Best viewed with

 

Kualitas Air

Hama/Penyakit

Filter

Akuarium/Tank

Direktori Ikan

Direktori Tanaman Air

Pakan Ikan

Aquascaping

Berbagai Masalah dan Pemecahannya

O-Fish Home

 

 

 

Pakan Ikan 

(Hal 3 dari 3  halaman)

Pemberian Makan

Pemberian makan yang tepat berarti juga pemberian makan dalam jumlah yang tepat. Salah satu sebab terjadinya keracunan  atau polusi pada akuarium adalah akibat pemberian pakan yang berlebih.  Pakan ikan yang tidak termakan dapat menyebabkan jumlah bakteri pembusuk meningkat, sehingga dapat menyita cadangan oksigen pada akuarium dan menyebabkan ikan kekurangan oksigen.

Pemberian pakan yang tepat, dapat diawali dengan memberian pakan dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu, selanjutnya amati seberapa banyak dan seberapa cepat pakan tersebut dapat dihabiskan oleh ikan.  Secara umum dikatakan jangan memberikan pakan lebih banyak dari jumlah yang dapat dihabiskan ikan dalam waktu 3 menit.  Amati nafsu makan mereka, apabila ternyata masih menunjukkan nafsu makan yang tinggi, bisa ditambahkan lagi tapi dalam jumlah sedikit.  Pemberian pakan hendaknya dihentikan sesaat sebelum ikan kehilangan ketertarikannya pada pakan yang diberikan.

Nafsu makan ikan bervariasi dari hari ke hari, oleh karena itu,  pemberian makan hendaknya dilakukan sedikit demi sedikit.  Kebanyakan ikan akan merasa kenyang setelah makan selama 5 sampai 10 menit.

Beberapa ikan bisa tampak susah makan.  Ikan baru biasanya tidak akan mau makan selama beberapa hari, sedangkan ikan sakit bisa tidak akan mau makan sama sekali.  Berapa ikan cenderung pemalu sehingga kerap tidak bisa bersaing dengan ikan lainnya dalam mendapatkan pakan. 

Ikan baru dan sehat yang tidak mau makan bisa disebabkan karena mengalami shock, tidak suka pada makanan yang diberikan, atau tidak tahu (belum mengenal) bahwa yang diberikan adalah makanan.  Apabila kita memberi makan dengan jenis pakan bervariasi, maka setidaknya kita akan dapat mengetahui pakan mana yang lebih disukai oleh ikan yang diperlihara.

Ikan yang "pemberani" biasanya akan mengkonsumsi (merebut) nyaris semua pakan dari "si pemalu". Oleh karena itu,  untuk menghindari ketidakseimbangan ini,  pertama beri makanlah  ikan "pemberani" itu terlebih dahulu dengan pakan favoritnya.  Sambil memberi makan, perhatikan bagaimana ikan yang lain bisa berebut makanan dari ikan "pemberani" ini.  Setelah si "pemberani" kenyang barulah beri makan ikan "pemalu" dengan pakan favoritnya. Apabila ikan anda betul-betul sangat pemalu, berikan pakan langsung di hadapan mereka, atau pisahkan ikan "pemberani" dengan ikan "pemalu" dengan partisi kaca.

Ikan Malam

Apabila ada sebagian dari ikan yang dipelihara bersama dalam sebuah tank  adalah ikan malam, yaitu ikan yang mencari makannya di malam hari, maka bisa  terjadi bahwa tidak akan ada lagi pakan yang tersisa bagi mereka di malam hari. Untuk itu, tambahkan sedikit pakan favorit untuk ikan tersebut sesaat sebelum lampu akuarium dimatikan.  Pada pagi harinya periksa,  apakah pakan tersebut telah dikonsumsi atau tidak.

Pemberian Pakan di Musim Liburan

Merawat ikan pada musim liburan merupakan masalah tersendiri bagi para hobiis ikan hias. Karena pada periode demikian banyak para akuaris yang ingin bepergian ke luar kota dan terpaksa harus meninggalkan ikannya untuk sementara waktu.  Secara  umum, apabila kita meninggalkan ikan selama 2-3 hari maka ikan akan aman-aman saja tanpa diberi makan.   Lebih lama dari itu ikan akan mulai kelaparan sehingga ikan-ikan yang agresif sudah akan mulai memangsa teman se-akuariumnya  yang lebih kecil.

Tidak banyak pilihan yang dapat dilakukan pada saat ikan ditinggal bepergian, dan hal tersebut juga akan tergantung pada jenis ikannya. Apabila ikan  mau memakan flake atau pellet, maka sebuah alat pensuplai pakan otomatis akan bisa membantu.  Alat ini diset sedemikian rupa sehinggga pakan akan jatuh ke dalam akuarium pada periode tertentu.  Apabila ikannya adalah ikan herbivora bisa diberikan tanaman air murah (atau diambil dari alam), yang akan mereka makan pada saat kelaparan.  Apabila ikan hanya mau mengkonsumsi pakan hidup, maka mau tidak mau, harus ada orang yang bisa menggantikan anda, menitipkan pada toko ikan, atau meng"kost"kannya pada tempat penitipan ikan.

Apabila dititipkan pada orang lain, jangan lupa berikan informasi selengkapnya mengenai tatacara perawatan ikan yang bersangkutan, dan hal-hal lain yang diperlukan.  Jangan lupa pula beritahu bagaimana cara mengontak anda atau orang lain yang dapat dihubungi apabila nanti terjadi hal-hal yang bersifat darurat.

Ringkasan Cara Pemberian Makan:

Pada awalnya beri pakan dalam jumlah sedikit untuk mengetahui tingkat kelaparan ikan yang bersangkutan.  Beri jenis pakan yang sesuai dan bervariasi. Berikan pakan dua kali sehari.  Beri makan ikan "pemberani" terlebih dahulu, dan apabila diperlukan beri makan ikan yang makannya susah secara terpisah.  "Cair"kan pakan beku dengan segelas air akuarium, kemudian baru berikan pada ikan. Jangan belikan flake langsung dari tempatnya, tapi ambilah sejumput dengan jari lalu letakkan dalam akuarium.  Bersihkan atau jaring dan buang pakan ikan yang tersisa di akuarium.

 

 | hal.1 | hal.2 | hal.3 |

 

 

 

Kemesraan dan keakraban tampak ditunjukkan oleh ikan ini dengan menjemput langsung pakannya dari tangan pemiliknya.

 

Menyaksikan ikan berebut pakan adalah keasyikan tersendiri bagi para akuaris.

 

Bak seorang bayi, "tanaman" laut ini (koral) sesekali perlu "disuapi" supaya sehat dan montok.

 

 

 Copyright  2002  O-FISH. All Rights reserved