HOME | EMAIL | LINK | ABOUT ME

 

 

 

 


 
:: THE CHOICE ::

Jilid II
Bagian IV:  CRUCIFIXION (PENYALIBAN) ATAU CRUCI-FICTION (KISAH PENYALIBAN)

BAB XII
PARA  MURID  TIDAK  PERCAYA

Perjalanan ke Emmaus
Pada hari itu juga, dua orang dari murid-murid Yesus yang sedang pergi menuju kampung bernama Emmaus, didekati oleh Yesus dan mereka berjalan bersama. Selama perjalanan sepanjang 5 mil, mereka bercakap-cakap dengan Yesus tanpa mengenali bahwa dia adalah Yesus! Penyamaran yang sempurna! Ketika hampir sampai di tujuan, murid--murid mendesak Yesus untuk ikut makan malam.

"Waktu ia duduk makan dengan mereka, ia mengam-bi1 roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka." (Injil - Lukas 24: 30).

Dari caranya memecah-mecah roti dan membaginya kepada mereka, 'barulah terbuka mata mereka' Apakah mereka berjalan dari Yerusalem ke Emmaus dengan mata tertutup? Tidak! Lukas meneruskan cerita bahwa ketika me-reka mengenalinya "Dia lenyap dari tengah-tengah mereka" Apakah dia melakukan trik seperti perampok Indian? Jangan heran! Maksudnya adalah bahwa dia langsung kabur, lari dari pandangan mereka.

Reaksi yang Skeptis
Dengan penuh semangat, kedua orang murid tersebut memberitahukan murid-murid yang lain:

"Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya ke-pada teman-teman yang lain, tetapi kepada mereka pun te-man-teman itu tidak percaya". (Injil - Markus 16: 13).

Apa yang salah dengan murid-murid Yesus ini? Menga-pa mereka enggan percaya? Apa susahnya? Masalahnya ada-lah mereka dihadapkan pada kenyataan bahwa Yesus masih hidup! Bukan bangkit kembali (secara spiritual). Hidup seper-ti mereka, dengan fisik, daging dan darah. Makan roti! Da-lam penyamaran - bukan secara spirit dan roh. Hal ini sulit untuk dipercaya. Jika mereka diberitahu bahwa Maria telah melihat hantu Yesus, mereka akan percaya. Jika kedua mu-rid itu juga berkata bahwa mereka bertemu dengan hantu Yesus, mereka tentu akan mempercayainya. Murid-murid itu adalah orang-orang yang sudah pernah melihat roh-roh jahat keluar dari tubuh manusia dan memasuki babi-babi yang jumlahnya dua ribuan - (Markus 5: 13). Mereka telah melihat kutukan terhadap pohon ara dan mengeringkan pohon terse-but hanya dalam waktu semalam (Markus 11: 20). Mereka telah melihat 'tujuh setan' keluar dari tubuh Maria Magdale-na (Markus 16: 9). Semua ini sangat biasa bagi orang-orang seusia itu. Roh-roh, hantu-hantu dan setan-setan! Mereka bisa menerima semua itu. Tapi seorang Yesus yang hidup? Seorang Yesus secara fisik? Seseorang yang telah selamat dari sengsara maut (Kisah para rasul 2: 24)? Ini sangat berat bagi mereka yang kurang percaya (Matius 6: 30; 8: 26; 14: 31; 16: 8 dan Lukas 12: 28).

a. Maria Magdalena bersaksi bahwa Yesus masih hidup. 
b. Murid-murid dari Emmaus bersaksi bahwa Yesus masih hidup.
c. Malaikat-malaikat mengatakan bahwa Yesus hidup (Lu-kas 24: 23).
d. Dua orang yang berdiri mengatakan kepada Maria "Me-ngapa kamu mencari dia yang hidup di antara orang mati? (Lukas 24: 4-5).

Tetapi mereka masih tidak percaya! Mari kita lihat apa-kah mereka percaya dengan kata-kata Tuhan dan Guru mere-ka pada bab selanjutnya.


Sumber: Ahmed Deedat, The Choice (Dialog Islam-Kristen), Pustaka Al-Kautsar, Jakarta,  Cetakan Kedua, September 1999 (Revisi).