, analisanya, dan petualangannya. Misteri Jeritan Jam. TD mendapatkan sebuah jam beker yang bunyi alarmnya bukan dering seperti sewajarnya, tapi suara teriakan melengking. Jam beker itu kembali melibatkan TD dalam usaha mencari lukisan bernilai seni tinggi. Misteri Bisikan Mumi, Misteri Pulau Tengkorak, Misteri Laba-laba Perak, Misteri Gua Raungan, Misteri Bayangan Tertawa, Misteri Tengkorak Berbicara, Misteri Kucing Bengkok, Misteri Naga Batuk, Misteri Jejak Bernyalan, dan lain2 masih banyak sekali, sampai 43 judul... Apa yang Bikin Menarik Memiliki markas yang tersembunyi dari gangguan orang2 dewasa, yang dilengkapi dengan berbagai peralatan yang cukup canggih pada masanya, dan untuk masuk ke dalamnya harus melewati beberapa jalan rahasia yang tidak diketahui orang lain.... hmmm... anak atau remaja mana yang tidak mengimpikannya? Mempunyai kasus misterius yang harus dipecahkan, yang mengharuskan untuk bertualang mencari jejak mencari petunjuk. Kemudian memecahkan teka-teki rumit yang akan mengarah ke petunjuk selanjutnya. Mencari data, menghubungkan satu sama lain hingga terbukalah semua misteri. Anak atau remaja mana yang tidak akan bangga jika bisa mengalaminya? Bisa menaiki mobil Rolls-Royce yang mewah keemasan lengkap dengan sopir kapan saja kita mau. Punya kenalan seorang sutradara kenamaan tingkat internasional yang dengan terbuka mau mengakui kehebatan kita yang masih remaja. Anak atau remaja mana yang nggak mupeng? Itulah, kekuatan utama dari kisah serial Trio Detektif. Penulisnya sangat tahu dan paham apa yang diinginkan oleh remaja usia belasan. Keinginan untuk bertualang, keinginan untuk berbuat sesuatu yang hebat yang bisa membuat orang dewasa terkagum2, keinginan untuk memiliki dunianya sendiri yang tidak banyak diatur oleh orang dewasa. Dan itu semua dibalut dengan baik oleh penulisnya dalam sebuah kisah yang menarik, penuh ketegangan tapi enak diikuti. Tokoh2nya yang memiliki karakter yang kuat dan berbeda satu sama lain, membuatnya gampang diingat. Teka-teki yang cerdas dan proses pemecahannya yang dituturkan dengan logika yang masuk akal, membuat pembaca penasaran pada awalnya dan berakhir dengan kekaguman. Sayang.... koleksi Trio Detektifku yang ada belasan itu yang aku simpan di rumah di kampung halaman, sekarang nggak karuan lagi pada kemana..... hiks :( Sumber data dan gambar: T3I website Disadur dari http://lapanpuluhan.blogspot.com/2005/08/trio-detektif.html

Back to yusufes homepage

Contact Address : yusufes22@yahoo.com

Keyword : Trio Detektif; Alfred Hitchcock Mystery, The Three Investigators, T3I