HOME

Anak LAKI vs Anak PEREMPUAN

Putra dan Putri -1 / Putra dan Putri -2 / Putra dan Putri -3

Pengantar Gay-Lesbi / Gay-Lesbi-1 / Gay-Lesbi-2 / Gay-Lesbi-3

Oleh: Meilania <meilania@telkom.net>

 

Arsip: e-BinaGuru Oktober  2003 <subscribe-ikan-binaguru@xc.org>

Ada yg berpendapat bahwa Laki dan Perempuan BERBEDA HANYA pada 1 aspek, yaitu: secara fisik. Perempuan bisa melahirkan dan menyusui, sedang laki-laki tidak. TITIK. Ini thok beda'ne. Begitu kira-kira penjelasan para aktivis feminist.

Perempuan masa kini dikatakan berbahagia karena tidak harus berada di sektor domestik (kayak aku yg jadi ibu RT ini, hik ... hik ....), melainkan bebas memilih peran dan profesinya sendiri di dunia global. Perempuan yg menggeluti dunia kerja nyatanya toh tidak kalah prestasinya dari rekan-rekan prianya. Apa sih yg tidak bisa dilakukan oleh perempuan? Inilah yg selalu digembar-gemborkan para pejuang persamaan hak wanita dan pria.

Dalam lingkup rumah tangga pun, perempuan mulai mengenal istilah keren, yaitu "kemitraan sejajar". Suami dan istri "sama kedudukannya", kalau perlu bolehlah tukar peran yg selama ini sudah kita kenal. Bila si istri lebih *pandai* nyangkul di sawah cari uang, biarlah si istri yg ngantor dari pagi-sore, sedang misoanya jaga anak di rumah. Bila si istri lebih *dominan* kepribadiannya, biarlah dia yg jadi kepala rumah tangga daripada si misoa yg suka plin-plan en malu-malu(in).

Bila di kancah dunia persilatan kita mengenal Oey Yong yg lebih cerdik dari Kwee Ceng en Siauw Liong Lie yg 18 tahun lebih tua dari Yo Ko, Holywood pun enggak mau kalah. Julia Roberts dalam "Runaway Bride" sudah bolak-balik meninggalkan calon pengantinnya yg terbengong-bengong, "G.I Joe" Demi Moore tampil perkasa tak kalah dg pria tulen, dan tentu saja 3 cewek kece "Charlie's Angels" yg pinter jumpalitan, pande berkelai, namun tetap sexy en kukunya engga ada yg patah ;-)

Ah itu kan pilem ... begitu mungkin pikiran kita. Sekali-sekali bagus juga kan, menampilkan tokoh wanita yg "lain" dari yg biasanya ... yg tomboy, yg perkasa, yg bisa "mengalahkan" laki-laki. Bagus juga tuh, buat semangat emansipasi wanita. Apalagi bila ditunjang dalam dunia nyata, bukan cuma dalam perfileman doank.

Nah, sekarang kita ke "balik layar" ... tentu semua udah pada kenal ama Pierce Brosnan yg tampangnya cakep banget, dulu ngetop karena film seri "Remington Steele" <salah satu film seri favoritku> tapi sekarang jauh lebih ngetop karena dipercaya memerankan tokoh James Bond yg aduhai. Lawan mainnya, dalam salah satu seri Bond beberapa waktu lalu, Michelle Yeoh, seorang cewek Asia yg kerempeng, beda banget nyalinya ama si Bond 007. Bila banyak adegan berbahaya Bond 007 yg digantikan oleh stuntman, maka si Michelle Yeoh memilih untuk melakukan semua adegan berbahaya tsb sendiri !!! tanpa pemain pengganti.

Belakangan ini F4 benar-benar "laris-manis" di kawasan Asia, juga di Indo. Tetanggaku, sama dengan aku, momongannya 2 biji, penggemar berat 4 cowok keren tsb ... yg menurutku kok tampangnya feminin banget, dg rambut panjang dan senyum yg manis imut-imut. Tapi sekarang "potongan" model F4 ini yg lagi nge-trend di kampus kita loh  ... tanya tuh ama  Txxx Txxx. Jangan-jangan doi juga ngikutin trend rambut gondrong ala F4, he he heee.

Pelan ... tapi pasti ... (kayaknya), laki-laki mulai kehilangan FIGUR seorang laki-laki. Sementara perempuan mulai menemukan banyak contoh "peran baru" yg asyik punya, yg bisa dijalaninya. Sayangnya, tidak semua "peran baru" tsb sejalan dg nilai-nilai kristen.