Survival Handbook      Land Navigation   Training 4 CLIMBING    Maps & Compass   Rock Climbing Instruction    
September 21, 2005

Obyek interpretasi yang dimaksud adalah segala sesuatu yang ada dalam kawasan konservasi, antara lain :

a)      Potensi sumber daya alam

-         Flora dan Fauna

-         Kawah gunung

-         Air terjun

-         Perairan pantai, dsb

b)      Potensi budaya dan sejarah

-         Batuan megalitik

-         Situs purbakala

-         Folklore

-         Kehidupan penduduk asli, dsb

Konsevasi interpretasi dapat juga dilakukan dengan cara :

a)      Pemutaran video/slide mengenai permasalahan konservasi

b)      Sandiwara boneka untuk anak yang bertema konservasi

c)      Diskusi masyarakat dengan pemandu kawasan konservasi

1.      Pendidikan Kader Konservasi Sumber Daya Alam

Yaitu kegiatan yang diselenggarakan hasil kerjasama antara pemerintah dan masyarakat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam mencetak kader-kader yang peduli dalam konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya. Di dalam kesehariannya para kader konservasi ini biasa disebut POLHUT (Polisi Hutan) atau Jagawana.

2.      Penyuluhan Kepada Masyarakat

Kegiatan ini sangat penting, karena masyarakat sekitarlah yang memiliki akses paling dekat dengan kawasan konservasi. Sehingga penyuluhan dan penyadaran kepada masyarakat sekitar kawasan konservasi perlu dilakukan, agar masyarakat menjadi sadar atas bahayanya kehilangan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui itu.

3.      Pembinaan Cinta Alam Sejak Dini

Kegiatan ini mengkhususkan untuk memberikan pengenalan kepentingan sumber daya alam di sekitar kita. Obyek dari kegiatan ini adalah usia remaja ke bawah. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengenalan sejak dini, akan lebih banyak manusia yang lebih sadar dalam menjaga dan melestarikan sumber daya alam di sekitarnya.

< 1 2 3 >    

©Copyright 2005 GPA SMAN 2 BANDUNG. Allowed redistributed for educational and noncomercial purposes.