1

CIRI CIRI ISTRI YANG BAIK

Home

Ciri istri yang baik

1 2 3 4 5

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Assalaamu'alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh

Begitu pentingnya peran wanita penurut padangan Islam,
Wanita diibaratkan sebagai tiang negara . Jika rusak
wanita maka rusak pula negara. Jika baik wanita maka akan baiklah negara tersebut.
Untuk menghormati Wanita Surga diibaratkan, berada dibawah telapak kaki Ibu.


"Berikut artikel CIRI CIRI ISTRI YANG BAIK"

--------
Ciri-ciri isteri yang baik menurut Islam.


Isteri yang baik secara total akan mudah membentuk rumahtangga
bahagia tetapi sebaliknya isteri yang tidak memahami akan
tanggungjawabnya sudah pasti akan melahirkan rumahtangga yang kucar-kacir.

Kita sadar dan faham rumahtangga yang bahagia lahir dari isteri
yang soleh, tetangga yang baik dan kendaraan yang sempurna. Dan wanita
adalah penentu buruk baik sebuah masyarakat.Sedangkan masyarakat
yang baik lahir dari rumahtangga dan keluarga yang bahagia.

Wanita dengan sifat kehalusan yang dianugerahi oleh Allah s.w.t.
cocok sekali sebagai pengasuh, pendidik anak-anak, pembimbing
dan juga penghibur hati suami.

Dari sifat asal dengan kehalusan ini jika dididik dan
diasuh serta dihalusi hatinya sejak awal-awal agar kematangan
berfikir dan tingkah laku yang mulia sebagai persiapan seorang isteri
yang soleh, sudah pasti berhasil.

Rumahtangga bahagia bisa diasaskan oleh isteri akhlakul karimah
perlulah memenuhi tanggungjawab yang digariskan dalam tuntutan
pembetukan rumahtangga yang bahagia. Tanggungjawab ini perlulah
benar-benar difahami, dihayati dan dilaksanakan agar cita-cita untuk
melahirkan rumahtangga bahagia berhasil.


1. Taat dan kasih kepada Allah dan Rasul

Ketaatan kepada Allah akan jelas dilihat dari segala perintah dan
larangan yang telah ditetapkan dipatuhi dengan sesungguhnya. Perintah
dan larangan ini tergambar dengan jelas sebagaimana yang dibawakan
oleh Rasulullah s.w.a. Ketaatan yang tidak terbagi-bagi dengan
sendirinya akan melahirkan disanubari perasaan kasih kepadanya.

Firman Allah dalam surah At-Taubah ayat 24 yang artinya. "Katakan:
Kalau bapa-bapamu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, isteri-isterimu,
kaum keluargamu, kekayaan yang kamu peroleh,perniagaan yang kamu
khuatiri akan rugi dan tempat tinggal yang kamu sukai; kalau semua
itu kamu cintai lebih dari Allah dan Rasulnya dan dari berjuang di
jalan Allah, tunggulah sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Dan
Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang fasik
."

Jelaslah pada kita bahwa ketaatan kepada Allah s.w.t.akan melahirkan
kasih dan cinta yang tidak ternilai di sisi manusia.Ketaatan dan
cinta kepada Allah ini bukanlah mudah diperoleh sekirannya
persiapan kearah itu disambil lalukan.

Pendidikan jiwa supaya beriman sesungguhnya kepada Allah dan
Rasul-Nya, perlulah dididik sejak awal . Didikan ini akan menjadi
benteng dan memahami akan batas-batas yang dilarang dan dibolehkan
dalam agama. Keimanan yang kukuh, perbuatan yang soleh dan mengikuti
ketetapan yang ditentukan dengan sendirinya secara mudah akan dapat
melawan hawa nafsu lahiriah dan bathiniah.

" Dan kalau kamu hitung nikmat Allah, niscaya tidak dapat kamu
menghitungnya.
," An-Nahl ayat 18. Dari rasa kenikmatan yang
diberikan oleh-Nya yang tidak terkira akan memahami betapa hamba
sangat-sangat memerlukan pada Khaliknya. Sifat ihsan dengan sendiri
mengungkung diri insan; krn sifat wanita biasanya tidak akan puas
dengan panorama duniawi..

.

Disadur dari posting Maillis Padhang Mbulan