Ciri istri yang baik
|
1 2 3
4 5
|
|
4. Malu dan taat
Sifat malu memang lumrah bagi seorang wanita.Malu seorang
isteri adalah hormat dan taat yang sebenarnya kepada suaminya, selagi
suaminya taat kepada Allah dan Rasul-Nya.
Isteri akan diam saat suami berbicara, membenarkan kata-katanya dan
menghormati segala pesanannya. Bermuzakarah boleh juga diadakan
tetapi perlu dikawal oleh akal krn wanita itu berakal pendek
walaupun mempunyai rambut yang panjang. Perbincangan yang mengikuti
nafsu syaitan dan sikap memberontak, menangan dan menghentak-hentak
kaki yang akhirnya akan memporak-porandakan rumahtangga.
Hadith Rasulullah yang diriwayatkan oleh Termizi dan Ibnu Majah
mengatakan. "Ketahuilah dan hendaklah kamu berpesan-pesan kepada kaum
wanita dengan baik-baik, krn sesungguhnya mereka itu tawanan bagi
kamu, tidak ada kekuasaan sedikitpun bagimu dari mereka itu
selain yang demikian itu, kecuali jika mereka itu
mendatangi/mengerjakan sesuatu kedurhakaan yang nyata. Maka jika
mereka berlaku curang, berbuat durhaka, hendaklah kamu tinggalkan
tempat tidurnya dan berilah pukulan yang tidak menyakitkan. Kemudian
bila mereka taat dan patuh kepadamu, janganlah kamu cari jalan yang
bukan-bukan untuk berbuat tidak senonoh kepada mereka. Ketahuilah,
sesungguhnya bagi kamu ada suatu kewajipan atas isteri-isterimu, dan
isteri-isterimu ada kewajipan ke atas kamu pula. Adapun kewajipanmu
(suami) atas isteri-isterimu ialah bahwa mereka itu janganlah
menginjakkan tempat tidurmu dengan orang yang tidak kamu sukai, dan
mereka janganlah memperkenankan orang-orang yang kamu tidak sukai
masuk ke rumahmu; dan kewajipan mereka (isteri) atas kamu ialah
bahwa kamu hendaklah berbuat baik atas mereka itu dalam urusan
pakaian dan makanan mereka."
Dengan ini jelas membuktikan bahwa sifat malu dan taat kepada suami
masing-masing adalah perkara penting di dalam pergaulan
berumahtangga. Ia perlu dijaga, diawasi dan dikawal agar jangan
sampai terjadi yang tidak sesuai denga kewanitaannya dan dilarang oleh agama.
Jadi perlulah isteri itu sedaya upaya mentaati dan menghormati
suaminya krn taat kepada suami bermakna taat kepda
Allah s.w.t jua; dan murka suami berarti murkalah Allah kepadanya.
|