www.hme-iti.cjb.net

                           tgl/jam

 
 
INDEX
Profil 
Sejarah
Kepengurusan
Kegiatan
Program Kerja
Keanggotan
DEPARTEMEN
Pendidikan
Litbang
Sdm
Kesma
Keuangan

LEMBAGA

Workshop
Buletin Emitor
Perpustakaan
Lpm
Koperasi

 

LINK

I.T.I

Alumni(IAE-ITI)
Freemail
Buku Tamu
Dpme
Artikel
Stuff

  

Artikel...             

GPRS Sebagai Rantai Penghubung ke G3 

 

Sudah banyak diketahui bahwa komunikasi bergerak kini sedang menuju ke generasi ketiga (G3). Namun sebelum masuk ke generasi ketiga yang memiliki kemampuan multimedia secara penuh, kunci awalnya adalah penggunaan GPRS, suatu teknologi data paket yang memungkinkan jaringan komunikasi bergerak GSM mampu menawarkan layanan data kecepatan lebih tinggi yang semula dari 9,6 kbps menjadi 115 kbps.

Perkembangan yang pesat bagi komunikasi bergerak mendorong para operator layanan berlomba untuk  memperkaya macam layanannya guna menambah pemasukan bagi perusahaannya sambil tetap mempertahankan pelanggan yang dimilikinya. Komunikasi data bergerak, teristimewa untuk akses internet, nampaknya kini menjadi pendorong utamanya. Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel (Majalah Elektro no. 32). WAP merupakan protokol global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan  built-in browser. WAP bekerja pada berbagai teknologi jaringan bergerak, yang memungkinkan pasar massal bagi penciptaan layanan data bergerak. Yang kini dibutuhkan sebuah teknologi yang mampu memberikan akses yang lebih cepat dan kemampuan yang sifatnya selalu terhubung pada jaringan (selalu 'on'). Gambaran yang demikian ini tentunya menarik minat para operator. Di sinilah GPRS menawarkan solusi bagi tuntutan teknologi seperti yang disebut di atas, yakni dapat memberikan kepada para  operator kesempatan untuk memberikan layanan data lebih efisien dan pada laju data yang lebih tinggi maupun memperkenalkan layanan-layanan baru untuk mengkompensasi penurunan biaya komunikasi  per menit. Jelasnya, GPRS memungkinkan para pelanggan dapat menciptakan fasa hubungan lebih cepat, tetap terhubung secara permanen, menggunakan kecepatan data lebih tinggi dan hanya membayar biaya tiap bit yang ditransfer saja.  Pertimbangannya jelas,  bahwa kecenderungan pasar pastilah tidak menuju kepada setiap teknologi yang sifatnya justru menaikkan biaya atau tarif langganan. Selain itu, semua teknologi yang berkaitan dengan layanan-layanan baru yang akan dipasarkan harus mampu diimplementasikan dalam piranti-piranti volume tinggi (banyak digunakan sehingga dapat diproduksi besar-besaran) yang harganya murah, seperti telepon bergerak yang sangat sederhana  dan radio panggil dua arah.


GPRS sebenarnya merupakan penghubung rantai yang putus antara GSM dengan teknologi komunikasi bergerak generasi ketiga (UMTS = Universal Mobile Telephone System). GPRS akan menjamin para operator jaringan dapat memperkenalkan layanan-layanan baru dalam menyongsong era UMTS, sehingga merangsang hasrat besar para konsumen dan membuat mereka ingin sekali untuk memperoleh laju data yang lebih cepat yang akan muncul bersama dengan UMTS (sampai 2Mbps).

<<  back - next  >>

           Search this site      

  

 

Login to hmeiti mail

User Name: Password:
Help

Password Reminder

GET FREE EMAIL ......

isi buku tamu donk ...

official website Ikatan Alumni Elektro (IAE-ITI)

Electronic Competition .......

website Institut Teknologi Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TC


 

Copyright©2003

designed by Webmaster HME-ITI

Institut Teknologi Indonesia

( email : webmaster@hmeiti.zzn.com )