![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
#VETERANCHAT | |||||||||||||||||
[HOME] | |||||||||||||||||
![]() |
|||||||||||||||||
[User] | |||||||||||||||||
Kepada sesiapa yang ingin menyumbang renungan untuk di tatapi bersama sila email ke veteranchat@yahoo.com (Kesemuanya ini adalah hasil dari kiriman email yang diterima dan tidak diketahui siapa penulis asalnya... jadi kepada sesiapa yang nak duit royalti tu... mintak maaf jer lah... roti aku ada laa... ekekekekekek) |
|||||||||||||||||
[Guestbook] | |||||||||||||||||
[Cerita - English] | |||||||||||||||||
[Cerita - Melayu] | |||||||||||||||||
[Berita] | |||||||||||||||||
Renungan ketiga (dikirim oleh shake) : AMPUNILAH DOSAKU YA MAHA PENGAMPUN Allahuakbar, Allahuakbar...... Allahuakbar, Allahuakbar Subuhnya... dimana aku berada... masih enak dalam kelambu rindu masih berpoya-poya dengan waktu masa bagaikan menderu langkah tiada arah tuju, fikiran terus bercelaru terlupa aku semakin di hujung waktu siapa aku di depan Tuhanku. Zohornya.. aku lebih memikirkan kelaparan, kehausan dan rehatku aku lebih mementingkan tuntutan jawatanku aku bertolak ansur dengan waktu, aku gembira membilang keuntungan aku terlupa betapa besar kerugian jika aku menggadaikan sebuah ketaatan siapa aku di depan Tuhanku. Asarnya aku lupa warna masa cepat berubah bagaikan ditolak-tolak aku masih dengan secawan kopiku .. terlupa panas tidak di hujung kepala aku masih bercerita tentang si Tuah yang setia dan si Jebat yang derhaka siapa aku di depan Tuhanku. Maghribnya... aku melihat warna malam, tetapi aku masih berlegar di sebalik tabirnya mencari sisa-sia keseronokan hingga tidak terasa ruang masa yang singkat jalan yag bertongkat-tongkat, ruginya bertingkat-tingkat siapa aku di depan Tuhanku. Isyaknya.. kerana masanya yang panjang, aku membiarkan penat menghimpit dadaku aku biarkan kelesuan menggangguku aku terlena sambil menarik selimut biru dan bercumbu-cumbu dengan waktuku siapa aku di depan Tuhanku. Kini aku menjadi tertanya-tanya sampai bila aku akan melambatkan sujudku apabila azan berkumandang lagi aku tidak akan membiarkan Masjid menjadi sepi kerana di hujung hidup ada mati bagaimana jenazah akan dibawa sembahyang di sini jika ruangku dibiarkan kosong, jika wajahku menjadi asing pada mentari dan juga bintang-bintang. SIAPA AKU DI DEPAN TUHANKU nauzubillahi min zaliq>>> YA Aallah ya Maha Agung... peliharalah daku, sebagaimana aku memelihara waktu solatku.. dan lapangkan perjalanan hidupku sebagaimana aku melapangkan waktu untuk solatku ... Amin. |
|||||||||||||||||
[Link] | |||||||||||||||||
[Renungan - English] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 1] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 2] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 3] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 4 ~ 5] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 6] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 7] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 8] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 9] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 10] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 11] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 12] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 13] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 14] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 15 & 16] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 17 & 18] | |||||||||||||||||
[Renungan - Melayu 19 & 20] | |||||||||||||||||
[Album Gathering] | |||||||||||||||||