Bab 3 Menempatkan gambar
                                                  
Sebuah  gambar  dapat  berbicara  lebih  banyak  daripada  seribu  kata ,
begitu  kata  orang .  Sejauh  ini ,  homepage  Anda  hanya  berisi  teks
belaka ,  tanpa  gambar .   Alangkah   bijaksananya  bila  Anda  sekarang
mulai menempatkan gambar  ke  homepage  anda.  dokumen  anda  tidak  akan
terlalu 'membosankan' seperti sekarang.

World  Wide  Web  sendiri  telah  berkembang  demikian  pesatnya  sebagai
sistem   pendistribusian   informasi ,   lebih   banyak  disebabkan  oleh
kemampuanya   untuk   membawa   informasi   dalam  beragam  media ,  yang
kemudian  populer  dengan  istilah  'multimedia' ,  pembuat  dokumen  web
dapat mempergunakan HTML  untuk  menyajikan  informasi  gambar  di  dalam
dokumen dengan mudah.

Teoritis World Wide Web mendukung semua format data  grafik  digital yang
dipergunakan secara luas saat ini. Meskipun demikian, jumlah jenis format
file grafik yang didukung sebagai standar World Wide Web  dibatasi  dalam
jenis-jenis yang memang populer dan handal.

Format Gambar

Format  gambar  yang  terkenal  adalah  gif  dan  jpg .  Keduanya  banyak
sekali   dipergunakan   dalam   dokumen - dokumen  HTML  sehingga  sering
disebut sebagai format standar untuk grafik. Semua jenis program  browser
yang ada saat ini dijamin dapat langsung menampilkan  gif  tanpa  bantuan
program eksternal. Format JPG. di lain pihak tidak  didukung  oleh  semua 
program   browser  ,   namun   pada    umumnya   semua   program  browser
akhir telah dapat menampilkan format grafik ini. Netscape  Navigator  dan
Microsoft Internet Explorer semuanya dapat  menampilkan GIF dan JPG tanpa
masalah.

Adapun perbedaan-perbedaan antara kedua format file grafik tersebut dapat
dijelaskan secara singkat oleh tabel di bawah ini;

Perbedaan                GIF                    JPG

tipe gambar              bitmap                 bitmap
banyak warna yang        256 warna              16,7 juta warna
bisa ditampilkan
kompresi                 LZW                    JPEG
dibuat oleh              Compuserve, Inc        Joint Photographic
                                                Experts Group

<tabel perbedaan JPG dan GIF>

Format file mana yang  sebaiknya  Anda  pergunakan ?  Pertanyaan  tersebut
barangkali  dapat  dijawab  oleh  perbandingan  keuntungan  dan  kelemahan
antara JPG dan GIF berikut.

*GIF sangat luas dipergunakan,  proses  dekompresinya  ( proses  pemekaran
file dari bentuk 'padat' menjadi bentuk yang  dapat  dibaca )  cepat,  dan 
dapat dibuat menjadi animasi sederhana.

*JPG memiliki faktor  kompresi  ( perbandingan  antara  ukuran  file  asli
dengan ukuran file setelah melalui proses kompresi) yang  tinggi  sehingga
ukuran file dapat  ditekan  menjadi  jauh  lebih  kecil,  sehingga,  dalam
giliranya, mempercepat proses  transfer  dari  server  ke  client/browser.
JPG   juga   mendukung   " true  color " ,   yaitu  kemampuan  menampilkan
gambar sampai 16,7 juta warna  (24-bit)  sehingga  cocok  untuk  menyimpan
gambar dengan kualitas fotografi.

*GIF   hanya   memiliki   palet   warna   yang   terbatas, sehingga  harus
mempergunakan dithering (membuat warna  dengan  pola-pola  titik  di  atas
warna lain) untuk menampilkan warna di luar palet 256 warna.  Selain  itu,
ukuran file gif lebih besar  daripada  JPG  sehingga  memperlambat  proses
transfer dari server ke browser                  


* JPEG di lain pihak membutuhkan waktu yang  lebih  panjang  dalam  proses
dekompresinya.  sehingga  gambar  membutuhkan  waktu   yang   lebih   lama
sebelum  dapat   dimunculkan   di  layar. JPG  juga  mempergunakan  teknis 
kompresi yang bersifat mengurangi kualitas gambar  bilamana  di  set  pada
tingkat kompresi yang tinggi.


Secara  umum  Anda   sebaiknya   mempergunakan   GIF   bila   anda   tidak
berencana menaruh terlalu banyak gambar di dalam dokumen  Anda.  JPG  baik
dipergunakan bila anda berkeinginan untuk meletakkan  gambar  berupa  foto
yang memiliki lebih dari 256 warna.

Untuk   menciptakan   gambar,  Anda  dapat  mempergunakan  program-program
aplikaasi grafis yang saat ini banyak beredar, misalnya  Adobe  Photoshop,
CoreIDRAW dan  lain-lain.  untuk  gambar-gambar  yang  berupa  foto,  anda
dapat mempergunakan alat  scanner,  yang  berfungsi  mengubah  gambar/foto
menjadi file grafik digital.

Sayangnya kebanyakan dari  kita  memang  tidak  berbakat  menjadi  seniman
grafis, apalagi mempergunakan komputer.  Apabila anda termasuk orang  yang
tidak pandai menggambar, di Internet sebenarnya terdapat  demikian  banyak
sumber daya yang  sekiranya  dapat  anda  manfaatkan.  Gambar-gambar  yang
telah siap pakai dapat anda cari di berbagai web site.Silakan lihat bab xx
untuk daftar  site-site  yang  membawa  materi-materi  menarik  dan  dapat
menolong anda menciptakan gambar untuk homepage anda.

Menempatkan Gambar Anda

Baiklah,  mari  kita  mulai  mempelajari  cara  menempatkan  gambar   pada
dokumen web.

Tentukan dahulu gambar apa yang  hendak  anda  letakkan  di dokumen  anda.
untuk keperluar percobaan saja, Anda  dapat  membuat  file  gambar seperti
contoh di gambar 3.3. Gambar ini akan kita  pergunakan  sebagai  pengganti
tulisan judul utama dokumen anda.

Contoh seperti gambar 3.3. dapat dibuat dengan program aplikasi grafis apa
saja yang anda kuasai. Simpanlah file gambar tersebut  dalam  format  GIF.
Untuk mudahnya, namailah file gambar anda dengan JUDUL.GIF.


Informasi lebih jauh tentang cara membuat gambar  adalah  di  luar cakupan
buku ini, Anda  dipersilahkan  mencari  acuan  dari  buku-buku  lain  yang
berkaitan  dengan   penggunaan  program-program  aplikasi  grafis  ( Adobe
Photoshop  atau  CoreIDRAW  bukanlah  pilihan  yang  jelek  untuk  membuat
gambar dengan komputer).

HTML   menyediakan   suatu   mekanisme   sederhana  untuk  memadukan  file
gambar dengan dokumen Web anda. Instruksi <IMG> adalah  sebuah  open
tag, yang artinya tidak memerlukan tanda penutup.  Adapun  cara  penulisan
perintah <IMG> adalah sebagai berikut;
<IMG SRC="/URL/nama_file">
Instruksi<IMG>selalu diikuti dengan atribut SRC (dari source=sumber)
yang menunjukkan lokasi dan nama file grafik yang  ingin  kita  tampilkan.
URL (universal resource locator) adalah alamat absolut  dari  file  grafik
tersebut,misalnya http://www.diosoft.com. Alamat absolut ini dapat mengacu
ke sembarang tempat di Internet, baik itu di web  server  yang  sama  atau
berlainan. Ingat, pergunakanlah tanda petik".

Sekarang bukalah  text  editor  anda  dan  suntinglah  dokumen  HTML  yang
telah anda buat dalam bab sebelumnya. Sisipkan baris seperti di bawah  ini
untuk memasukkan file gambar anda  ke  dalam  dokumen.  Kita  anggap  nama
file gambar anda adalah JUDUL.GIF.

Perintah yang dipakai untuk menampilkan file JUDUL.GIF menjadi;

<IMG SRC="judul.gif">

Lihatlah contoh gambar 3.4. Setelah itu simpan file HTML anda ke disk.

Bukalah   program   browser  anda,  kemudian  pilih  FILE  dan  OPEN  FILE
masukkan nama file HTML anda, dan tekan ENTER.

Bilamana  anda  melihat  gambar  anda,  berarti  semua  beres.  Namun  ada
kemungkinan anda tidak melihat  gambar  yang  diinginkan.  Hal  ini  lebih
mungkin disebabkan karena file gambar tidak  berada  di  lokasi yang  sama
dengan  file   dokumen   HTML  anda.  Pindahkanlah  file  gambar  anda  ke 
dalam direktori yang sama dengan dokumen HTML terlebih dahulu.

Anda   dapat   pula   meletakkan   gambar  anda  di  dalam  container  tag
<CENTER> seperti yang kita pelajari pada Bab 2 sehingga gambar  akan
ditampilkan   tepat    di   tengah  -  tengah    halaman   dokumen   anda.
Jangan lupa mengakhiri perintah dengan tag <CENTER>.


Nah.  Anda  telah  berhasil  memasukkan  gambar  ke  dalam  dokumen  anda.
Sekarang cobalah membuat file gambar lain, yang berformat JPG.

Mungkin akan menarik bila anda meletakkan foto  diri  anda  pada  homepage
anda. Anda  dapat  memasukkan  foto-foto  atau  gambar - gambar  kegemaran
anda  dengan alat  scanner.  Lakukanlah  percobaan  dengan  bermacam-macam
file gambar dengan format yang berbeda-beda.

Program browser, ada pula yang tidak dapat menampilkan gambar  yang  telah
kita letakkan  di  dalam  dokumen  HTML.  Sebagai  misal  program  browser
WWW berbasis-teks Lynx yang bekerja di bawah  sistem  operasi  UNIX,  sama
sekali tidak dapat menampilkan gambar (!). Ada  pula kalanya suatu program
browser  tidak  dapat  membaca  format  file  grafik  tertentu  yang  kita 
kehendaki.

Perlu  anda  ketahui  bahwa  pengguna  yang  mempergunakan  browser  tanpa
gambar macam itu di internet masih cukup banyak,  dan  mereka  tidak  akan
pernah dapat  melihat  gambar  yang  anda  pampangkan  di  homepage  anda.
Karena  tujuan  anda   membuat   homepage   adalah  agar   homepage   anda
tersebut dilihat oleh orang, maka alangkah baiknya bila  kita  memberitahu
para pengguna browser tanpa-gambar itu bahwa homepage anda memiliki

para pengguna browser  tanpa - gambar  itu bahwa  homepage  anda  memiliki
gambar yang,  dengan  sangat  menyesal,  tidak  dapat  ditampilkan  kepada
mereka.

Untuk  itulah  pernyataan  ALT  (dari alternative)  disediakan.  ALT  akan
menampilkan serangkaian teks di tempat  suatu  gambar  seharusnya  muncul.
Teks yang ditampilkan dapat berupa seperti misalnya  "maaf,  browser  Anda
tidak dapat menampilkan gambar" atau "file ini tidak dapat ditampilkan".

Tidak   jarang   pula   seorang   pengguna  WWW  sengaja  menon - aktifkan
kemampuan  browsernya   untuk  menampilkan  gambar  dari  suatu  site  web
dengan   alasan   kecepatan   ( banyak   yang   merasa   gambar   di   WWW
hanyalah membuang-buang waktu dan tidak  terlalu  berguna  sehingga  harus
disingkirkan).  Untuk  melayani  orang-orang  macam  ini,  teks  ALT  anda
dapat juga berisi informasi mengenai gambar  yang  ingin  anda  tampilkan,
misalnya "ini adalah foto saya". Informasi yang berguna lain misalnya nama
file, ukuran dan tanggal pembuatanya. Menampilkan teks ALT memang
tidaklah suatu yang sangat penting, namun merupakan sebuah kebiasaan
yang baik.

Atribut tambahan untuk instruksi <IMG>  adalah  ALIGN.  Atribut  ini
mengendalikan letak (alignment) teks yang berada di baris yang sama dengan
grafik terhadap sisi vertikal gambar. Atribut ALIGN  ditulis  dengan  cara
sebagai berikut;

Pernyataan  TOP  setelah  ALIGN  memerintahkan  browser  untuk  meluruskan
teks dengan bagian paling atas  gambar.  Anda  dapat  pula  mengganti  TOP
dengan MIDDLE  atau   BOTTOM,  dengan   MIDDLE   untuk   meluruskan   teks
dengan tengah-tengah gambar,  dan  BOTTOM  untuk  meluruskan  teks  dengan 
bagian bawah gambar.

Gambar juga dapat ditempatkan di pinggir kiri maupun  kanan  dari  halaman
dokumen web kita. Perintahnya adalah ALIGN=LEFT dan ALIGN=RIGHT.

Atribut Gambar

Ketika suatu dokumen Web sedang diambil dari server oleh  sebuah  browser,
browser harus  menunggu  sampai  file  gambar  telah  tiba,  dan  kemudian
menghitung   ukuranya   sebelum   browser  dapat  menampilkan  keseluruhan
dokumen. Ini memperlambat waktu akses.

Netscapelah yang pertamakali memperkenalkan atribut  instruksi  <IMG>
non - standar  yang  dipergunakan  untuk  menghindari  waktu  tunggu  yang
diakibatkan oleh proses diatas. Sebelum file grafiknya sendiri dikirimkan,
informasi mengenai ukuran gambar  dapat  dikirimkan  ke  browser  Netscape
agar   kalkulasi   dapat  dilakukan  segera.  Ini  dilakukan  dengan  cara
menambahkan atribut WIDTH dan HEIGHT. 

Perlu   diingat   bahwa   WIDTH   dan   HEIGHT   tidak   mengubah   ukuran
sebenarnya dari gambar, dan juga tidak mengubah ukuran file  gambar.  Jadi
memperkecil    ukuran    dengan    WIDTH    dan    HEIGHT    tidak    akan
mempercepat proses pemunculanya.

Atribut lainya  adalah  VSPACE  dan  HSPACE ,  yang  menentukan  jarak  di
atas dan di bawah (VSPACE)  atau  di  kiri  dan  di  kanan  (HSPACE)  dari
sebuah  gambar.  Penggunaanya  misalnya  seperti  contoh  di  bawah  ini ;
<IMG SRC="gambar.jpg" HSPACE=20>
Ini memberi jarak sebesar 20  pixel  antara  gambar  dengan  teks.  HSPACE
dan   VSPACE   ini   bermanfaat   untuk   mencegah   gambar   agar   tidak
"menempel" pada teks.

Atribut   yang   terakhir   adalah  BORDER.  BORDER  memungkinkan  penulis
dokumen web  untuk  menentukan  garis  pinggir  di  sekitar  gambar.  Bila
BORDER di  set  sama  dengan  ) ,  garis  pinggir  akan  dihilangkan  dari
dokumen .   Perintahnya   menjadi   <IMG  SRC=nama_file   BORDER=n>  ,  di
mana   n   adalah   nilai   ketebalan   garis   pinggir   dalam    pixel .
<IMG SRC="gambar.jpg" BORDER=0>

Garis pinggir di sekitar suatu gambar biasanya diperlukan untuk menandai
bahwa gambar tersebut merupakan link ke dokumen lain (untuk informasi
lebih jelas mengenai link. lihat bab berikutnya).

Format GIF89A

Ada format  gambar  GIF  khusus  yang  memungkinkan  kita  membuat  gambar
dengan latar belakang yang  transparan  (tembus  pandang)  Berbeda  dengan
format GIF yang biasa, format GIF ini (dikenal dengan format GIF89A) dapat
diletakkan di atas gambar lain tanpa menutupinya, membuat gambar  GIF  ini
seolah "melayang" di atas latar belakang.
 
Semua format file gambar dapat saja diubah  menjadi  format  GIF  89A. Ada
banyak program aplikasi grafik yang  dapat  melakukan  pengubahan/konversi
ini, antara lain Corel PhotoPaint,  Paintshop  Pro,  Adobe  Photoshop  dan
sebagainya.

Intinya, kita memilih satu warna dari warna yang ada pada gambar yang kita
buat sebagai warna "transparan". Dalam contoh gambar anjing di atas,  kita
memilih warna putih sebagai warna "transparan", dan hasilnya  semua  warna
putih dalam gambar akan dianggap "lenyap".

Dalam Bab ini anda telah mempelajari cara  memasang  gambar  pada  dokumen 
HTML. Bab berikutnya akan mempelajari cara membuat hypertext link. Bacalah 
terus.


                                                      (kembali ke katalog)
 
    
---------------------------

HTML 3
UNTUK PUBLIKASI DI INTERNET
Oleh DIOS KURNIAWAN
Edisi Pertama, Maret 1997
Dicetak & Diterbitkan
BPFE-YOGYAKARTA
Yogyakarta
Anggota IKAPI
No-003
---------------------------
      

Copyright ada pada penulis