Jadwal dan tata tertib kuliah
2009

Minggu ke-1 Orientasi
European Commission, European Governance: A White Paper.

Minggu ke-2 Konsepsi ‘Governance’
van Kersbergen, Kees and Frans van Waarden,  ‘”Governance”’ as a bridge between disciplines: Cross-disciplinary inspiration regarding shifts in governance and problems of governability, accountability and legitimacy,’ European Journal of Political Research 43.
Rhodes, R.A.W., 1996, ‘The New Governance: Governing Without Governance,’ Political Studies, XLIV.
Weiss, Thomas G. 2000, ‘Governance, good governance and global governance: conceptual and actual challenges,’ Third World Quarterly, 21/5.

Minggu ke-3 Pendekatan: Governance & Modes of Governance
Treib, Oliver, Holger Bähr and Gerda Falkner, 2005, ‘Modes of Governance: A Note Towards Conceptual Clarification,’ European Governance Papers, No. N-05-02.

Minggu ke-4 Institusi-institusi Uni Eropa
Warleigh, Alex, ed., 2002, Understanding European Union Institutions, London.: Routledge. Chapter 1 Introduction: institutions, institutionalism and decision making in the EU 3 (Alex Warleigh); Chapter 2 The Council of Ministers and the European Council (Philippa Sherrington); Chapter 3 The European Commission (Michelle Cini); Chapter 4 The European Parliament (Charlotte Burns)

Minggu ke-5 European Governance dan integrasi Eropa
Eising, Rainer and  Beate Kohler-Koch, 1999, ‘Introduction: network governance in the European Union’ dalam Beate Kohler-Koch and Rainer Eising, eds., The Transformation of Governance in the European Union. London: Routledge.
Kohler-Koch, Beate, 1999, ‘The evolution and transformation of European governance,’ dalam Beate Kohler-Koch and Rainer Eising, eds., The Transformation of Governance in the European Union. London: Routledge.
Kohler-Koch, Beate, 2005, ‘European Governance & System Integration,’ European Governance Papers, No. N-05-02.

Minggu ke-6 Legitimasi dan Defisit Demokrasi
Føllesdal, Andreas, 2004,  ‘Legitimacy Theories of the European Union,’ Arena Working Papers WP 04/15, University Oslo.
Eriksen, Erik Oddvar and John Erik Fossum, eds., 2000, Democracy in the European Union: Integration through Deliberation?, London: Routledge. Chapter 4 The uses of democracy: A Reflection on the European Ddemocracy deficit (Richard Bellamy and Dario Castiglione)
Moravcsik, Andrew, n.a., ‘In Defense of the “Democratic Deficit”: Reassessing Legitimacy in the European Union,’ Center for European Studies Working Paper No. 92, Harvard University.

Minggu ke-7 Kelompok Kepentingan dalam Uni Eropa
Michalowitz, Irina, 2005, ‘Assessing Conditions for Influence of Interest Groups in the EU,’ Reihe Politikwissenschaft (Political Science Series) 106, Institut für Höhere Studien (IHS), Wien.
Webster, Ruth, 2004, ‘What Drives Interest Group Collaboration at the EU Level?: Evidence from the European Environemntal Interest Groups,’ European Integration Online Papers (EioP), 4/17.

Minggu ke-8 Uni Eropa sebagai Politik Regulatif

Heinelt, Hubert, 2005, ‘Do Policies Determine Politics?,’ School for Policy Studies Working Paper Series, Paper Number 11, August.
European Commission, 2004, The Common Agricultural Policy Explained, Online version, http://europa.eu.int/comm/agriculture/publi/capexplained/cap_en.pdf
Scharpf,  Fritz W., 1997,  ‘Balancing Positive and Negative Integration: The Regulatory Options for Europe’, MPIfG Working Paper 97/8

Minggu ke-9 Integrasi dan Disintegrasi dalam Uni Eropa I: Euro dan Schengen

Collignon, Stefan and Daniela Schwarzer, 2003, Private Sector Involvement in the Euro: The Power of Ideas, London: Routledge.
Frieden, Jeffry, 1998, ‘The Euro: Who Wins? Who Loses,’ Foreign Policy, 25, Fall.
Kaelberer, Matthias, 2004, ‘The Euro and European Identity: Symbols, Power and the Politics of Monetary Union,’ Review of  International Studies, 30, April.

Minggu ke-10 Integrasi dan Disintegrasi dalam Uni Eropa II: Lisbon treaty dan Differentiated Integration

Brunkhors,t Hauke, 2003,  ‘A Polity without a State? European Constitutionalism between Evolution and Revolution,’  ARENA (Advance Research on the Europeanization of the Nation-States) Working Paper, 14/03

Minggu ke-11 Seminar kelas

Minggu ke-12 Seminar kelas

Minggu ke-13 Seminar kelas


Minggu ke-14 Review Governance, governmentality dan Uni Eropa

Tugas-tugas dan penilaian

Dalam mata kuliah ini, mahasiswa dituntut untuk melakukan kegiatan penelitian mandiri tentang isyu-isyu yang berkembang dalam governance dalam Uni Eropa. Hasil penelitian ini disusun menjadi paper akhir. Mahasiswa diharuskan mempresentasikan rancangan (draf) paper akhir mereka dalam seminar kelas.

Mahasiswa dituntut untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan pekuliahan. Terutama dalam seminar kelas, mahasiswa diharapkan kontribusinya terhadap rancangan paper mashasiswa yang lain.

Mahasiswa juga diminta untuk membuat sebuah analisa singkat terhadap isyu kontemporer yang sedang berkembang di Uni Eropa pada saat dilangsungkannya kuliah tersebut.

Jadwal seminar kelas dan pengumpulan tugas-tugas, kecuali pengumpulan papar akhir, ditentukan dalam pertemuan kelas. Jadwal pengumpulan paper akhir mengikuti jadwal ujian akhir.

Tugas-tugas dan tuntutan terhadap mahasiswa di atas menjadi dasar bagi penilaian terhadap mahasiswa dalam kulian ini. Komponen dan bobot penilaian terhadap mahasiswa adalah sebagai berikut: keaktifan (15), analisa (25%), presentasi dan draf yang dipresentasikan (25%) dan paper akhir (35%).

Tata tertib perkuliahan

Tata tertib kuliah ini mengikuti tata tertib yang diberlakukan oleh fakultas, termasuk dalam artian kehadiran mahasiswa. Mahasiswa diharuskan menghadiri 75% pertemuan kelas untuk bisa memperoleh nilai akhir. Dari 75% kehadiran ini, kehadiran dalam seminar kelas merupakan keharusan. Artinya, mahasiswa harus hadir dalam setiap seminar kelas.

Lain-lain

Kuliah akan diselenggarakan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Paper dan presentasi bisa ditulis dan dilakukan dengan salah satu dari kedua bahasa tersebut.

 

 
 

 

 

 

Mag. Daniel Petz, M.A.
Sekip K-9
55281 Yogyakarta

petz4peace@gmail.com