Ekonomi Indonesia
Privatisasi  Home   Kontak kami    Isi Buku Tamu    Baca Buku Tamu Gaji Besar dan Rangkap Jabatan

- Privatisasi Air

- Privatisasi Pendidikan

- Privatisasi Rumah Sakit

 

 

Indonesia negeri yang kaya dan luas. Tanahnya subur, sehingga hutan, padi, jagung, dan tumbuhan lainnya bisa tumbuh subur. Buminya mengandung minyak, gas, emas, tembaga, serta berbagai mineral berharga lainnya. Nyatanya 80% rakyat Indonesia hidup miskin dengan penghasilan kurang dari Rp 250.000 per orang per bulan (US$ 25 per bulan).

Itu karena semua sumber daya alam tersebut dieksploitasi dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan segelintir kapitalis, khususnya kapitalis IMF dan Bank Dunia.

Hal ini diperparah dengan berbagai privatisasi BUMN yang menguasai hajat hidup orang banyak, sehingga rakyat harus membayar mahal untuk air, listrik, pendidikan dan rumah sakit.

Ini tak lepas dari perbuatan kaum Neoliberalis yang menjabat berbagai posisi penting di kementerian Perekonomian Negara kita. Mantan Direktur IMF dan juga ADB yang tak lebih sebagai makelar hutang dari para rentenir, dijadikan pejabat yang bertanggung-jawab terhadap perekonomian kita. Akhirnya, mereka hanya menjadikan Indonesia sebagai obyek hutang yang harus diperas untuk membayar hutang beserta rentenya.

Situs ini bukan hanya memuat opini, tapi juga berbagai artikel dari media massa/sumber yang terpercaya.

18% Penduduk Purworejo makan hanya 1 kali sehari

Kemiskinan Memaksa Ibu Bunuh Diri Bersama Dua Anaknya

Kemiskinan Akibat Kenaikan Harga BBM

Buruh Tani Sulit Menyekolahkan Anak karena SPP dan Transportasi mahal

Harga BBM Naik, Anak Jalanan Bertambah

Pencabutan Subsidi BBM, Privatisasi, dan Subsidi untuk Kapitalis

Tak Mandi dan Wudlu karena Mahalnya Air Privatisasi

 
Globalisasi  
Bursa Saham  
Neoliberalis  
Parpol dan Korupsi  
Kenaikan Harga BBM  
Hutang Rp 1.300 Trilyun!  
Bank Perampok Uang Negara  
Kemiskinan Rakyat