|
Sudah
banyak diketahui bahwa komunikasi
bergerak kini sedang menuju ke
generasi ketiga (G3). Namun
sebelum masuk ke generasi ketiga
yang memiliki kemampuan multimedia
secara penuh, kunci awalnya adalah
penggunaan GPRS, suatu teknologi
data paket yang memungkinkan
jaringan komunikasi bergerak GSM
mampu menawarkan layanan data
kecepatan lebih tinggi yang semula
dari 9,6 kbps menjadi 115 kbps.
Perkembangan
yang pesat bagi komunikasi
bergerak mendorong para operator
layanan berlomba untuk
memperkaya macam layanannya guna
menambah pemasukan bagi
perusahaannya sambil tetap
mempertahankan pelanggan yang
dimilikinya. Komunikasi data
bergerak, teristimewa untuk akses
internet, nampaknya kini menjadi
pendorong utamanya. Pengenalan WAP
(Wireless Application Protocol)
telah menunjukkan potensi sebagai
layanan internet nirkabel (Majalah
Elektro no. 32). WAP merupakan
protokol global terbuka yang
memungkinkan para pengguna
mengakses layanan-layanan on-line
dari layar kecil pada telepon
genggam dengan menggunakan
built-in browser. WAP bekerja pada
berbagai teknologi jaringan
bergerak, yang memungkinkan pasar
massal bagi penciptaan layanan
data bergerak. Yang kini
dibutuhkan sebuah teknologi yang
mampu memberikan akses yang lebih
cepat dan kemampuan yang sifatnya
selalu terhubung pada jaringan (selalu
'on'). Gambaran yang demikian ini
tentunya menarik minat para
operator. Di sinilah GPRS
menawarkan solusi bagi tuntutan
teknologi seperti yang disebut di
atas, yakni dapat memberikan
kepada para operator
kesempatan untuk memberikan
layanan data lebih efisien dan
pada laju data yang lebih tinggi
maupun memperkenalkan
layanan-layanan baru untuk
mengkompensasi penurunan biaya
komunikasi per menit.
Jelasnya, GPRS memungkinkan para
pelanggan dapat menciptakan fasa
hubungan lebih cepat, tetap
terhubung secara permanen,
menggunakan kecepatan data lebih
tinggi dan hanya membayar biaya
tiap bit yang ditransfer saja.
Pertimbangannya jelas, bahwa
kecenderungan pasar pastilah tidak
menuju kepada setiap teknologi
yang sifatnya justru menaikkan
biaya atau tarif langganan. Selain
itu, semua teknologi yang
berkaitan dengan layanan-layanan
baru yang akan dipasarkan harus
mampu diimplementasikan dalam
piranti-piranti volume tinggi (banyak
digunakan sehingga dapat
diproduksi besar-besaran) yang
harganya murah, seperti telepon
bergerak yang sangat sederhana
dan radio panggil dua arah.
GPRS sebenarnya merupakan
penghubung rantai yang putus
antara GSM dengan teknologi
komunikasi bergerak generasi
ketiga (UMTS = Universal Mobile
Telephone System). GPRS akan
menjamin para operator jaringan
dapat memperkenalkan
layanan-layanan baru dalam
menyongsong era UMTS, sehingga
merangsang hasrat besar para
konsumen dan membuat mereka ingin
sekali untuk memperoleh laju data
yang lebih cepat yang akan muncul
bersama dengan UMTS (sampai
2Mbps).
<<
back
-
next
>>
|