HOME | EMAIL | LINK | ABOUT ME

 

 

 

 


 
:: THE CHOICE ::

Jilid II
Bagian III:  APAKAH  INJIL  FIRMAN  TUHAN?

BAB IV
LIMA PULUH RIBU KESALAHAN (?)

Sekte Kesaksian Yehovah dalam majalah Awake tang-gal 8 September 1957, memuat judul yang mengejutkan ini -"50.000 Kesalahan di dalam Injil?" 

Pada hari Minggu pagi ketika sedang merumuskan tema buklet ini, saya mendengar sebuah ketukan pada pintu. Saya membuka pintu tersebut. Seorang pria Eropa berdiri di sana, tersenyum lebar. Ia berkata, "Selamat pagi!"

"Selamat pagi," jawab saya.

Ia menawari saya majalah Awake dan Watchtower. Ya, seorang penganut sekte Kesaksian Yehovah! Jika sebelumnya beberapa dari mereka telah mengetuk pintu Anda, dengan segera Anda akan mengenali mereka. Umat tersombong yang pernah mengetuk pintu orang-orang! Saya menyuruh-nya masuk.

Segera setelah ia duduk, saya menyelesaikan salinan lengkap dari apa yang Anda lihat pada halaman berikut. Me-nunjuk pada monograp Awake pada bagian atas halaman. Saya bertanya, "Apakah ini milik Anda?" Dengan segera ia mengenali miliknya.
Saya berkata, "Majalah ini menyebutkan 50.000 kesa-lahan di dalam Injil, benarkah itu?"

"Apa itu!" ia berseru.

Saya mengulang kembali "Saya berkata, bahwa maja-lah ini mengatakan terdapat 50.000 kesalahan di dalam Injil Anda."

"Dimana Anda dapatkan itu?" ia bertanya. (Majalah tersebut diterbitkan 35 tahun yang lalu, mungkin ketika itu ia masih kecil).

Saya berkata, "Tinggalkan pembicaraan di luar perma-salahan - apakah ini milik Anda?" kembali menunjukkan monograp "Awake!"

Ia berkata, "Bolehkah saya melihatnya?"

"Tentu," saya berkata. Saya memberinya halaman ter-sebut. Ia mulai membaca dengan teliti. Mereka (penganut Kesaksian Yehovah) telah terlatih. Mereka mengikuti pertemuan lima kali seminggu dalam "Kingdom Halls". Umum-nya, mereka adalah para misionaris yang paling layak di antara seribu satu sekte dan golongan Kristen. Mereka telah diajari, ketika dalam keadaan terpojok, untuk tidak meng-ucapkan komitmen apa pun, tidak membuka mulut. Me-nunggu Roh Kudus memberi inspirasi apa yang harus dika-takan.

Saya dengan tenang terus memperhatikan ketika ia membaca halaman tersebut. Tiba-tiba ia melihat. Ia telah menemukannya. "Roh Kudus" telah memberi inspirasi kepa-danya. Ia memulai, "Artikel tersebut mengatakan bahwa Ke-banyakan kesalahan-kesalahan tersebut telah dihilangkan."

Saya bertanya, "Jika sebagian besar telah dihilangkan, bagaimana dengan sisa dari 50.000 tersebut? - 5000? 500? 50? Bahkan walau masih tersisa 50, apakah Anda mengatri-butkan kesalahan-kesalahan tersebut kepada Tuhan?"

Ia terdiam. Ia meminta maaf dan mengusulkan akan datang lagi dengan beberapa anggota senior gerejanya. Itu berarti pada suatu hari!

Jika buklet ini telah selesai, saya akan menawarinya dengan berkata - "Saya akan menolong Anda, berikan nama, alamat dan nomor telepon Anda." Saya akan memberi Anda buklet ini - "Apakah Injil firman Tuhan?" dalam jangka wak-tu 90 hari. Saya ingin sebuah tulisan balasan!" Jika Anda melakukan hal ini, dan beberapa Muslim juga melakukan hal yang sama, mereka dan para misionaris lainnya tidak akan pernah mendatangi rumah Anda lagi. Saya yakin terbitan ini akan menjadi senjata yang paling efektif. Insya Allah!

Cult dari sekte Kesaksian Yehovah ini begitu kuat da-lam penghukuman dari Trinitarian ortodoks, dalam mem-permainkan "Firman Tuhan," mempergunakan permainan bahasa yang sama. Dalam artikel - "50.000 Kesalahan di dalam Injil?" - mereka berkata, "Mungkin ada 50.000 kesa-lahan ... kesalahan yang bergerak pelan ke dalam teks Injil ... 50.000 kesalahan yang begitu serius (?) ... kebanyakan dari yang disebut kesalahan-kesalahan itu ... secara keseluruhan Injil tidak akurat."(?)

Kita tidak mempunyai waktu dan kesempatan untuk melihat 10 dari 1000 dari -penting atau kurang penting -kerusakan-kerusakan yang dicoba direvisi oleh penulis RSV Kita tinggalkan hak-hak istimewa itu untuk sarjana Kristen Injil. Di sini saya akan secara keras mengkastakan hanya se-pintas pada "setengah lusin" atau juga untuk perubahan-pe-rubahan yang "kurang penting" tersebut.

1. "Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perawan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel." (Injil - Yesaya 7: 14 -AV)).

"Perawan" dalam ayat di atas, di dalam RSV sekarang telah diganti menjadi "seorang perempuan muda," yang me-rupakan terjemahan yang benar dari kata almah dalam ba-hasa Ibrani. Almah adalah kata yang terdapat dalam semua teks Ibrani dan bukan bethulah yang berarti "Perawan". Koreksi ini hanya ditemukan dalam terjemahan berbahasa Inggris, karena RSV hanya diterbitkan dalam bahasa ini. Bagi orang-orang Afrika, Arab dan Zulu, serta dalam 1.500 baha-sa lain di dunia, umat Kristen terus menggunakan istilah yang tidak sesuai, yaitu "perawan".

Diperanakkan, Bukan Dibuat
"Yesus adalah satu-satunya Anak yang diperanakkan Tuhan, diperanakkan bukan dibuat," adalah sebuah tambah-an dari katekismus ortodoks, sedikit dukungan dalam yang berikut ini:

2. "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak yang diperanakkan--Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Injil - Yohanes 3: 16 - AV)

Tidak seorang pendeta pun mengutip "Satu-satunya anak yang diperanakkan!" ketika mengajari calon pemeluk agamanya. Tetapi pembuatan - "Diperanakkan" - sekarang telah dihilangkan oleh para perevisi Injil, tanpa kata permin-taan maaf. Mereka diam dan tidak menarik perhatian pemba-canya terhadap penghilangan kata secara sembunyi-sembu-nyi yang mereka lakukan. Kata "diperanakkan" yang meng-hina Tuhan ini adaiah salah satu dari banyak penambahan di dalam "kitab suci Injil". Tuhan Yang Maha Kuasa mengu-tuk penghinaan ini dalam istilah yang keras segera setelah perubahan tersebut. Tuhan tidak menunggu selama 2000 ta-hun agar para sarjana Injil menyatakan kecurangan tersebut.

"Dan mereka berkata, 'Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.' Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh. Kare-na mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak." (Al--Qur'an - Maryam (19): 88-92).

Dunia Islam sebaiknya memberi selamat kepada "li-mapuluh golongan Kristen yang bekerja sama" dan keperca-yaan mereka terhadap "tiga-puluh-dua sarjana termasyhur" yang membawa kitab suci Injil satu derajat mendekati kebe-naran Al-Qur'an.

"Dia (Tuhan Yang Maha Kuasa) tiada beranak dan tia-da pula diperanakkan." (Al-Qur'an, Al-Ikhlas (112): 3).

Kekacauan Umat Kristen
3. "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu." (Injil - 1 Yohanes 5: 7 - AV)

Ayat ini adalah perkiraan yang paling dekat dengan apa yang disebut umat Kristen dengan Trinitas Suci di dalam ensiklopedi mereka yang disebut Injil. Kunci keyakinan Kris-ten ini juga telah diambil dari RSV bahkan tanpa penjelasan yang sama. Hal ini adalah kecurangan selama ini dan sudah selayaknya dihilangkan dalam RSV bagi masyarakat berba-hasa Inggris. Tetapi bagi 1499 kelompok bahasa lainnya di dunia yang membacanya dalam bahasa daerah mereka, ke-curangan itu masih ada. Orang-orang ini tidak akan pernah mengetahui kebenaran tersebut sampai Hari Pembalasan. Bagaimanapun, kita sebagai umat Islam harus kembali mem-beri selamat kepada dunia D.D. (Doktor Ilmu Teologi) yang telah cukup jujur menghilangkan kebohongan dari Injil RSV yang berbahasa Inggris, sehingga membawa kitab suci mere-ka melangkah mendekati ajaran Islam. Seperti yang dikata-kan kitab suci Al-Qur'an:

"... Dan janganlah kamu mengatakan, '(Tuhan itu) ti-ga', berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagi-mu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, ...." (Al-Qur'an,  An-Nisa' (4): 171).

Kenaikan 
Salah satu yang paling serius dari "kerusakan yang uta-ma" dimana penulis RSV berusaha meralatnya adalah Kenaikan Kristus. Dalam Inji1 Kanonika Matius, Markus, Lukas dan Yohanes hanya terdapat dua referensi kejadian yang paling menakjubkan di dalam Kristen ini - Yesus ter-angkat ke sorga. Kedua referensi ini diperoleh di semua Injil dalam setiap bahasa, sebelum tahun 1952, ketika RSV perta-ma kali muncul. Kedua referensi tersebut adalah:

4a. "Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah." (Injil - Markus 16: 19).

4b. "Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga." (Injil - Lukas 24: 51).

Sekarang lihatlah halaman 349 yang berisi sebuah foto-kopi kutipan ayat 4a di atas. Anda akan kaget melihat Markus 16 berakhir pada ayat 8, dan setelah ruang kosong yang me-malukan tersebut, ayat yang hilang itu muncul dalam "cetak-an kecil" sebagai sebuah catatan kaki di bagian bawah hala-man. Jika Anda dapat membuka RSV 1952, akan ditemukan kalimat terakhir ayat 4b di atas, yaitu "dan terangkat ke sorga" diganti dengan huruf kecil "k" sebagai tanda untuk melihat catatan kaki dimana Anda akan menemukan kalimat yang hilang tersebut. Setiap umat Kristen yang jujur harus mengakui bahwa ia tidak boleh membiarkan adanya catatan kaki di dalam Injil sebagai Kitab Tuhan. Mengapa pelayan bayaran Kristen tersebut harus membuang mu'jizat terbesar agama mereka hanya ke dalam catatan kaki saja?

Dari gambar - Asal Mula dan Perkembangan Injil yang Berbahasa Inggris" - seperti tampak pada halaman 350, perha-tikan bahwa semua "versi" Injil sebelum versi yang direvisi tahun 1881 tergantung pada salinan orang-orang terdahulu - lima atau enam tahun setelah Yesus. Perevisi RSV 1952 ada-lah sarjana Injil yang dapat membuka "Salinan orang-orang paling terdahulu" secara penuh, tiga dan empat abad setelah Kristus. Kita setuju bahwa dokumen yang lebih dekat dengan sumbernya adalah yang lebih autentik. Umumnya "orang-orang paling terdahulu" pantas dipercaya lebih dari "orang-orang terdahulu" saja. Tetapi tidak ditemukan sebuah kata tentang Yesus "terangkat ke sorga" dalam naskah "orang-orang paling terdahulu", para pendahulu Kristen telah meng-hilangkan referensi tersebut dari RSV 1952.

Sirkus Keledai
Fakta-fakta di atas adalah sebuah pengakuan dunia Kristen yang mengejutkan, bahwa para penulis Injil Kanonik yang telah "diberi inspirasi" tidak mencatat sebuah kata ten-tang kenaikan Yesus. Para penulis yang "diberi inspirasi" ini juga sepakat dalam mencatat bahwa Tuhan dan Juru Selamat mereka mengendarai seekor keledai ke Yerusalem dalam misinya.

"... ... dan mereka menaikkan Yesus ke atasnya " (Kele-dai). (Injil - Matius 21: 7).

".... kemudian Yesus naik ke atasnya" (keledai). (Injil - Markus 11: 7).

". .. .. . dan mereka menolong Yesus naik ke atasnya " (Keledai). (Injil - Lukas 19: 35).

".... Yesus ..... naikke atasnya" (keledai). (Injil - Yoha-nes 12: 14).

Mungkinkah Tuhan Yang Maha Kuasa menjadi penu-lis keadaan yang tidak layak ini - keluar dari Jalan-Nya untuk melihat bahwa semua penulis Injil tidak kehilangan catatan "anak"-Nya mengendarai seekor keledai ke kota suci - dan juga "memberi inspirasi" kepada mereka untuk menghilang-kan berita tentang "anak"-Nya terbang ke sorga dalam sayap malaikat?

Tidak Untuk Waktu Lama
Para penginjil terlalu lambat menarik gurauan tersebut. Pada saat mereka menyadari bahwa landasan ajaran mereka -Kenaikan Yesus- telah dirusak kaum terpelajar Kristen, penerbit RS V telah memperolah keuntungan bersih 15.000.000 dolar! (Lima belas Juta). Para pendakwah dibuat bersorak dan menangis. Dengan didukung dua komite go-longan dari 50 golongan, mereka memaksa penerbit mengga-bungkan penambahan ke dalam Firman Tuhan yang telah "diinspirasikan". Di dalam setiap terbitan RSV tahun 1952, bagian yang telah dihilangkan "diperbaiki sesuai teks."

Ini adalah permainan kuno. Orang-orang Yahudi dan Kristen telah mengedit "Kitab Tuhan" dari asalnya. Perbeda-an antara mereka dan para pemalsu terdahulu adalah para pemalsu terdahulu tidak mengetahui seni menulis "kata pe-ngantar" dan "catatan kaki", kalau tidak mereka juga harus mengatakan dengan jelas kepada kita sebagai pahlawan
modern tentang kerusakannya, dan kefasihan mereka me-ngubah yang rusak menjadi emas yang gemerlapan.

"Banyak proposal untuk memodifikasi yang diajukan kepada komite oleh individu dan oleh dua komite golongan. Komite memberi perhatian penuh kepada semuanya."

"Dua bagian akhir markus yang lebih panjang (16: 9-20) ... Dan lukas 24: 51 diperbaiki sesuai teks." (Kata Pengantar - Collins halaman vi dan vii)

"Mengapa 'diperbaiki'?" Karena sebelumnya telah dihilangkan! Mengapa referensi-referensi tersebut hilang dari tempat asalnya? Naskah orang-orang paling terdahulu tidak mencantumkan referensi Kenaikan Yesus. Itu semua ditam-bahkan mirip seperti 1 Yohanes 5: 7 tentang Trinitas. (Lihat halaman 346 pada contoh 3). Mengapa menghilangkan salah satu dan mengembalikan yang lainnya? Jangan kaget! Pada saat Anda memegang RSV, "Komite" mungkin telah memu-tuskan untuk menghilangkan seluruh kata pengantar yang tak berharga. Sekte Kesaksian Yehovah telah menghilangkan 27 halaman wahyu dari Kata Pengantar "New World Translation of tbe Christian Greek Scriptures," (ini adalah cara lain menyatakan Perjanjian Baru).

Allah di Dalam Injil Kristen
Pendeta C.I. Scofield, D.D. dengan sebuah tim yang terdiri dari 8 editor konsultan, semua bergelar D.D. (Doktor Ilmu Teologi), dalam Scofield Refence Bible, menyatakan tepat mengeja kata "Elah" dalam bahasa Ibrani (berarti Tuhan) atau "Alah". Umat Kristen menerima begitu saja -pada akhirnya mereka kelihatannya menerima bahwa nama Tuhan adalah Allah- tetapi masih sedikit keberatan dengan mengeja Allah dengan satu "L"! (Salinan foto halaman Injil yang menunjukkan kata "Alah" diberikan pada halaman 354). Banyak referensi dibuat dalam ceramah umum terhadap fakta tersebut oleh penulis buklet ini. Percayalah pada saya, Scofield Refence Bible mempertahankan kalimat demi kalimat seluruh komentar Kejadian 1: 1, tetapi secara bersa-maan, dengan sebuah sulap yang cerdik menghilangkan kata "Alah" . Bahkan tidak ada ruang kosong dimana kata "Alah" seharusnya ditempatkan. Ini, terdapat di dalam Injil orto-doks! Salah satu Injil yang permainan sulapnya sangat men-desak untuk diselesaikan.


Sumber: Ahmed Deedat, The Choice (Dialog Islam-Kristen), Pustaka Al-Kautsar, Jakarta,  Cetakan Kedua, September 1999 (Revisi).