Logo Oneweb
Baca Sastra

SAJAK-SAJAK 1991-1993

SAJAK-SAJAK 1 9 9 1

LELAYU

Hari ini
Sebuah inspirasi
Telah mati
28031991

SETETES-SETETES SENYUM SANG DARA

(kepada dara berduri)
Perempuan itu menebar sekelumit-sekelumit senyum dari sela-sela jendela berterali besi berbingkai kayu berkaca membayang pada jiwa-jiwa sepi lalu lalang menggapai harap pada sudut bibir tak bergincu ungu segar -apel merah matang- gairah golak tangan terkulai sadar tak mampu membelah kaca bisu berbayang tirai ancaman sekali lagi setetes-setetes senyum tersungging menelanjangi luka dara luka jaka cinta apapun namanya membias diri eksis di kancah dunia serigala lapar berebut daging saudara liar dimana kemanusiaan dimana kebijaksanaan dimana mana di sana mana
setetesnya itu
akankah besok
kujanji akan
sambangi kau

bulaksumurapril1991

SAJAK-SAJAK 1 9 9 2

...

... tanpa ...
kata ... kata ... kata
detak di atas teratak
ruangku sesak oleh
tak suara takbumyi
... kata ...
katanya detak kata
kata di teratak
tersentak retak digertak
lantak ... hak
... tak ...
nyenyak ... hhhk

bulaksumuragustus92

MALAM INI TELAH KUTOLAK CINTA APHRODITE

Malam ini telah kutolak cinta Aphrodite
Sesengguk tangisnya merobek sejuta segara darah
Panah-panah Amor terhujam penuhi sekujur tubuh
berpatahan tanpa arti
untuk apa harapan dan darah tumpah
Sendunya rindu terpaku di sudut gelap menatap
Setetes air mata bening mengkristal
Tak perduli, aku muak
Fajar datang bukan asa perjanjian
Mentari terbit bukan mutlak kepastian pagi
Kutantang
Kucibir pagi siang sore malam
Kutertawai Zeus naik kuda lumping
Terakhir, kukencingi bumi tangis
cengeng
Aphrodite pulang dengan sejuta dendam
Aku pulang dengan semiliar kepuasan

bulaksumurapril1992

NEK

Nek, ini aku
cucu takdirmu yang tak bisa menggugat
kebrutalan norma dan aturan main kehidupan
Nek, ini aku
sebutir debu hidup yang tak bisa membuang
dendam kesumat, cinta puah!, rasio taik!
Nek, ini aku
aku sudah mati dua puluh tahun yang lalu
dan dikuburkan dalam belenggu silsilah dan relativitas nasib
Nek, ini aku
dan kau tak mengerti
ah, tak apalah, Nek!

bulaksumurapril1992
cucundaiwan

MAWAR
( I )

aku tak punya taman
dimana dapat kutanam
yang kuingin
yang kupandang
yang kucumbu
saban saat
aku tak punya taman
yang ada mawar
yang punya duri
yang ada daun hijau
yang bisa mekar
yang menggoda
yang merangsang
yang menyengat
yang menyayat
aku tak punya taman
yang bisa kukencingi
yang bisa kukentuti
yang bisa kuinjak-injak
yang bisa kubakar
yang bisa jadi asbak
aku tak punya
aku, tak taman
aku, tak mawar
mawarku di taman
tamanku di kepala

b211992

MAWAR
(II)

mawar memar
mawar lapar
mawar sesal
mawar takut
mawar kecut
mawar duri
durinya tumpul
mawarnya tak jelas
mawarnya nangis
lalu
kapan mekarnya?

1992

MAWAR
(III)

ah
besok kan
kutanam mawar
saja

LAGU SEMBILU

Kalau kau tahu jingganya matahari
dan kuningnya langit
merenggutkan perawannya sepi dalam amuk
kau kan lihat ceceran darah itu
nodai selimut mimpi
kau kan lihat
kau kan terperanjat
cuma luka kecil
digores sembilu laguku sendiri
bohong! kalau kubilang: tak perih
tapi kejujuran sudah lama diloakkan
dan ribuan lelaki perempuan lacur berebutan membelinya
dengan sekeping logam bundar
dan aku
tak tahu lagi mau dibuang kemana ludah kental ini
kalau kau tahu geliat sanca di pagi buta
dari kegelisahan bulan purnama
dan keheningan sungai Musi
kan kukoyak semua puisi Gibran
1992

ANGIN PAGI

Ada yang terlupa pagi ini
aku belum menyetubuhimu
Mungkin karena terlalu sibuk
ada daun kering disaput angin
Pada aku -- ludah itu --
bertempiasan lerai
Ah, kukira kau juga masih mengantuk
lelah
Atau ya, atau kau sudah menyambangi Tuhanmu
Mengajaknya berdansa cukup lama
Lalu, lalu kau mengadukan perbuatanku
Sambil merengek minta membunuhku saja
Kupikir dia tak suka darah
jadi sia-sia saja
Sudahlah, kau mandi saja
Aku mau menggeluti bantal
barangkali
mencari sisa khayal lalu onani

bulaksumur1992

Puisi Panjang yang Dibentang Sepanjang Boulevard

puisi panjang yang dibentang sepanjang boulevard
puisi panjang yang terentang sepanjang nadi
puisi telanjang yang terkangkang sepanjang lantang
puisi lanang yang meregang sepanjang siang
puisi juang yang meradang sepanjang padang
puisi serang yang menantang segarang parang
puisiku lanang dikekang
lanangku memuisi ...

bsnov92

SAJAK-SAJAK 1 9 9 3

KANGEN

kalau begitu
kamu kubunuh saja
dan atmamu lantak dalam rengkuhku

bulaksumurjuli93


Lihat siapa pengunjung situs ini.