
"Lalu aku melihat seekor Binatang keluar dari dalam laut, Bertanduk Sepuluh dan Berkepala Tujuh; diatas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat." Wahyu 13:1.
Inilah Binatang yang mempunyai tanda yang menakutkan. Tanda atau ciri ini sama sekali tidak kita sukai! Amaran yang sangat hebat segala zaman ditujukan terhadapnya (lihat Wahyu 14:9, 10). Tetapi sebelum kita mempelajari tanda apa itu, kita harus lebih
ulu mengungkapkan Siapakah Binatang Itu? Dan tidak sulit. Bahkan Alkitab menjelaskannya begitu gamblang sehingga saya hanya cukup menuliskan ciri-cirinya dan Anda akan dapat mengatakan Siapa Dia?
1. Seekor "Binatang" dalam Nubuatan melambangkan sebuah kerajaan, satu bangsa, satu kekuatan. Buku Nubuat Daniel mengatakan, "Maka demikianlah katanya: Binatang yang Keempat itu ialah kerajaan yang Keempat yang akan ada di Bumi." Daniel 7:23.
2. Binatang ini muncul dari dalam "Laut." Apabila seekor binatang bangkit dari dalam "Laut," itu selalu melambangkan kekuatan yang timbul dari sesuatu kawasan yang padat penduduk; di tengah "Bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum bahasa." Wahyu 17:15.
Terlebih dulu kekuatan itu melakukan pemerintahan yang sudah ada.
3. Binatang ini mempunyai Tujuh kepala dan Sepuluh tanduk. Kepala melambangkan pusat suatu pemerintahan. Anda tentu masih ingat, bahwa kepala suatu negeri disebut "Takhta." Sebuah "Tanduk" melambangkan seorang Raja, seorang Penguasa. "Kesepuluh Tanduk
itu adalah kesepulah Raja yang muncul dari kerajaan itu." Daniel 7:24. Binatang adalah suatu kuasa dengan seseorang menjadi kepalanya. Anda akan mengerti bahwa Alkitab itu sendiri akan menjelaskanya!
4. Binatang itu mempunyai "Nama-nama Hujat" Blasphemy (Wahyu 13:1) Apa artinya "Hujat"? Kembali Alkitab memberikan definisinya. Dalam Yohanes 10:32, 33, disebutkan bagaimana orang-orang Yahudi hendak melempari Yesus. Dia bertanya mengapa mereka hendak
elempari-Nya, dan mereka menjawab, "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."
Luar biasa!! Hujat artinya seorang manusia yang mengaku dirinya Allah! Tentu saja Yesus tidak menghujat oleh karena Dia adalah Allah. Tetapi bagi seseorang yang bukan Allah, itu tentu menghujat. Tetapi ada yang lain lagi. Di dalam Markus 2:5-11 dice
itakan bagaimana seorang yang lumpuh ingin datang kepada Yesus di dalam sebuah rumah yang padat dikerumuni orang. Dia berhasil membujuk teman-temannya agar menaikan dia ke atap rumah Petrus itu untuk diturunkan ke dalam rumah melalui atap yang dengan sen
aja dibongkar, tepat di hadapan Yesus yang tengah mengajar. Begitu orang itu diturunkan. Yesus memandang mata orang yang lumpuh itu yang penuh harap dan ia tahu bahwa orang yang menderita itu membutuhkan pengampunan dan damai dari Allah melebihi dari ke
embuhan secara fisik. Yesus berkata kepadanya, "Hai anak-ku, dosamu sudah diampuni."
Dapatkah anda membayangkan kedamaian luar biasa dan kegembiraan yang memenuhi jiwanya? Tetapi para pemimpin agama tidak mempedulikan apa-apa dengan jiwa orang itu. Mereka hanya berusaha untuk menangkap sesuatu perkataan Yesus yang dapat mereka gunakan u
tuk melawan Dia serta membunuh-Nya. Alkitab mengatakan bahwa mereka itu berkata diantara mereka sendiri, "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menguhujat Allah. Siapa dapat mengampuni dosa selain daripada Allah sendiri." Juruselamat mengetahui pikiran
mereka itu dan berkata, "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?" Lalu Ia bertanya kepada mereka yang manakah lebih mudah diucapkan, "Dosamu sudah diampuni" atau "Bangunlah angkatlah tilammu dan berjalan?" Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu didepan
mata mereka, dan di tengah keterkejutan mereka orang itu bankit lalu berjalan ke luar rumah.
Kembali Yesus tidak melakukan hujat oleh karena mengampuni dosa-dosa orang itu, oleh sebab itu Dia adalah salah satu dari Keilahian serta memiliki hak penuh untuk berbuat demikian. Kepada siapa pun yang Ia kehendaki atau berkenan, Ia dapat mengucapkan ka
a-kata pengampunan yang manis itu, dan kedamaian surga akan memenuhi jiwanya. Dia dapat berkata, "Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi," lalu orang yang bersalah, yang tertekan, yang berduka, yang hampa itu dapat bangkit dengan kedamain dalam pikirann
a. Mereka akan memulaikan suatu kehidupan baru yang tidak mementingkan diri dalam penurutan kepada Allah -- suatu kehidupan yang penuh damai.
Mereka dapat menampar pipi-Nya serta menancapkan mahkota duri pada kepala yang suci itu; mereka bisa memukuli-Nya sampai punggung-Nya tampak bagaiakan daging mentah babak belur, tetapi mereka tidak dapat merampas dari Dia hak kekuasaan-Nya untuk mengampun
orang-orang berdosa itu. Yesus yang ajaib!
Tetapi barangsiapa yang lebih rendah daripada Allah, mengaku dapat mengampuni dosa -- itu berarti hujat. Perihal binatang itu dikatakan, "Kepalanya tertulis nama-nama hujat." Wahyu 13:1. Para pemimpin dari kekuasaan ini akan menyatakan diri sebagai Al
ah di atas Bumi ini dan menyatakan pula mempunyai kuasa untuk Mengampuni Dosa-dosa Manusia!
5. "Naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar." Wahyu 13:2. Jelaslah binatang itu menerima "Takhta" dan "Kekuasaan"dari naga itu. Tetapi siapakah Naga itu? Ini dia, "Ia menangkap Naga, Si Ular tua itu, yait
Iblis dan Setan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya. "Wahyu 20:2. Naga itu adalah Setan. Tetapi masih ada lagi.
"Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor Naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melempark
nya keatas Bumi. Dan Naga itu berdiri dihadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang mengembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-
iba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya." Wahyu 12:3-5.
Beberapa tahun silam seorang pria di Chicago, AS, menyatakan dirinya adalah anak manusia itu! Masuk akalkah itu? Sukar diterima. Wahyu 19:15, 16 menunjukkan kepada kita bahwa "Anak Manusia" itu adalah Kristus.
Begitulah "Naga" itu melambangkan tidak hanya Setan, tetapi juga suatu kerajaan melalui siapa Setan bekerja untuk berusaha membunuh bayi Yesus segera setelah Ia dilahirkan. Sekarang, kerajaan apakah itu yang rajanya memerintahkan pembunuhan bayi-bayi di
ethlehem? Betul! Itulah RAJA HERODES. Diangkat dan sekaligus mewakili Roma. Jadi inilah pentujuk yang lain. Binatang itu menerima kekuatan, takhta dan kekuasaanya dari Roma!
Sudah semakin jelas. Naga itu melambangkan ROMA. ROMA adalah kerajaan yang dipakai oleh Setan dalam usahanya membinasakan Kristus sang Penebus Dunia! Mari kita lihat lebih dekat lagi.
Naga (ROMA) Mempunyai "Sepuluh Tanduk." Satu tanduk tumbuh dari satu kepala binatang. Sebuah tanduk, Anda masih ingat, melambangkan seorang Raja. Ketika kerajaan Roma runtuh, munculllah sepuluh kerajaan yang terpisah. Bangsa Barbar menghantam kerajaan
oma selama bertahun-tahun sampai kerajaan itu terpecah-pecah dan kesepuluh negara yang terbagi-bagi itu dikepalai oleh sepuluh Raja! Mereka adalah: ALEMANIA (JERMAN), SUEVI (PORTUGAL), FRANKS (PRANCIS), BURGUNDI (SWISS), ANGLO SAXON (INGGRIS), VISIGOTH
SPANYOL), LOMBARD (ITALI), VANDAL, OSTROGOTH, dan HERULI. Tiga kerajaan yang terakhir dihabisi oleh Paus dari Roma karena mereka menolak untuk menjadi "KRISTEN." Pasukan "Kaisar Justinian," bekerja sama dengan "Paus," mengusir orang-orang OSTROGOTH Kelu
r dari Roma. Mereka kemudian dimusnahkan. Dalam tahun 538 M. Paus mengambil alih kota itu, setelah Kaisar mendekritkan bahwa dia harus menjadi kepala atas seluruh gereja-gereja Kristen. Kesepuluh negara Roma yang terpecah-pecah itu adalah Sepuluh Tandu
di kepala "Naga" (Untuk lebih terperinci lihat Lampiran 1).
6. "Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan didalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. "Wahyu 13:8. Ini bukan saja suatu kekuatan Politik tetap
suatu Kekuatan Agama juga. Ia menuntut PENYEMBAHAN dan MENDAPATKANYA.
7. Inilah suatu kekuatan yang meliputi seluruh Dunia. "Seluruh Dunia "Heran", lalu mengikuti binatang itu." Wahyu 13:3.
Mungkin sekarang Anda telah mengetahui siapakah "Binatang" itu. Dapatkah Anda pikirkan suatu kekuatan Politik dan Agama yang meliputi seluruh Dunia, yang dipimpin seseorang yang menyatakan diri sebagai ALLAH diatas DUNIA ini, serta dapat mengampuni Dosa-
osa Manusia? Siapa yang menerima "Takhta" serta Kekuasaan dari Roma? Suatu kuasa gabungan Pemerintah dan Gereja yang mana pemimpinnya "Mengherankan" Seluruh Dunia?
Saat ini Saya mau menyatakan sesuatu yang sangat penting. Anda lihat, mengapa ALLAH berbicara tegas menentang penyembahan terhadap: "Binatang" itu, ialah karena Dia mengasihi Manusia. Dia mengasihi seluruh umat Manusia. Pembaca yang kekasih, Dia mengas
hi saudara-saudara sekalian. Dia mengetahui bahwa seseorang tidak mungkin bahagia oleh mengikuti Kekuasaan ini dan Menerima Tandanya. Dia mengetahui bahwa "¡K..siang-malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta pa
ungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya." Wahyu 14:11. Mengikuti kekuasaan ini tidak ada ketenangan. Dia sangat mengasihi kita sehingga, Dia memperingatkan kita dengan bahasa yang keras yang pernah dikenal manusia. Dengarlah ini!
"Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan Suara Nyaring: "Jikalau seorang penyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang d
sediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya." Wahyu 14:9, 10. Bahasa yang tegas. Bahasa Kasih selamanya tegas bila hal itu menyangkut soal hidup atau mati bagi seseorang yang dikasihi.
Saya ingin bertanya kepada Anda, apa lagi yang dapat Ia lakukan? Allah mengutus Anak-Nya yang tunggal untuk mati secara mengerikan menggantikan kita. Tak seorang pun perlu mengalami hukuman yang hebat itu, bagi mereka yang mengikuti binatang itu serta m
nerima tandanya. Yesus menyediakan jalan kelepasan. Dia mengalami penderitaan di Taman Getsemani, serta penyiksaan dari pengadilan sewenang-wenang atas diri-Nya di mana mereka mencambuki punggung-Nya sehingga babak belur bergelimangan darah. Mereka me
bungkuk di depan-Nya sambil menghina seta memukuli kepala-Nya dengan Kayu, menancapkan Mahkota Duri di dahi-Nya sehingga wajah-Nya berlumuran darah. Padanglah Dia yang terhuyung-huyung dalam perjalanan ke CALVARI. Anak Allah itu jatuh tersungkur dengan m
ka menengada ke tanah yang kotor. Dia menahan kengerian dari dosa-dosa kita, sementara darah-Nya menetes ke kaki Salib. Lihatlah bibir-Nya yang gemetar sambil menangis Dia berseru, "Allahku, Allahku, mengapa Engkau tinggalkan Aku?"
Di sanalah Dia tergantung -- bagaikan seekor ular di atas tonggak menggeliat kesakitan, meneguk tetes terakhir dari anggur murka Allah terhadap Dosa. "Sebaimana Musa meninggikan ular di padang belantara," begitulah Yesus ditinggikan -- untuk anda. Apak
h Anda melihat-Nya? Dia melakukan itu bagi Anda! Dia memikul apa yang seharusnya ANDA dan SAYA harus PIKUL. Lihatlah Anda mengapa Bapa Surgawi kita begitu berusaha agar kita tidak menuruti "BINATANG" itu atau "Menerima Tanda-Nya?" Kita tidak perlu men
rima hukuman yang begitu mengerikan! Yesus telah membayar semuanya. Manakala mereka menancapkan paku-paku menghujam daging-Nya yang lembut, dan Yesus berdoa "Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat!" -- Dia sedang berdo
bagi Anda dan Saya juga. Dia sedang mendoakan Anda! Maukah Anda memilih Dia sekarang sebagai Juruselamat pribadi Anda serta mengikut Dia selamanya? Anda akan memperoleh kebahagiaan jika anda melakukannya.
Percayalah Dia; Turutilah Dia -- meski sampai kepada Kematian; tetaplah di dalam kasih-Nya melalui "Pertobatan, Berdoa dan Belajar Alkitab", penyerahan sepenuhnya serta hubungan Kasih yang bahagia, karena hanya dengan jalan itu Anda akan selamat daripada
enyembah "Binatang dan menerima Tandanya." Segera Anda akan tahu mengapa.
Hal lain yang harus kita pahami ialah bahwa di dalam mengidentifikasikan Binatang itu Allah tidak hanya berbicara tentang orang-orang tulus yang terlibat karena "Ketidaktahuan" mereka. Anda mengerti maksud saya? Allah kita adalah Bapa yang lemah-lembut.
Dia hanya membuat pertanggung-jawaban dari mereka yang mengerti apa yang diperintahkan ALKITAB tetapi dengan sengaja tidak mau menurut, atau mereka yang berbalik tidak mau mendengarkan Firman-Nya dan dengan "Sengaja tidak mau tahu."
Binatang itu sekarang ada. Banyak umat Kristen yang tulus dan yang kini mengikuti dia akan segera mengetahui Fakta-fakta mengenai Dia. Mereka akan mendengar panggilan Tuhan agar keluar pergi dari padanya. Dan mereka akan mendengarkan panggilan itu. Ja
ganlah Anda dibodohi dengan pikiran orang lain yang mengatakan "Binatang" itu adalah sebuah komputer di Eropa. Itu cuma sebuah tabir asap untuk menuntun orang-orang menyimpang dari arah yang ditunjuk oleh Alkitab. Firman Tuhan begitu jelas sehingga seo
ang anak yang lugupun dapat memahaminya. Bagian selanjutnya dalam mengidentifikasikan Binatang itu sangat menarik.
8. Ia mempunyai ciri-ciri dari empat binatang (bangsa) yang sudah ada sebelumnya. Simaklah dengan seksama. "Binatang yang kulihat itu serupa dengan Macan Tutul, dan kakinya seperti kaki Beruang dan mulutnya seperti mulut Singa. Dan Naga itu memberik
n kepadanya Kekuatan-Nya, dan Takhta-Nya dan Kekuasaan-Nya yang Besar." Wahyu 13:2.
Bangsa-bangsa apakah ini? Kembali Alkitab memberitahukan pada kita. Keempat binatang yang sama terdapat pula dalam Daniel 7. "Binatang-binatang besar yang empat ekor itu ialah empat Raja, yang akan muncul dari dalam bumi." Daniel 7:17. Inilah empat ke
ajaan dunia, yang memerintah secara berurutan dari masa Daniel sampai ke saat runtuhnya kerajaan Roma. Mereka adalah BABEL (605-538 B.C.), MEDIA PERSIA (538-331 B.C.), GRIKA (331-168 B.C.), dan ROMA (168 B.C.-476 A..D.). Sekarang kita lihat keterangan l
ngkapnya dalam Daniel pasal 7.
"Berkatalah Daniel, demikian: "Pada malam hari aku mendapat penglihatan tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar, dan empat bintang besar naik dari dalam laut, yang satu berbeda dengan yang lain. Yang pertama rupanya seperti seekor Sing
, dan mempunyai sayap burung Rajawali; aku teru melihatnya sampai sayapnya tercabut da ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada dua kaki seperti Manusia, dan kepadanya diberikan hati Manusia. Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupa
ya seperti Beruang; ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan Tiga Tulang rusuk masih ada didalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya: Ayo, makanlah daging sebanyak-banyak. Kemudian aku melihat, tampak seekor binatang ketig
yang lain, rupanya seperti Macan Tutul; ada empat sayap burung pada punggungnya, lagi pula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan.
"Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendasyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagi pula Ia Bertanduk Sepuluh. S
mentara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu Tanduk lain yang Kecil, sehingga Tiga dari Tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut dan pada Tanduk itu tampak ada Mata seperti Mata Manusia dan Mulut yang menyombong." Daniel 7:2
8.
Betapa suatu gambaran yang hebat. Inilah mereka, bermula sejak zaman Daniel.
„h SINGA -- BABEL.
„h BERUANG -- MEDIA - PERSIA.
„h MACAN TUTUL -- GRIKA
„h BINATANG DAHYAT -- ROMA.
Oleh karena binatang dengan tanda itu mempunyai kemiripan dengan keempat binatang ini, mari kita perhatikan satu demi satu.
Babel, yang dilambangkan dengan Singa bersayap dua, memerintah dunia di zaman Daniel. Di antara reruntuhan Babel kuno patung-patung Singa bersayap dua yang sudah hancur masih dapat disaksikan di zaman modern ini.
Singa -- lambang yang cocok untuk Babel. Kerejaan ini adalah yang terbesar dari semua kerajaan purba. Dua sayap itu menyatakan kepada kita tentang kecepatan dimana "Kerajaan daripada Emas" itu menaklukkan seluruh dunia yang berpenghuni pada masa itu.
Bagaimanakah "Binatang" dalam Wahyu 13 menyerupai Babel?
Babel purba didirikan oleh Nimrod (lihat Kejadian 10), buyut Nuh, lebih dari duaribu tahun sebelum Kristus lahir, adalah salah satu keajaiban dunia. Berdiri tegak di suatu tanah lapang yang datar dengan dinding besar dan tinggi setebal delapan puluh tuj
h kaki. Pelataran dalamnya yang berluas duaratus dua puluh lima mil persegi terletak dalam satu tatanan yang indah serta dilengkapi dengan taman-taman dan kebun-kebun mewah yang menyenangkan. Dengan parit yang panjangnya enam puluh mil, benteng bagian l
ar sepanjang enampuluh mil juga, gerbang-gerbang yang terbuat dari tembaga mengkilap, taman-taman gantungnya, lorong-lorong bawah tanah yang dibuat di bawah sungai Efrat, penataannya yang sempurna dari segi keindahan dan pertahanan -- kota ini, yang beris
banyak hal yang menjadi keajaiban dunia, dengan sendirinya menjadi keajaiban yang lebih hebat.
Para raja Babel menuntut agar disembah sebagai Ilah atau Dewa. Bagi manusia, dihormati itu memang, hebat, tetapi disembah bagai dewa oleh sesama manusia itu adalah penghujatan. Pemimpin dari "binatang" itu melakukan hal yang persis sama!
Bagaimana dengan kerajaan berikutnya?
Media-Persia mengambil alih kekuasaan pada malam dahsyat tatkala Raja Belsyazar, raja terakhir Babel, dalam keadaan setengah mabuk mengadakan pesta bagi seribu pembesarnya dengan menggunakan pesta bagi seribu pembesarnya dengan menggunakan peralatan minum
yang suci dari kaabah Allah. Itulah pestanya yang terakhir. Kedua lututnya bergetar ketakutan sementara dia memandang sebuah tangan gaib menuliskan pada dinding kehancuran kerajaannya. Perhatikanlah keterangan yang berikut ini perihal peristiwa malam ya
g menakutkan itu.
"Raja Belsyazar mengadakan perjamuan yang besar untuk para pembesarnya, seribu orang jumlahnya; dan di hadapan seribu orang itu ia minum-minum anggur. Kemudian dibawalah perkakas dari emas dan perak itu, yang diambil dari dalam Bait Suci, Rumah Allah di
erusalem, lalu raja dan para pembesarnya, para istri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu. Pada waktu itu juga tampaklah jari-jari tangan manusia menulis pada kapur dinding istana raja, di depan kaki dian; dan raja melihat punggung tangan yang
edang menulis itu. Lalu raja menjadi pucat, dan pikiran-pikirannya menggelisahkan dia; sendi-sendi pangkal pahanya menjadi lemas dan lututnya berantukkan." Daniel 5:1,3,5,6.
Alangkah suatu pemandangan yang luar biasa! Memandangi tangan yang gaib itu, Belsyazar menjadi lumpuh dan ketakutan. Dia memanggil semua "ahli jampi, pada Kasdim dan ahli nujum," tetapi mereka tidak dapat membantu. Akhirnya sang ratu menyarankan untuk
emanggil Daniel. Raja yang lalim itu tidaklah bodoh untuk menyadari mimpi-mimpi serta mengungkapkan rahasia-rahasia oleh karena Allah yang di surga beserta dengan dia. Tetapi Belsyazar membenci Allah, dan tidak memperhitungkan Daniel sebagai salah seor
ng bijaksana.
Tetapi sekarang? Sekarang dia hampir mati ketakutan. Atas saran ratu maka Daniel dibawa masuk. Perhatikan apa yang terjadi. "Lalu dibawa Daniel menghadap raja. Bertanyalah raja kepada Daniel: "Engkaukah Daniel itu, salah seorang buangan yang telah d
angkut oleh raja, ayahku, dari tanah Yehuda?" Daniel 5:13.
Setelah menyebutkan tentang kegagalan para ahli nujumnya untuk membaca tulisan pada dinding itu, raja berkata, "Tetapi telah kudengar tentang engkau, bahwa engkau dapat memberikan makna dan dapat menguraikan kekusutan. Oleh sebab itu, jika engkau dapat m
mbaca tulisan itu dan dapat memberitahukan maknanya kepadaku, maka kepadamu akan dikenakan pakaian dari kain ungu dan pada lehermu akan dikalungkan rantai emas, dan dalam kerajaan ini engkau akan mempunyai kekuasaan sebagai orang ketiga." Daniel 5:16.
Daniel sudah sangat paham apa yang bakal terjadi malam itu, sehingga pujian dan kehormatan duniawi tidak ada artinya apa-apa. Dalam beberapa jam hampir semua yang berada dalam tempat itu akan mati. Dia tidak menghendaki segala kehormatan itu.
"Tahanlah hadiah tuanku," ujarnya, "berikanlah pemberian tuankukepada orang lain! Namun demikian, aku akan membaca tulisan itu bagi raja dan memberitahukan maknanya kepada tuanku." Daniel 5:17.
Setelah mengingatkan raja tentang pemberontakannya serta kesombongannya terhadap Allah, dia memberitahukan arti dari tulisan itu.
Dan sekarang tibalah berita yang menggemparkan. "Maka" kata Daniel, "inilah tulisan yang tertulis itu: Mene, mene, tekel ufarsin. Dan inilah makna perkataan itu: Mene: masa pemerintahan tuanku dihitung oleh Allah dan telah diakhiri; Tekel: tuanku dit
mbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan; Peres: kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia." Daniel 5:25-28.
Raja terkesima. Dapatkan Anda membayangkan raja putus asa! Dia tidak perlu menunggu lama dalam keadaannya yang menegangkan itu. "Pada malam itu juga terbunuhlah Belsyazar, raja orang Kasdim itu." Daniel 5:30. "Darius, orang Media, menerima pemerintah
n ketika ia berumur enampuluh dua tahun." Daniel 6:1. "Tanpa mahkota, tanpa tongkat kerajaan Belsyazar terbaring kaku--sebuah jubah ungu membungkus tubuhnya menjadi abu."
Itulah dia. Singa bersayap dua itu telah tewas. Waktunya adalah tahun 538 SM. Dan Media dan Persia, dibawah Darius, mengambil alih kekuasaan pada saat yang tepat. Beruang dalam mimpi Daniel telah menaklukkan dunia.
Bagaimana "binatang" dalam Wahyu 13 menyerupai Media-Persia?
Adalah undang-undang Media-Persia yang sekali didekritkan akan terus berlaku tanpa bisa diubah. Pemerintahan itu dianggap tidak bakal runtuh.
Segera akan Anda ketahui bahwa kekuatan "binatang" itu menggunakan ketentuan yang sama.
Media-Persia memerintah hingga kerajaan tersebut berhadapan dengan seorang muda jenius yang kekuatan militernya sukar ditandingi, yakni Alexander yang Agung.
Dia menjadi seorang penguasa besar pada usia 25 tahun!
Tanggal 1 Oktober 331 SM. Sebagai komandan pasukan Alexander berhadapan dengan bala tentara Persia lalu mengalahkan mereka dalam-pertempuran di Arbela. Kehebatan dan kepiawaian dalam kemiliterannya membuat Grika atau Yunani tampil sebagai kerajaan dunia
yang ketiga.
Macan tutul berkepala empat dan bersayap empat dalam penglihatan Daniel menggantikan beruang Media-Persia.
Tetapi mengapa ada empat kepala?
Alexander menaklukkan dunia. Tetapi dia tidak dapat mengalahkan dirinya sendiri. Dalam suatu pesta-pora mabuk-mabukan dia minum minuman keras penuh alkohol dari piala Herculi. Suatu hal yang ceroboh. Lambung manusia tidak sanggup menampung minuman leb
h dari satu liter.
Lebih gawat lagi, dia mereguknya sampai dua kali sebanyak itu! Dan itu telah membunuhnya. Alexander tewas karena menderita deman yang parah pada usia 33 tahun. Waktunya adalah tahun 323 SM.
Ambisinya ialah kerajaannya harus menjadi "yang terkuat." Empat jenderalnya, Cassander, Lysimachus, Seleuchus dan Ptolomy mengambil alih kerajaan dan memecahnya menjadi empat kepala dari binatang macan tututal itu.
Tentang keempat sayap itu? Itulah lambang kecepatan. Yunani telah menaklukkan dunia hanya dalam 13 tahun. Kemampuan demikian tidak pernah dapat ditandingi.
(Untuk penjelasan lebih lanjut tentang empat pembagian wilayah kerajaan Yunani, bacalah dalam New Encyclopedia karangan Funk dan Wagnell dalam bab "Alexander III," hlm. 390-391).
Sebelum kematiannya Alexander telah memerintah agar semua kota-kota di Yunani menyembah dirinya sebagai dewa. "Binatang dalam Wahyu 13 "menyerupai seekor macan tutul!" sebab ia mengambil adat-istiadat Yunani dan juga pemimpinnya menuntut penyembahan seb
gai Tuhan.
Siapakah binatang keempat "yang dahsyat" dalam Daniel 7 itu?
"Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan merumukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kekinya; ¡K.lagi pul
di bertanduk sepuluh." Daniel 7:7.
Kerajaan keempat yang dilambangkan dengan binatang dahsyat itu adalah Roma. Roma menaklukkan Yunani pada tahun 168 SM dan akhirnya menyerahkan kekuasaannya kepada "binatang" dalam Wahyu 13.
Dari "binatang dahsyat" yang keempat itulah muncul sebuah "tanduk kecil." Berikut ini suatu hal yang luar biasa. Binatang dari Wahyu 13 dan "tanduk kecil" dalam Daniel 7, adalah satu dan memiliki kekuasaan yang sama! Allah ingin memastikan bahwa tidak
da kekeliruan tentang siapa kekuatan ini, karena itulah maka Ia menubuatkannya dalam kedua buku nubuat tersebut.
Bukankah ramalan Alkitab itu fantastis? Simaklah keterangan tentang "Tanduk kecil" itu.
"Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut; dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong¡K.dan ak
n merendahkan tiga raja. Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa
dan dua masa dan setengah masa." Daniel 7:8, 24, 25.
Jika Anda membandingkah keterangan tentang "tanduk kecil" dengan keterangan "binatang" pada Wahyu 13, maka Anda akan melihat bahwa mereka itu satu dan mempunyai kekuatan yang sama. Untuk perbandingan yang lebih menarik lagi, Lihat Lampiran 1A.
Salah satu dari hal-hal yang mengejutkan perihal kekuatan ini ialah bahwa kekuatan itu hendak "mengubah waktu dan hukum." Daniel 7:25. Di sinilah seorang manusia yan mengangkat dirinya sama seperti Allah dan berani menentang Hukum-Nya -- yaitu konstitu
si sejagad! Dengan cara menghujat dia melakukan pekerjaannya. Tetapi Allah telah berfirman, "Segala titah-Nya teguh, kokoh untuk seterusnya dan selamanya. Mazmur 111:7, 8.
9. Petunjuk yang berikut tentang siapakah binatang itu, adalah masa waktu yang Allah berikan kepadanya untuk berkuasa sebelum ia mendapat "luka parah." Kerajaan itu akan memerintah selama 1260 tahun. Supaya tidak ada kesalahan dalam hal ini, Dia mengula
ginya tentang jangka waktu tersebut tujuh kali dalam buku Daniel dan Wahyu! (Untuk keterangan terinci tentang jangka waktu nubuat yang luar biasa ini, Lihat Lampiran 2).
Sekarang, satu petunjuk lagi sebelum saya memberitahukan siapakah binatang itu.
Binatang itu hanya sama seperti "tanduk kecil" dalam Daniel 7, tetapi juga kekuatan yang serupa sebagai perempuan sundal yang mengendari binatang merah ungu dalam Wahyu 17. Kita lihat pandangan yang mengejutkan.
"Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.¡KDan aku melihat seorang perempuan duduk
di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk." Wahyu 17:1, 3.
Lagi-lagi terdapat kepala-kepala dan tanduk-tanduk. Kita telah bicarakan semua itu dan menghubungkannya dengan Roma. Perempuan sundal itu menguasai Roma, mengendarainya ke sana-kemari, duduk diatasnya. Mudah dipahami, bukan? Sekarang menjadi semakin
elas.
Sang "pelacur" itu melambangkan suatu sistem gerejani yang korup. Baca ini: "Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kermizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara." Wahyu 17:4.
Itulah gereja yang makmur dan kaya.
Seorang wanita di dalam nubuatan Alkitab melambangkan sebuah gereja. Allah menyamakan umat-Nya seperti "putri Sion." Yeremia 6:2. Seorang anak dara ialah gereja Allah yang suci. Seorang pelacur (perempuan sundal) ialah gereja yang korup.
Ia disebut "IBU DARI WANITA-WANITA PELACUR DAN DARI KEKEJIAN BUMI." Wahyu 17:5. Ia bukan cuma sebuah gereja, melainkan induk gereja. Sebuah kekuasaan sedunia.
"Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangkat heran." Wahyu 17:6, Oh, ya! Ia membantai orang-orang saleh!
Ini mengejutkan. Mengapa Bapa Surgawi kita yang begitu kasih dan baik berbicara seperti itu tentang sebuah gereja, segala sesuatu dan mengungkapkannya kepada dunia? Mengapa Dia yang begitu penuh pengasihan dan cinta memperingatkan bahwa sebagai pengikut
un dari kekuasaan ini dan yang menerima tandanya bahwa mereka akan dimusnahkan dalam lautan api?
Saya yakin jawabannya ialah karena hal itu benar. Meskispun Allah berhati lembut, Ia selalu mengatakan kebenaran.
Saya tahu ini mengejutkan, tetapi di sinilah suatu kekuasaan gereja yang telah digunakan Setan untuk menipu seluruh dunia serta merampok pria dan wanita akan kehidupan kekal mereka dengan jalan menggunakan tipu muslihat. Seperti Nimrod dan Alexander yang
Agung, kekuasaan ini mempunyai para pemimpin yang mengalihkan perhatian dan penyembahkan manusia dari Allah yang benar dan hidup itu bagi diri mereka sendiri. Para pemimpin ini mengalihkan manusia dari menuruti firman Allah menjadi menuruti perkataan mer
ka; dari mengikuti perintah-perintah Allah menjadi mengikuti aturan-aturan mereka. Inilah sebabnya mengapa Allah mengatakan hal itu sebagaimana adanya---karena Dia mengasihi.
Dan ingatlah, ada begitu banyak umat Kristen yang saleh dan tulus di dalam gereja yang rubuh ini, yang bernama "Babel," dan mereka akan mendengarkan panggilan Allah dan keluar.
Perhatikan ini! "Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis da
yang dibenci.' " "Lalu aku mendengar suara lain dari surga berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah daripadanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya tel
h bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat segala kejahatannya." Wahyu 18:2, 4, 5.
Sekarang -- siapakah "Binatang" itu?
Kuasa apa:
Menerima "Takhta"nya dan kekuasaannya dari Roma. Wahyu 13:4.
Memerintah dunia selama 1260 tahun (dari 538 A.D - 1798 A.D.).
Lalu mendapat suatu "Luka parah" yang kemudian sembuh. Wahyu 13:3.
Mempunyai Kekuasaan Politik maupun Agama, yang disembah. Wahyu 13:4.
Merusak "Hukum Allah." Daniel 7:25.
Mempunyai seorang pemimpin yang menyatakan diri sebagai "Allah" di bumi ini serta sanggup "Mengampuni dosa," (yaitu "Penghujatan"). Wahyu 13:1.
Sebuah Induk Gereja (anak-anaknya yaitu gereja-gereja lain sesudah keluar dari padanya). Wahyu 17:5.
Memusuhi orang-orang saleh. Wahyu 13:7.
Suatu kekuatan dunia yang mengherankan. Wahyu 13:3, 4.
Mempunyai "Seorang laki-laki" sebagai pimpinannya dengan bilangan namanya adalah 666. Wahyu 13:18.
Mempunyai "Tanda" menakutkan, yang kalau diterima akan menyebabkan orang yang menerimanya: "Dibuang ke dapur api dan Kehilangan hidup kekal. Wahyu 14:9, 10.
Sampai di sini kebanyakan orang telah menduga bahwa itulah "KEPAUSAN." Mereka benar. Itulah satu-satunya kekuatan di muka bumi yang cocok dengan ciri-ciri yang disebutkan dalam Alkitab.
Bagaimana dengan angka bilangan 666?