Jaya Baya
Boso Jowo English

Durjana saya ngambra-ambra.

Penjahat saya tambah.

Wong apik saya sengsara.

Akeh wong mati jalaran saka peperangan.

Kebingungan lan kobongan.

Wong bener saya tenger-tenger.

Wong salah saya bungah-bungah.

Akeh banda musna ora karuan lungane.

Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan
sababe.

Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram.

Bejane sing lali, bejane sing eling.

Nanging sauntung-untunge sing lali.

Isih untung sing waspada.

Angkara murka saya ndadi.

Kana-kene saya bingung.

Pedagang akeh alangane.

Akeh buruh nantang juragan.

Juragan dadi umpan.

The numbers of evil doers will increase sharply.

There will be more criminals.

The good people will live in misery.

There will be many people die in a war.

Others will be disoriented, and their property burnt.

The honest will be confused.

The dishonest will be joyful.

There will be disappearance of great riches, titles,
and jobs.

There will be many illegal goods.

There will be many babies born without fathers.

Those people who forget God's Will may be happy on earth.

But those who are remember God's will are destined to be happier still.

Ruthlessness will become worse.

Everywhere the situation will be chaotic.

Doing business will be more difficult.

Workers will challenge their employers.

The employers will become bait for their employees.

Prabu Jayabaya salah satu Maharaja Kediri (1135-1157)

Ramalan Jayabaya yang memeluk 2100 tahun waktu rembulan, berisi 21 zaman - salah satunya ialah Zaman Edan.

"sadawa-dawane lurung isih luwih dawa gurung”

- sepanjang-panjang jalan masih lebih panjang lagi kerongkongan.

.Itu suatu peringatan. Bahwasanya segala bentuk wacana yang disampaikan secara lisan, akan mengalami pengurangan dan penambahan terus-menerus. Mengalami pengausan.......

"Ramalan Jayabaya " Anda boleh percaya tapi boleh juga tidak percaya, kembali pada masing-masing dalam menyikapinya.