Idul Fitri celebrated Sunday in two Maluku villages (27/10/2006) #13015
The Jakarta Post, October 26, 2006
M. Azis Tunny, The Jakarta Post, Ambon. While the country's two largest Islamic
organizations were debating whether Idul Fitri would begin Monday or Tuesday, some
people in Maluku celebrated the holiday Sunday.
Wapres: tangkap teroris di Poso (27/10/2006) #13014
KOMPAS, Jumat, 27 Oktober 2006 - 05:08 wib
MAKASSAR, KOMPAS - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendesak aparat keamanan
segera mencari akar masalah teror di Poso dan menangkap para pelakunya. Apabila
perlu, pemerintah akan memberlakukan Undang-Undang Antiteror untuk para teroris
yang sudah meresahkan warga Poso belakangan ini. Menurut Kalla, apa yang terjadi
di Poso adalah teror dan bukan konflik.
Mob attacks police house in Poso (27/10/2006) #13013
The Jakarta Post, October 26, 2006
The Jakarta Post, Poso, Jakarta. New violence flared up in Poso, Central Sulawesi,
on Wednesday when a mob of villagers ransacked a house rented by policemen after
a villager was shot by security forces Sunday night.
Solusi untuk Poso (27/10/2006) #13012
SINAR HARAPAN, Kamis, 26 Oktober 2006
Oleh Thamrin Ely. PELEDAKAN bom dan penembakan misterius di Sulawesi
Tengah (Sulteng) masih berlangsung sejak pecah kerusuhan di Kabupaten Poso, 27
Desember 1998. Antara pengawetan konflik kekerasan dan terapi penyelesaian terus
saja berlomba tanpa bisa diprediksi kapan berakhir. Belakangan, Senin (16/10),
Pendeta Irianto Kongkoli Sekretaris Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi
Tengah (GKST) tewas ditembak orang tidak dikenal di Palu.
Kapolda: pasukan di Poso akan ditambah (27/10/2006) #13011
SINAR HARAPAN, Kamis, 26 Oktober 2006
Oleh Erna Dwi Lidiawati. Palu -Aparat keamanan akan ditambah jika situasi
keamanan di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) terus bergejolak, dan hingga kini
belum ada rencana menarik pasukan yang di-BKO-kan (bawah kendali operasi) di
wilayah itu.
Pasukan BKO Brimob tidak ditarik dari Poso (27/10/2006) #13010
SUARA PEMBARUAN DAILY, 26 Oktober 2006
[PALU] Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Pol Badrodin Haiti menegaskan,
pihaknya sama sekali tidak akan menarik para anggota Brimob yang di BKO (bawah
kendali operasi)-kan di Poso. "Malah kalau perlu jumlah aparat keamanan akan kita
tambah jika situasi keamanan Poso semakin tidak memungkinkan," tegas Badrodin
yang dikonfirmasi Kamis pagi (26/10) di Palu.
Motorbike gangs terrorize residents, police powerless (27/10/2006) #13009
The Jakarta Post, October 26, 2006
Yuli Tri Suwarni, The Jakarta Post, Bandung. Even now, Maman, 55, feels uneasy
whenever he encounters a group of youngsters riding noisy motorbikes on the streets
of Bandung.
"Kiapa torang masih dibilang orang Jawa?" (27/10/2006) #13008
KOMPAS, Jumat, 27 Oktober 2006
Jean Rizal Layuck. Saat suara beduk kuno terdengar disusul azan yang
menggema, tidak ada pilihan lain bagi warga kampung Jawa Tondano di Minahasa,
Sulawesi Utara, kecuali datang ke Masjid Alfalah. Di masjid itulah kekuatan spiritual
700 keluarga Jawa Tondano disatukan di tengah warga Minahasa yang mayoritas
beragama Kristen.
Kerusuhan antarpemuda di Dili sulit diatasi (27/10/2006) #13007
KOMPAS, Jumat, 27 Oktober 2006
Kupang, Kompas - Kerusuhan antarapemuda di Timor Leste sejak Mei 2006 sulit
diatasi. Siapa pun yang menjabat sebagai presiden di negara baru itu diperkirakan
tidak akan mampu mengatasi konflik antarapemuda.
Kapolda minta warga tak terpancing (26/10/2006) #13006
MalukuProv.go.id, Kamis, 26 Oktober 06
oleh: admin. Terkait Selebaran Gelap. Kendati sempat beredar selebaran yang
bernuansa provokatif, namun warga Kota Ambon melewati Lebaran Idul Fitri 1427 H
dengan aman. Mulai dari pelaksanaan pawai takbir pada Senin malam, hingga
berakhirnya Shalat Idul Fitri, Selasa, (24/10), lalu, tidak ditemui sesuatu yang
menonjol yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Shalat Id di Ambon berjalan dengan lancar (26/10/2006) #13005
MalukuProv.go.id, Kamis, 26 Oktober 06
oleh: admin. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Alunan suara takbir, tahmid,
dan tahlil kembali menggema di seantero dunia, tanpa kecuali Kota Ambon, Maluku
juga terenyuh dalam keheningan itu.
Kekhawatiran itu kembali menjadi kenyataan (26/10/2006) #13004
KOMPAS, Kamis, 26 Oktober 2006
Kekhawatiran warga Poso akan meningkatnya kekerasan setiap bulan Ramadhan
kembali menjadi kenyataan. Harapan agar bisa menjalankan hari raya Idul Fitri
dengan hikmat dan damai kembali buyar. Perdamaian malah semakin menjauh pada
hari suci tersebut.
Kepala Polri diminta hati-hati soal Poso (26/10/2006) #13003
TEMPO, Rabu, 25 Oktober 2006 | 14:07 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Wakil Ketua DPR Zaenal Ma''arif mengingatkan Kepala Polri
Jenderal Sutanto agar tak terburu-buru membuat kesimpulan yang akan memojokkan
kelompok tertentu setelah situasi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali
memanas. "Kepala Polri jangan mudah menerima laporan yang ABS atau asal bapak
senang," katanya di Solo, Jawa Tengah.
Tjahjo: soal Poso, Presiden harus punya target (26/10/2006) #13002
TEMPO, Rabu, 25 Oktober 2006 | 14:16 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Ketua Fraksi PDIP Perjuangan DPR Tjahjo Kumolo
menyarankan agar Presiden Susilo Bambang Yudoyono memberikan target tertentu
kepada Kapolri dan Kapolda Sulawesi Tengah dalam menuntaskan konflik di daerah
Poso. "Kalau tidak mampu ya sudah diganti saja," kata Tjahjo.
Rumah kontrakan Polisi di Poso dibakar massa (26/10/2006) #13001
Media Indonesia, Rabu, 25 Oktober 2006 14:46 WIB
Penulis: hafid. PALU--MIOL: Dua rumah yang ditempati anggota Polres Poso,
Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (25/10) dinihari menjadi sasaran amuk warga
setempat.
Soal Poso, Kapolri diminta tidak terima laporan ABS (26/10/2006) #13000
Media Indonesia, Selasa, 24 Oktober 2006 20:29 WIB
Penulis: Widjajadi. SOLO--MIOL: Wakil Ketua DPR Zaenal Ma''arif mengingatkan
Kapolri Jendral Sutanto agar tak mudah menerima laporan ABS (asal bapak senang).
Karena, akhirnya menggiring kesimpulan untuk memojokkan kelompok tertentu,
terkait gejolak Poso, Sulawesi Tengah.
Kekerasan Poso & upaya penyelesaiannya (26/10/2006) #12999
Paras Indonesia, October, 23 2006 @ 03:59 am
Mahfud Masuara, Campaign Manager of Yayasan Tanah Merdeka Palu & Secretary of
Poso Center. Sudah memasuki delapan tahun kekerasan di Poso terjadi. Peristiwa
yang berawal pada tanggal 28 Desember 1998, menjadi salah satu catatan sejarah
kemanusiaan paling buruk di Sulawesi Tengah, bahkan di Indonesia. Lebih dari 1.000
orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka. Sekitar 30.000 mengalami gangguan
jiwa (berat dan ringan), sekitar 17.000 rumah dan bangunan umum terbakar, dan
sekitar 98.000 jiwa (pernah) menjadi pengungsi.
Anger over early release of Bali bomb prisoners (26/10/2006) #12998
The Guardian, Tuesday October 24, 2006
[PHOTO: Australian Peter Hughes shows his burn scars during the Bali bomb trial.
Photograph: AP]. Survivors of the Bali bombings - which killed 202 people four years
ago - reacted with anger today after two Islamist militants jailed over the attack were
freed.
KM Lambelu rusak, penumpang berlebaran di kapal (26/10/2006) #12997
Media Indonesia, Sabtu, 21 Oktober 2006 14:46 WIB
MAKASSAR-MIOL: Ratusan bahkan mungkin lebih 1.000 orang dari 1.700
penumpang KM Lambelu yang sedang berlayar dari Papua dan Maluku menuju
Surabaya dan Jakarta melalui Makassar, khususnya warga Muhammadiyah,
dipastikan berlebaran di atas kapal karena kapal tersebut kini mengalami kerusakan
mesin di perjalanan.
Benda yang diduga bom ditemukan di Ambon (25/10/2006) #12996
Metro TV, 24/10/2006 23:40
Metrotvnews.com, Ambon: Sebelas benda yang diduga bom ditemukan di kawasan
Karang Panjang, Kecamatan Sirima! u, Kota Ambon. Benda ditemukan pukul 18.30
WIT, Selasa (24/10), oleh seorang pemulung dalam sebuah tas plastik di tempat
sampah. Lokasi ini dekat dengan rumah dinas kejaksaan tinggi Maluku.
Bali releases a 'slap in the face' (25/10/2006) #12995
Couriermail, October 24, 2006 05:25pm
By Karen Michelmore in Jakarta. Article from: AAP. VICTIMS of the Bali bombings
say today's release of two Islamic militants jailed over the 2002 Bali bombings is a
slap in the face.
Church set on fire in Indonesia's Poso region (25/10/2006) #12994
REUTERS, Tuesday October 24, 2006 5:03 PM
JAKARTA (Reuters) - An armed group set fire to a Christian church in Indonesia's
Poso region on Tuesday, a day after it clashed with a patrol party in the troubled
region, a police officer said.
Indonesia church set ablaze amid religious tensions (25/10/2006) #12993
The Christian Post, Tue, Oct. 24, 2006 Posted: 07:14:45 AM EST
POSO, Indonesia (AP) - A church was set on fire Tuesday in a central Indonesian
region plagued by sectarian violence since last month's executions of three Roman
Catholic militants, police said. No one was injured in the blaze.
Gereja Eklesia Poso terbakar (25/10/2006) #12992
GATRA, 24 Oktober 2006 08:22
Palu, 24 Oktober 2006 08:22. Gereja Eklesia yang terletak! di Jalan Pulau Seram
Kelurahan Gebang Rejo, kota Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa dini hari
(24/10), terbakar.
Gereja di Poso dibakar (25/10/2006) #12991
Radio Nederland Wereldomroep, Selasa 24 Oktober 2006 14:20 UTC
Hari ini sebuah kelompok bersenjata membakar gereja Kristen Eklesia di Poso.
Kebakaran ini tepat di hari Lebaran Idul Fitri. Apakah aksi ini untuk memancing
kemarahan dan adu domba? Lebih jauh berikut wawancara Radio Nederland
Wereldomroep dengan Abang Syamsuri, Ketua Forum Solidaritas Masyarakat Poso.
Church set on fire as police clash with Muslims in Poso (25/10/2006) #12990
AsiaNews, 24 October, 2006
by Benteng Reges. Poso (AsiaNews) – In Indonesia, the end of the sacred month of
Ramadan saw fresh violence in Poso, Central Sulawesi. Over the weekend, one man
was killed and four wounded in clashes between Muslim residents and police, and a
Protest church was set on fire yesterday.
President asks home ministry to find root cause... (25/10/2006) #12989
ANTARA, October 24, 2006
Jakarta (ANTARA News) - President Susilo Bambang Yudhoyono has asked the
Home Affairs Ministry to gather as much information as possible in an effort to seek
the root cause of the high incidence of violence in the Central Sulawesi town of Poso.
Kapolri: pembakaran gereja di Poso aksi teroris (25/10/2006) #12988
TEMPO, Selasa, 24 Oktober 2006 | 16:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembakaran gereja di Poso, Sulawesi Tengah, yang terjadi
pada Selasa (24/10) dini hari, bukan tanda munculnya kembali konflik komunal
antarwarga berbeda agama. Ini tindakan teror sekelompok orang yang ingin
mengacaukan kondisi di Poso. ”Ini teror yang merupakan pelanggaran. Kami akan
tindak secara hukum," kata Kepala Polisi RI, Jenderal Sutanto, di kediamannya,
Selasa (24/10) siang.
Wajib lapor bagi pendatang di Poso diefektifkan (25/10/2006) #12987
TEMPO, Selasa, 24 Oktober 2006 | 22:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Dalam Negeri, M Ma'ruf, menyatakan akan
mengefektifkan sistem keamanan lingkungan dan sistem wajib lapor bagi pendatang
di Poso, Sulawesi Tengah. ”Saya meminta pemerintah daerah supaya lebih
diefektifkan," kata Ma'ruf seusai silaturahmi Lebaran dengan Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Selasa (24/10).
Pemerintah kirim tim evaluasi kerusuhan ke Poso (25/10/2006) #12986
TEMPO, Selasa, 24 Oktober 2006 | 21:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengirimkan tim untuk menyelidiki bentrokan
dan kerusuhan yang melanda Poso, Sulawesi Tengah, dalam tiga hari terakhir. Tim
tersebut beranggotakan Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar, Asisten
Teritorial Markas Besar TNI, dan Inspektur Jenderal Jusuf Manggabarani yang
mewakili pihak kepolisian.
Muslims to create peaceful zone in Papua (25/10/2006) #12985
ANTARA, October 24, 2006
Jayapura (ANTARA News) - Muslims in Indonesia`s easternmost porvince of Papua
are committed to turning the province into a peaceful zone, local Muslim figures said
here on Tuesday.
FUI ancam tindakan tanpa damai... (25/10/2006) #12984
Mirifica, Sabtu, 21 Oktober 2006
Sebuah kelompok kaum Muslim dari sebuah desa di Yogyakarta telah mengeluarkan
sebuah surat yang menuntut umat Katolik setempat menghentikan pembangunan
kapel mereka.
Muslim government in Indonesia to buy Israeli UAVs (24/10/2006) #12983
World Tribune.Com, Monday, October 23, 2006
LONDON — Indonesia's government intends to buy Israeli unmanned aerial vehicles
for its military. Indonesian officials said the military has selected a platform from the
state-owned Israel Aircraft Industries. The sources identified the system as the
Searcher Mk-2 UAV, which was used in the Israeli war with Hizbullah in the summer
of 2006.
Kodam Pattimura & polisi amankan perayaan Idul Fitri (24/10/2006) #12982
SUARA PEMBARUAN DAILY, 22 Oktober 2006
[AMBON] Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1427 Hijriah Panglima Kodam (Pangdam)
XVI Pattimura Mayjen TNI Sudarmaidy S mengharapkan, seluruh prajurit untuk tetap
meningkatkan kesiapsiagaan, kewaspadaan dan membantu aparat kepolisian dalam
mengembang tugas keamanan serta ketertiban masyarakat.
Berlanjutnya kekerasan Poso & kepentingan elit politik (24/10/2006) #12981
Radio Nederland Wereldomroep, Senin 23 Oktober 2006 14:20 UTC
Seorang laki-laki tertembak mati dalam kerusuhan yang kembali melanda Poso. Dua
orang lainnya terluka. Menurut wakil presiden RI Jusuf Kalla, konflik di Poso
sebenarnya bukan konflik komunal, tapi sisa-sisa radikalisme. George Junus
Aditjondro dari Poso Centre berpendapat ungkapan Jusuf Kalla ini sebenarnya
terlambat, dan sang wapres sendirilah yang diuntungkan dari konflik Poso. Lebih
lanjut George Junus Aditjondro kepada Radio Nederland Wereldomroep.
One dead as residents attack police in Poso (24/10/2006) #12980
Today Online, Monday, October 23, 2006
A man was shot dead when police in Indonesia's religiously-divided town of Poso, in
Central Sulawesi, came under attack while trying to disarm residents, police have
said.
Polisi dan warga bentrok di Poso, 2 tewas (24/10/2006) #12979
SUARA PEMBARUAN DAILY, 23 Oktober 2006
[PALU] Situasi keamanan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) memanas, Minggu
(22/10) malam. Situasi dipicu oleh aksi bentrokan aparat polisi dan warga setempat.
Sedikitnya dua warga tewas dan satu lainnya terluka parah karena tertembak peluru
petugas.
One injured in Poso house shootout (24/10/2006) #12978
The Jakarta Post, October 23, 2006
One person has been injured after a gunfight between security forces and locals that
broke out in Poso late on Sunday night.
Kapolri didesak tarik pasukan Brimob dari Poso (24/10/2006) #12977
ANTARA, 24 Oktober 2006 1:35
Palu (ANTARA News) - Ketua Forum Solidaritas Perjuangan Ummat Islam Poso, KH
Adnan Arzal, mendesak Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri), Jenderal Pol. Sutanto,
menarik seluruh pasukan Brimob yang di-Bawah Kendali Operasi (BKO) Kepolisian
Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) di Poso lantaran membuat konflik
memanas.
Polisi dan warga Poso kembali bentrok... (24/10/2006) #12976
TEMPO, Senin, 23 Oktober 2006 | 14:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Poso yang menghantar jenazah Syaifuddin, korban
penembakan polisi pada Senin dini hari tadi, kembali terlibat bentrok dengan polisi.
Galih Pamungkas, tiga tahun dan Mislan (23) terkena peluru tajam.
Kalla: polisi tak menyerbu warga (24/10/2006) #12975
TEMPO, Senin, 23 Oktober 2006 | 23:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah polisi menyerbu
warga di Kecamatan Poso Kota, di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Ahad
lalu, sehingga seorang tewas dan beberapa orang luka. “Tak ada penyerbuan. Tugas
polisi jaga keamanan, patroli. Tapi kadang patroli dianggap apa gitu,” katanya seusai
halal bihalal di rumah Ketua Umum Muhammadiyah Dien Syamsuddin di Kompleks
Pejaten Elok, Jakarta Selatan.
Security tight in E. Nusa Tenggara (24/10/2006) #12974
The Jakarta Post, October 23, 2006
Yemris Fointuna, The Jakarta Post, Kupang. The East Nusa Tenggara Police will
deploy 10,000 officers, to be assisted by the military, law and order policemen and
church youths, to safeguard Idul Fitri celebrations on Tuesday and Wednesday in
Kupang and other East Nusa Tenggara cities.
Indonesian democracy on the decline (24/10/2006) #12973
The Jakarta Post, October 23, 2006
Aleksius Jemadu, Bandung. The current condition of Indonesian society is very much
affected by the operation of three organizations of human activities.
Negeri Kepedihan Republik Ironis (23/10/2006) #12972
Masariku Network, 22 Oktober 2006
Andrias Hans. Pada hari Senin sore 16 Oktober 2006 saya sungguh dikejutkan
dengan sebuah SMS yang dikirim teman saya dari Sulawesi Tengah. Beritanya jelas
yakni peristiwa pembunuhan terhadap Pendeta Irianto Kongkoli, Sekretaris Umum
Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) oleh dua orang penembak
yang mengendarai sepeda motor di Jalan Wolter Monginsidi Palu.
Ba'asyir: bencana akibat dosa pemimpin bangsa (23/10/2006) #12971
TEMPO, Senin, 23 Oktober 2006 | 09:50 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Amir Majelis Mujahiddin Indonesia Abu Bakar Ba'asyir
menyatakan berbagai bencana yang terjadi selama ini merupakan dampak dosa
individu pemimpin. Para pemimpin mengaku memeluk Islam tetapi berbuat maksiat
dan kemungkaran.
Seorang warga Poso tewas tertembak (23/10/2006) #12970
Media Indonesia, Senin, 23 Oktober 2006 06:00 WIB
PALU--MIOL: Seorang warga Kota Poso tewas dan seorang lagi kritis akibat terkena
tembakan menyusul ketegangan antara aparat keamanan dan warga setempat yang
terjadi Minggu malam.
Pemerintah belum maksimal tangani kasus Poso (23/10/2006) #12969
KOMPAS, Senin, 23 Oktober 2006 - 10:18 wib
YOGYAKARTA, SENIN - Kembali memanasnya situasi keamanan di Poso, Sulawesi
Tengah merupakan bukti bahwa pemerintah belum maksimal menangani konflik yang
terjadi sejak beberapa tahun lalu.
Situasi kota Poso terkendali (23/10/2006) #12968
KOMPAS, Senin, 23 Oktober 2006 - 10:15 wib
PALU, SENIN - Situasi kota Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (23/10) pagi,
sudah terkendali, pascaketegangan antara aparat keamanan dari kesatuan Brimob
dan warga setempat.
Kasus Poso, warga Jateng diperiksa (23/10/2006) #12967
Kapolri ingatkan para pemudik sepeda motor
KOMPAS, Senin, 23 Oktober 2006
Brebes, Kompas - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Dody
Sumantyawan, Minggu (22/10) di Kabupaten Brebes, Jateng, mengungkapkan, ada
tim kepolisian yang kini intensif memeriksa sejumlah warga asal Jateng terkait
dengan kasus Poso yang baru-baru ini terjadi.
Penembakan Pdt Kongkoli sudah 11 orang diperiksa (23/10/2006) #12966
SINAR HARAPAN, Sabtu, 21 Oktober 2006
Palu – Tim penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) dibantu
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri masih terus berupaya
mengungkap kasus penembakan Pendeta Irianto Kongkoli. Hingga Sabtu (21/10) pagi
ini sudah 11 orang diperiksa.
Tokoh Kristen Sulawesi Barat himbau ummatnya tenang (23/10/2006) #12965
TEMPO, Sabtu, 21 Oktober 2006 | 17:05 WIB
TEMPO Interaktif, Mamuju:Ketua Persatuan Pemuda Gereja Kristen Indonesia
Wilayah Sulawesi Barat, Pendeta Kalvin Kalambo, menghimbau seluruh umat Kristen
di Sulawesi Barat tetap tenang menyusul tewasnya pendeta Irianto Konkoli di Poso
beberapa waktu lalu. "Penembakan salah satu tokoh Kristen di Poso memang patut
dikecam, namun jangan terpancing, beri kesempatan petugas keamanan untuk
menangani kasus itu," imbaunya, di Mamuju, Jum'at (20/10)
Kalla: konflik Poso adalah teror (23/10/2006) #12964
TEMPO, Jum'at, 20 Oktober 2006 | 17:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa Konflik
Poso yang terjadi 2-3 tahun terakhir merupakan sebuah tindakan teror segelintir orang
dan bukan konflik komunal seperti sebelumnya terjadi. Konflik komunal antara
masyarakat Islam dan Kristen, ujarnya, telah diselesaikan dengan perjanjian Malino
yang diprakarsainya.
Wapres: tangkap para pelaku teror di Poso (23/10/2006) #12963
SUARA PEMBARUAN DAILY, 20 Oktober 2006
[JAKARTA] Konflik Poso yang masih berlangsung hingga saat ini adalah aksi teror
yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal yang tersisa di wilayah itu dibantu
sejumlah orang dari luar Poso. Di Poso, tidak ada lagi konflik antara komunitas
Kristen dan Islam. Polisi diminta segera menangkap para pelaku teror di wilayah
tersebut.
Penembakan Pendeta Irianto (23/10/2006) #12962
Kapolri bantah intelijen di Poso lemah
TEMPO, Rabu, 18 Oktober 2006 | 16:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto membantah
lemahnya intelijen yang bertugas di wilayah Poso dan Sulawesi Tengah. Bantahan ini
terkait adanya aksi peledakan bom dan penembakan terhadap Pendeta Irianto
Kongkoli pada Senin (16/10) lalu. ”Tidak lah. Kami sudah ketahui semuanya. Tinggal
membawa pelakunya," kata Sutanto seusai serah terima jabatan Deputi Sumber
Daya Manusia di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (18/10).
Bekas Komandan Operasi dikirim ke Poso (23/10/2006) #12961
TEMPO, Rabu, 18 Oktober 2006 | 21:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengirim
mantan Komandan Operasi Keamanan ke Palu, Sulawesi Tengah, Inspektur Jenderal
Paulus Purwoko, ke Poso.
MPR speaker links priest's murder to Bush visit (23/10/2006) #12960
Paras Indonesia, October, 19 2006 @ 05:26 am
By: Roy Tupai. The murder of a Christian priest by an unidentified gunman in Palu,
Central Sulawesi province, where religious tensions have flared following last month's
execution of three Catholic militants, has prompted a range of reactions, with People's
Consultative Assembly speaker Hidayat Nurwahid going as far as claiming it was an
effort to make Indonesia look bad ahead of US President George W. Bush's planned
visit to the country next month.
Poso Center protes keras bebasnya Asikin (23/10/2006) #12959
SUARA PEMBARUAN DAILY, 20 Oktober 2006
[PALU] Poso Center, koalisi 32 lembaga swadya masyarakat (LSM) yang menaruh
perhatian besar terhadap penyelesaian masalah Poso, memprotes keras keputusan
majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Asikin Suyuti,
mantan Bupati Poso dan juga mantan Kadis Kesejahteraan Sosial Sulawesi Tengah
(Sulteng) dari tuduhan melakukan korupsi dana pengungsi Poso senilai lebih dari Rp
6 miliar.
Maluku grows into sago farming center (18/10/2006) #12958
The Jakarta Post, October 17, 2006
M. Azis Tunny, The Jakarta Post, Ambon. With 31,360 hectares of sago palm
plantations, Maluku has become one of the main centers of sago cultivation in the
world. However, only about 6,000 of these hectares are properly managed and
provincial authorities are eager to introduce new programs that will increase
production.
KM Lai-Lai 01 diduga dibajak (18/10/2006) #12957
SINAR HARAPAN, Senin, 16 Oktober 2006
Ambon - Sebanyak 18 anak buah kapal (ABK) KM Lai-Lai 01 yang hilang di Laut
Banda sejak 25 September 2006 lalu diduga dibajak oleh orang asing. Roos Bremer,
istri Buce Bremer, nakhoda KM Lai-Lai 01, mengaku pernah menghubungi suaminya
melalui handphone beberapa hari sesudah kapal tersebut diberitakan hilang, namun
orang yang menjawab panggilan tersebut berbicara dalam bahasa asing yang tidak
dipahaminya.
EDITORIAL: The Poso killing field (18/10/2006) #12956
The Jakarta Post, 17 October 2006
Another life was eliminated on Monday by those who have an interest in the violence
in Central Sulawesi prevailing. The death of the man adds to the list of those who have
lost their lives in the sectarian-torn region and no one knows when the list will end. As
long as the warring parties have no will to stop the human tragedy and outside parties
thirst for blood and power, the list will grow unabated.
BIN warns of more Sulawesi unrest (18/10/2006) #12955
The Jakarta Post, October 17, 2006
Ary Hermawan and Ruslan Sangadji, The Jakarta Post, Jakarta. The State
Intelligence Agency (BIN) warned of more attacks during Idul Fitri celebrations in
religiously-divided Central Sulawesi after a Christian pastor was shot dead in the
provincial capital of Palu.
Polisi masih sulit identifikasi pelaku (18/10/2006) #12954
Pembunuh Pendeta Kongkoli gunakan penutup wajah
KOMPAS, Selasa, 17 Oktober 2006
Palu, Kompas - Pendeta Irianto Kongkoli (43), Sekretaris Umum Majelis Sinode
Gereja Kristen Sulawesi Tengah, tewas ditembak di depan Toko Sinar Sakti di Jalan
Monginsidi, Palu, Senin (16/10) pukul 08.30 Wita. Hingga saat ini, polisi masih
kesulitan mengidentifikasi pelaku penembakan itu.
Penembak Pdt Kongkoli masih dikejar (18/10/2006) #12953
SUARA PEMBARUAN DAILY, 17 Oktober 2006
[PALU] Situasi di Poso dan Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (17/10) relatif
aman. Penduduk beberapa kawasan di Poso, antara lain Kecamatan Lage, Pamona
Utara, Pamona Selatan, Lore Utara, dan Lore Selatan, memasang bendera setengah
tiang sebagai bentuk bela sungkawa atas meninggalnya Pendeta Irianto Kongkoli
MTh, yang ditembak orang tak dikenal di Palu, Senin (16/10) pagi. Pelaku
penembakan masih dilacak.
Penembakan pendeta terkait eksekusi Tibo (18/10/2006) #12952
SUARA PEMBARUAN DAILY, 17 Oktober 2006
[JAKARTA] Penembakan Sekretaris Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi
Tengah (GKST) Pendeta Irianto Kongkoli di Palu, Senin (16/10), dituding memiliki
keterkaitan dengan eksekusi mati Tibo. Demikian dikatakan Gubernur Sulteng HP
Paliudju, Senin siang di DPR.
Umat beragama diimbau tidak terpancing provokasi (18/10/2006) #12951
SUARA PEMBARUAN DAILY, 17 Oktober 2006
[JAKARTA] Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia, Prof
Dr Nazri Adlani meminta seluruh umat beragama mampu menahan diri dan tidak
terpancing upaya provokasi sejumlah pihak yang menginginkan ketidakharmonisan
dan kekerasan terjadi di Poso.
Indonesians demand the truth in pastor's murder (18/10/2006) #12950
Spero, Monday, October 16, 2006
The Catholic Church and Indonesian Christians along with human rights groups,
Muslim organisations and local government officials have condemned the murder of
Rev Irianto Kongkoli which occurred this morning in Palu (Central Sulawesi). They all
demand that those responsible for the violence that gripped the area in the last few
years be brought to justice.
Pendeta ditembak di Palu (18/10/2006) #12949
SUARA PEMBARUAN DAILY, 16 Oktober 2006
[PALU] Pendeta Irianto Kongkoli MTh (40), Sekretaris Umum Majelis Sinode Gereja
Kristen Sulawesi Tengah (GKST) yang berpusat di Tentena, Poso, Senin (16/10)
sekitar pukul 08.15 Wita tewas ditembak orang tidak dikenal.
Pendeta GKST tewas ditembak di Palu (18/10/2006) #12948
SINAR HARAPAN, Senin, 16 Oktober 2006
Oleh Erna Dwi Lidiawati. Palu - Tindak kekerasan terus terjadi di Sulawesi Tengah
(Sulteng). Sekretaris Umum Gereja Kristen Sulawesi Tengah (Sekum GKST) Pendeta
Irianto Kongkoli, Senin (16/10) pagi, pukul 08.15 Wita, tewas ditembak orang tidak
dikenal di Jalan Monginsidi, Palu Selatan.
Teror bom terus terjadi di Poso (18/10/2006) #12947
SUARA PEMBARUAN DAILY, 16 Oktober 2006
[PALU] Aksi-aksi teror berupa ledakan bom masih saja terus berlangsung di Poso,
Sulawesi Tengah (Sulteng). Dalam dua malam berturut-turut (Sabtu dan Minggu
malam) kembali terjadi dua ledakan yang bersumber dari bom rakitan di Poso.
Masa berseminya persaudaraan di Latta (17/10/2006) #12946
KOMPAS, Senin, 16 Oktober 2006
MZ Wahyudi. Ramadhan kali ini terasa berbeda bagi masyarakat Desa Latta, Ambon.
Masjid di desa itu, yang hancur saat konflik sosial (1999-2004), kini berdiri kembali.
Ribuan hektare kayu putih di Pulau Buru habis terbakar (17/10/2006) #12945
Metro TV, 12/10/2006 16:03
Metrotvnews.com, Lam Lea: Ribuan hektare lahan pohon kayu putih di Pulau Buru,
Maluku, Kamis (12/10) ini, habis terbakar. Kebakaran terjadi di jalan utama di pusat
Kota Lam Lea. Kebakaran hampir terjadi setiap malam dalam musim kemarau.
Namun, aparat pemerintah tidak pernah melakukan usaha pemadaman. Padahal,
kebakaran terjadi di pusat kota.
Maluku Manise Kembali (17/10/2006) #12944
"Orang Ambon Menemukan Ke-Ambon-annya"
Radio Nederland Wereldomroep, 12-10-2006
Aboeprijadi Santoso & Nina Nanlohy. Ambon dan Maluku yang dilanda konflik dan
kerusuhan berdarah sejak 1999 sampai 2004, telah menikmati perdamaian. Ambon
telah manise kembali. Bagaimana perdamaian itu tercipta? Bagaimana masyarakat
Maluku melenturkan ketegangan dan kekakuan pasca-keamanan untuk menjaga
perdamaian?
45 anggota DPRD Maluku tak ketemu mendagri (17/10/2006) #12943
Balagu.Com, Jumat, 13-Oktober-2006, 09:57:50
Oleh admin. Keberangkatan 45 Anggota DPRD Maluku ke Jakarta untuk
memperjuangkan penambahan jumlah pimpinan dewan ternyata tak membuahkan
hasil. Bahkan setelah menghabiskan anggaran yang mencapai ratusan juta rupiah
justru mereka akan bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Pdt. Irianto Kongkoli, M.Th. tewas ditembak (17/10/2006) #12942
Masariku Network, 17 Oktober 2006
Tak bisa dibayangkan, Hamba Tuhan yang sangat komunikatif dan memiliki hubungan
yang luas baik dengan Pemerintah dan juga tokoh-tokoh garis keras Muslim, Pdt.
Irianto Kongkoli, M.Th., Sekretaris Umum Majelis Sinode GKST yang kantor pusatnya
di Tentena, tiba-tiba tadi pagi 16 Oktober 2006 sekitar pukul 08.10 AM di Jalan Walter
Monginsidi Palu, saat beliau bersama istrinya berbelanja di bahan bangunan di Toko
Rejeki, ditembak 2 kali dari jarak dekat saat beliau jongkok memeriksa
Tehel/Keramik, tepat di bawah telinga kiri oleh 2 orang mengendarai Sepeda Motor,
yang oleh pengumuman Pemerintah/Polri "Pelaku Tak Dikenal". Lucunya istilah ini
telah ada sejak tahun 2001, sudah puluhan yang ditembak/dibom dipancung dll.
Rupanya istilah klise ini sengaja digunakan, supaya pelakunya tak akan pernah
tertangkap.
Christian pastor shot dead in Indonesia's Sulawesi (17/10/2006) #12941
REUTERS, Mon 16 Oct 2006
By Achmad Sukarsono. JAKARTA (Reuters) - An unidentified gunman shot dead a
Christian pastor on Monday in Indonesia's Central Sulawesi province, officials and
church groups said, sparking fears of ! a return to sectarian fighting that once gripped
the region.
Kapolri tegaskan pembunuh Pdt Irianto sdh diidentifikasi (17/10/2006) #12940
ANTARA, 16 Oktober 2006 16:18
Jakarta (ANTARA News) - Pelaku teror pembunuhan yang telah menewaskan
Pendeta Irianto Kongkoli di Palu, Sulteng, pagi ini, sudah berhasil diidentifikasi pihak
kepolisian, demikian penegasan Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri), Jenderal Pol.
Sutanto, di Jakarta, Senin.
Gubernur: Penembakan Pdt irianto berkaitan dgn Tibo (17/10/2006) #12939
TEMPO, Senin, 16 Oktober 2006 | 17:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur Sulawesi Tengah H. Bandjela Paliudju menduga
motif penembakan pendeta Irianto Konkoli tadi pagi adalah balas dendam. Menurut
dia, konflik di Poso sebelumnya masih menyisakan dendam di masyarakat. "Ada
kaitannya dengan masalah Poso" kata Paliudju di gedung MPR/DPR, Jakarta.
Many Indonesians support JI: survey (17/10/2006) #12938
Ninemsn, Sunday Oct 15 22:05 AEST
Almost 20 per cent of Indonesian Muslims support the efforts of Jemaah Islamiah,
which is believed to be the Southeast Asia wing of international terrorist network
al-Qaeda, an independent survey said on Sunday.
Politisasi preman dan premanisasi politisi (17/10/2006) #12937
Balagu.Com, 16/10/2006
oleh: Dominggus. N. Kaya (Pemerhati Politik Lokal dan Otonomi Daerah). Dalam teori
politik manapun juga dimuka bumi ini, persoalan substansial yang selalu menjadi titik
fokus pembahasan adalah kekuas! an. Kekuasaan merupakan konsep sentral dalam
ilmu politik.
Washington needs to keep an eye on Indonesia (17/10/2006) #12936
Dallasnews.Com, 09:12 AM CDT on Friday, September 22, 2006
Remember the names Fabianus Tibo, Marianus Riwu and Dominggus Silva. They
were Christian farmers from Indonesia executed by firing squad yesterday for
purportedly instigating deadly Christian-Muslim violence in 2000.
Christian priest killed by unidentified gunman in Palu (16/10/2006) #12935
The Jakarta Post, 10/16/2006 1:19:48 PM
PALU, Central Sulawesi (AP): An unidentified gunman killed a Christian priest
Monday on Sulawesi island, where religious tensions have been mounting since last
month's executions of three Roman Catholic militants, officials said.
Pendeta Irianto Kongkoli tewas ditembak (16/10/2006) #12934
KOMPAS, Senin, 16 Oktober 2006 - 08:51 wib
Laporan Wartawan Kompas Reinhard Marulitua N. PALU, KOMPAS - Sekretaris
Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah, Pendeta Irianto Kongkoli,
tewas ditembak, Senin (16/10), sekitar pukul 08.45 Wita. Kongkoli ditembak tepat
dibagian kepala saat berbelanja di sebuah toko bahan bangunan di Jalan Mongonsidi,
Palu.
Police seize arms cache (16/10/2006) #12933
The Jakarta Post, October 14, 2006
MAKASSAR, South Sulawesi: The Enrekang Police have seized a number of
explosive materials, homemade guns and ammunition, as well as a manual on
assembling bombs from a cave near a river in Kalimbua hamlet, Kalosi subdistrict,
Alla district in Enrekang regency.
Kondisi jalan Trans- Seram memprihatinkan (16/10/2006) #12932
KOMPAS, Sabtu, 14 Oktober 2006
Bula, Kompas - Jalan lintas Pulau Seram yang berada di Kabupaten Seram Bagian
Timur kondisinya memprihatinkan. Ruas jalan sekitar 100 kilometer itu semuanya
belum diaspal. Selain menghambat aktivitas ekonomi masyarakat dan pemerintahan,
kondisi tersebut membuat kabupaten tersebut terisolasi.
Masyarakat Aru minta gabung ke Papua (16/10/2006) #12931
SINAR HARAPAN, Sabtu, 14 Oktober 2006
Jayapura-Masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku,
saat ini telah menyatakan sikap untuk bergabung dengan masyarakat di Provinsi
Papua dalam satu wilayah pemerintahan definitif.
Dua pembunuh pedagang ikan di Poso serahkan diri (16/10/2006) #12930
SINAR HARAPAN, Sabtu, 14 Oktober 2006
Jakarta – Jumlah tersangka pelaku penculikan dan pembunuhan dua pedagang ikan
warga Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, 27 September 2006
bertambah menjadi 16 orang menyusul penyerahan diri tersangka lainnya yakni At
dan Kin ke Mapolsek Pamona Timur, Jumat (13/10) malam. Namun, otak kasus
tersebut hingga kini masih buron.
INFID's Short News Overview No. VII/23: 29/09-13/10/2006 (16/10/2006) #12929
INFID, October 13, 2006
Churches want Abepura probe. The Association of Papua Churches (PGGP) wants
the government to set a team to probe a series of alleged human rights abuses during
a bloody clash between demonstrators and police on March 16 in Abepura.
Association head Bishop Leo Laba Ladjar made the request on Sep. 29 to National
Human Rights Commission Papua branch chairman Albert Rumbekwan.
Police kill one in Papua as mob attacks over govt aid (16/10/2006) #12928
The Jakarta Post, October 14, 2006
Nethy Dharma Somba, The Jakarta Post, Jayapura. After being denied government
assistance, dozens of Papuans went on a rampage Friday, burning government
offices and clashing with police officers.
Ambon mosque survives violent test (16/10/2006) #12927
The Jakarta Post, October 13, 2006
M. Azis Tunny, The Jakarta Post, Ambon. The small mosque in the middle of a
Christian kampong in Latta village no longer carries the scars of the religious violence
that ripped through Ambon in 1999.
Gara-gara tidak puas pembagian BLT (16/10/2006) #12926
Massa marah, kantor Bupati dan gedung DPRD dibakar
HarianKomentar.Com, 14 October 2006
Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Puncak Jaya (Papua) berakibat fatal.
Gara-gara masyarakat merasa tidak puas, buntutnya pecah kerusuhan. Massa yang
marah kemudian melakukan pembakaran terhadap Gedung DPRD dan Kantor Bupati
setempat, pukul 11.00 WIT, Jumat (13/10) kemarin.
Resolving Timor-Leste's crisis (16/10/2006) #12925
The International Crisis Group (ICG), 10 October 2006
Asia Report N°120, 10 October 2006. Executive summary and recommandations.
The worst crisis in Timor-Leste's short history is far from over. The country is in
political limbo, waiting for the report of the UN-appointed Independent Special
Commission of Inquiry that is expected to name names and recommend prosecutions
for perpetrators of the April-May violence in Dili that killed more than 30 people.
Poso 'does not need security operation' (12/10/2006) #12924
The Jakarta Post, October 11, 2006
PALU, Central Sulawesi: The religiously split Palu regency will not reinstate the
security operation command (Koopskam) despite violence that followed the execution
of three Christians on Sept. 22, the Central Sulawesi governor says.
Ketegangan di Poso bukan pengalihan konflik (12/10/2006) #12923
SINAR HARAPAN, Rabu, 11 Oktober 2006
Palu - Badan Intelijen Negara (BIN) membantah adanya skenario pengalihan konflik di
Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) dari konflik horizontal antara dua keyakinan berbeda
Islam dan Kristen menjadi konflik vertikal, aparat versus masyarakat.
Kepala BIN: tidak benar TNI terlibat kasus Poso (12/10/2006) #12922
SUARA PEMBARUAN DAILY, 11 Oktober 2006
[PALU] Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Syamsir Siregar membantah adanya
tudingan oknum TNI terlibat dalam beberapa letupan Poso khususnya yang terjadi
dalam dua pekan terakhir.
Sosialisasi Maluku sudah aman (12/10/2006) #12921
DEWA, 10 Oct 2006
Ambon, Dewa. Dalam kunjungan kerjanya ke Jakarta beberapa waktu lalu, selain
melakukan pertemuan dengan Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan
Tertinggal, Komisi C DPRD Maluku juga melakukan pertemuan dengan Badan
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua
Komisi C DPRD Maluku, Drs Jaffet Damamain,S.Th,M.Th, kepada wartawan, Senin
(9/10) kemarin.
Tragis, nasib pengungsi Larike (12/10/2006) #12920
DEWA, 09 Oct 2006
Ambon, Dewa. Selama pengungsi Larike memasuki lokasi yang disediakan oleh
pemerintah, Suli Atas, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah,
ternyata hingga kini belum ada bantuan yang diberikan kepada pengungsi tersebut
dari kabupaten yang berwenang menangani masalah mereka, Maluku Tengah. Hal ini
terungkap dari keterangan yang diberikan oleh salah seorang warga di lokasi tersebut,
Karel Hendriks kepada wartawan, Minggu (8/10) kemarin.
Papilaja-Latuconsina jadi "bapak dan ibu tiri" (12/10/2006) #12919
DEWA, 09 Oct 2006
Ambon, Dewa. Janji-janji manis Walikota Drs M J Papilaja, MS dan Wakil Walikota
Olivia Latuconsina saat berkampanye bahwa keduanya akan menjadi ibu dan bapak
bagi Warga Kota Ambon ternyata hingga kini perlu ditindaklanjuti kembali.
Security tightened ahead of Bali bombing anniversary (12/10/2006) #12918
The Jakarta Post, 10/11/2006 1:45:26 PM
DENPASAR (AP): Police tightened security Wednesday at airports, seaports and
beaches on Indonesia's resort island of Bali ahead of the fourth anniversary of
al-Qaida-linked car bombings on two nightclubs that killed 202 people, mostly
foreigners.
Terror in RI rooted in ideology: Expert (12/10/2006) #12917
The Jakarta Post, October 11, 2006
The Jakarta Post, Jakarta. Indonesia's brand of terrorism is starkly different from that
found in the Middle East and should be tackled using specifically targeted methods, a
leading psychologist here says
RP on alert for terror bombings after blast kills 6 (12/10/2006) #12916
The Jakarta Post, 10/11/2006 11:09:45 AM
MANILA (AP): Authorities in the insurgency-wrecked southern Philippines on
Wednesday braced for possible terror attacks during town festivals, a day after
suspected al-Qaida-linked militants detonated a bomb, killing six people.
U.S. hopes Indonesia will prosecute killers of Munir (12/10/2006) #12915
The Jakarta Post, 10/11/2006 6:39:50 PM
JAKARTA (AP): Indonesia should bring to justice the killers of its most prominent
human rights activist after the acquittal by the Supreme Court last week of the only
suspect in the case, the U.S. Embassy said Wednesday.
Ledakan kembali terjadi di pinggiran Poso (10/10/2006) #12914
ANTARA, 9 Oktober 2006 0:20
Palu (ANTARA News) - Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan Minggu
malam menghantam sebuah rumah kosong di pinggiran Kota Poso, Sulawesi Tengah,
namun sejauh tidak ada korban jiwa atau cedera.
Polres Pulau Ambon meningkatkan pengamanan (10/10/2006) #12913
Metro TV, 08/10/2006 14:02
Metrotvnews.com, Ambon: Menyusul teror bom di Kota Ambon selama bulan
Ramadhan, aparat Polres Pulau Ambon meningkatkan pengamanan dengan
menggelar sweeping senjata api dan bahan peledak di sejumlah titik strategis di Kota
Ambon. Razia senjata api dan bahan peledak, Ahad (8/10) dini hari, dilakukan di
persimpangan kawasan Mardika dan belakang Soya, Kota Ambon. Kawasan ini
merupakan perlintasan pintu masuk ke Kota Ambon. Aparat polisi memeriksa setiap
kendaraan yang melintas dan memeriksa identitas pemilik kendaraan serta barang
bawaannya.
Warga temukan bom rakitan (10/10/2006) #12912
KOMPAS, Sabtu, 07 Oktober 2006
Dua bom rakitan dan 102 peluru ditemukan oleh dua pemuda di Talake, Ambon.
Menurut Abdul Gani bin Umar, salah satu penemu, saat diperiksa polisi di Polres
Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kamis (5/10) malam, bom dan amunisi itu
ditemukannya bersama temannya, Oya, sesudah makan sahur.
Maluku kembangkan perkebunan sagu (10/10/2006) #12911
KOMPAS, Selasa, 03 Oktober 2006 - 20:48 wib
Laporan Wartawan Kompas M Zaid Wahyudi. AMBON, KOMPAS--Hingga kini, baru
19,13 persen hutan sagu di Maluku yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Rendahnya
nilai eknomis sagu akibat sempitnya pasar sagu yang ada membuat masyarakat
enggan mengolah sagu. Padahal, sagu memiliki nilai historis dan kultural tinggi bag
masyarakat Maluku.
Orang bercadar rusak sejumlah kafe di Yogyakarta (10/10/2006) #12910
ANTARA, 8 Oktober 2006 23:56
Yogyakarta (ANTARA News) - Sekitar 50 orang berpakaian hitam dan putih dengan
mengenakan penutup wajah (cadar) merusak sejumlah kafe di Kota Yogyakarta yang
tetap nekad buka pada bulan Ramadan ini, Sabtu malam (7/10).
Mengapa Poso kembali memanas? (10/10/2006) #12909
KOMPAS, Senin, 09 Oktober 2006
Arianto Sangaji. Suka atau tidak suka, eksekusi mati terhadap Tibo, Marinus, dan
Dominggus di Palu (22/ 9/2006) telah memicu ketegangan baru di Poso. Jauh
sebelum eksekusi itu dilakukan, warga Poso terbelah dalam kontroversi "setuju- tidak
setuju". Aksi-aksi protes massa, kendati dilakukan secara damai dan terorganisasi,
telah menempatkan warga dalam batas-batas agama yang berbeda.
Tim baru Komnas HAM harus bekerja optimal (10/10/2006) #12908
untuk menyelidiki peristiwa kekerasan di Poso
Ambon.com, 6/10/2006
Pokja Poso kembali mendesak Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan secara
menyeluruh terhadap peristiwa kekerasan yang terjadi di Poso. Komnas HAM harus
mendorong terbentuknya Tim Pencari Fakta Independen untuk menyelidiki berbagai
peristiwa kekerasan yang terus berlangsung di Poso dan Sulawesi Tengah sejak 1998
hingga sekarang.
Rights group says Indonesia failed in murder case (10/10/2006) #12907
AGENCE FRANCE-PRESSE, Fri Oct 6, 2006 2:20 AM ET
JAKARTA (AFP) - Indonesia's justice system failed in overturning the conviction of a
pilot for the murder of a leading rights activist, Human Rights Watch said, calling for a
new investigation.
More weapons destroyed in formerly restive Ambon (06/10/2006) #12906
The Jakarta Post, October 05, 2006
M. Azis Tunny, The Jakarta Post, Ambon. In a gesture of peace and security, 103
handmade weapons were destroyed Wednesday in Ambon, four years after the end of
a bloody sectarian conflict in Maluku province.
Kejati Maluku akan panggil Oratmangun (06/10/2006) #12905
DEWA, 05 Oct 2006
Ambon, Dewa. Mestinya pada tanggal 28 September 2006 lalu, Bupati Maluku
Tenggara Barat (MTB) Drs. S.J. Oratmangun telah dipanggil untuk diperiksa lebih
lanjut. Karena, statusnya dalam kasus penyalagunaan Anggaran Pendapatan Belanja
Daerah (APBD) MTB tahun 2002-2004 bukan lagi sebagai saksi, melainkan sebagai
tersangka dalam kasus tersebut.
'Explosives confiscated were military-grade TNT' (06/10/2006) #12904
The Jakarta Post, 10/5/2006 3:57:16 PM
SURABAYA (AP): Police were investigating Thursday possible terrorist links to a
woman arrested earlier this week with military-grade explosives and who said during
questioning they were meant for fishing.
Pilot 'exonerated' in Munir murder (06/10/2006) #12903
The Jakarta Post, October 05, 2006
Tony Hotland and Ary Hermawan, The Jakarta Post, Jakarta. A Garuda Indonesia pilot
is expected to walk free by March next year after the Supreme Court cut his 14-year
jail term to only two years, ruling there was insufficient evidence he murdered human
rights campaigner Munir.
Court overturns Munir murder conviction (06/10/2006) #12902
Paras Indonesia, October, 04 2006 @ 08:19 am
By: Roy Tupai. Pollycarpus Budihari Priyanto, the Garuda Indonesia pilot sentenced
to 14 years in jail for the murder of the country's foremost human rights campaigner,
Munir, has had his murder conviction annulled by the Supreme Court.
It pays to be top cop (06/10/2006) #12901
Paras Indonesia, October, 05 2006 @ 07:12 pm
By: Roy Tupai. National Police chief General Sutanto says a massive increase in his
personal wealth over the past five years can be accounted for, although so far he's
unwilling to explain precisely where his fortune came from. Could it be linked to the
fact that his pledge to eradicate gambling has failed miserably, with illegal casinos
continuing to operate above the law in Indonesia?
Kapolda se-Sulawesi plus Kaltim bahas bom Poso (06/10/2006) #12900
SINAR HARAPAN, Kamis, 05 Oktober 2006
Palu – Dugaan keterlibatan kasus peledakan bom di Poso dan sekitarnya dengan
kelompok tertentu yang masuk melalui wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)
menjadi salah satu bahasan pertemuan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda)
se-Sulawesi plus Kapolda Kaltim di Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (5/10) pagi.
Komnas HAM didesak selidiki kekerasan Poso (06/10/2006) #12899
SINAR HARAPAN, Kamis, 05 Oktober 2006
Jakarta – Kelompok Kerja (Pokja) Poso mendesak Komisi Nasional Hak Asasi
Manusia (Komnas HAM) untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap
kekerasan yang terjadi di Poso. Komnas HAM harus mendorong terbentuknya Tim
Pencari Fakta Independen untuk menyelidiki berbagai peristiwa kekerasan yang terus
berlangsung di Poso dan Sulawesi Tengah dari 1998 hingga sekarang.
Dominggus' family does not want any autopsy (06/10/2006) #12898
ANTARA, October 6, 2006
Kupang, E Nusa Tenggara (ANTARA News) - East Nusa Tenggara (NTT) Police Chief
Brig Gen Robertus Belarminus Sadarum said the extended family of the late
Dominggus da Silva in Maumere, Sikka District, Flores Island, had no intention of
conducting an autopsy on Dominggus' body.
JI terrorist's wife held in Philippines (06/10/2006) #12897
Bangkok Post, Friday October 06, 2006
Zamboanga City, Philippines (dpa) - Philippine security forces have detained an
Indonesian woman believed to be the wife of a top Jemaah Islamiyah (JI) militant
hiding in the country's southern region, officials said Thursday.
Separatis Tetap Diwaspadai (06/10/2006) #12896
*TNI Kedepankan Pendekatan Kemanusiaan
Cenderawasih Pos, Jumat, 06 Oktober 2006
JAYAPURA-Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/ Trikora Mayor Jenderal
(Mayjen) TNI Zamroni mengatakan, memasuki Hari Ulang Tahun ke- 61 TNI ini, jajaran
TNI di Papua, akan terus bertekad bersama-sama warga masyarakat untuk
membangun daerah ini, agar kehidupan masyarakat lebih sejahtera lagi.
Pembunuh Munir kembali tak jelas (05/10/2006) #12895
MA: Pollycarpus tidak terbukti membunuh
The Jakarta Post, Kamis, 05 Oktober 2006
Jakarta, Kompas - Sejarah akan menguji pemerintahan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono, menyusul putusan Mahkamah Agung yang menyatakan Pollycarpus
Budihari Priyanto tidak terbukti ikut membunuh Munir. Pilot Garuda itu hanya
dinyatakan terbukti menggunakan surat palsu dan dihukum selama dua tahun.
68 senjata organik & 103 rakitan dimusnahkan di Ambon (05/10/2006) #12894
detikcom, 04/10/2006 17:53 WIB
M Hanafi Holle - detikcom. Ambon - 68 Pucuk senjata api organik dan 103 senjata
rakitan dimusnahkan di Ambon. Warga menyerahkan senjata itu ke pos TNI terdekat
maupun Koramil sejak Juli hingga Oktober 2006.
Maluku kembangkan tanaman sagu di Tawiri (05/10/2006) #12893
KOMPAS, Rabu, 04 Oktober 2006
Ambon, Kompas - Untuk mengembangkan tanaman sagu, Pemerintah Provinsi
Maluku membuat hutan sagu di areal seluas 30 hektar di Negeri Tawiri, Ambon.
Kebun percontohan itu selain dibuat dalam rangka melestarikan tanaman pangan asli
Maluku, diharapkan pula mampu menjamin ketersediaan pasokan pangan di daerah
tersebut. Selama ini pengadaan pangan Maluku masih bergantung pada pasokan
beras dari luar daerah.
Crossing the line between law enforcement and (05/10/2006) #12892
rights abuses
The Jakarta Post, October 04, 2006
George J. Aditjondro, Yogyakarta. What is the line between law enforcement and
torture? This is basically the current debate between relatives, lawyers, priests,
friends and supporters of the three Flores villagers, Tibo, Riwu and da Silva, who were
executed last Thursday at midnight, and the Indonesian authorities. More specifically
this is a question for those defending the human and legal rights of the Flores trio and
the Indonesian Police, whose Mobile Brigade (Brimob) members carried out the
execution.
Tokoh agama Sulut mengutuk pembakaran gereja di Palu (05/10/2006) #12891
HarianKomentar.Com, 04 October 2006
Menyikapi pembakaran sebuah gereja yang terletak di Jaan Pulau Nias, Kelurahan
Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, tokoh agama Sulut mengutuk keras aksi tidak
manusiawi yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Laporan komnas HAM tentang Poso hanya kliping koran (05/10/2006) #12890
detikcom, Rabu, 04/10/2006 16:11 WIB
Nograhanny Widhi K - detikcom. Jakarta - Komnas HAM dinilai tidak serius dalam
menyikapi kekerasan di Poso. Bahkan ada laporan dari tim yang dikirim ke Poso
berupa kliping koran dan laporan aparat penegak hukum.
Perlu tim independen pencari sumber konflik Poso (05/10/2006) #12889
SUARA PEMBARUAN DAILY, 04 Oktober 2006
[JAKARTA] Persoalan Poso harus segera diselesaikan dengan membangun budaya
rekonsiliasi yakni keberanian untuk mengungkap akar masalah sebenarnya. Tanpa
keberanian untuk mengungkap kebenaran yang sejati tidak akan terjadi rekonsiliasi
dan perdamaian semu yang akan terjadi. Karena itu, yang dibutuhkan segera dalam
mengatasi konflik Poso adalah menegakan hukum dan mengungkap kebenaran.
Pihak tertentu diduga "bermain" di Poso (05/10/2006) #12888
SINAR HARAPAN, Rabu, 04 Oktober 2006
Palu - Merebaknya kasus peledakan bom di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng)
terakhir ini diduga kuat sebagai bagian dari sebuah operasi intelijen yang dilakukan
pihak-pihak tertentu, yang dipimpin seorang perwira. Kondisi itu membuat aparat
Polda Sulteng kesulitan mengungkap kasus-kasus peledakan bom.
Polisi identifikasi provokator di Poso (05/10/2006) #12887
KOMPAS, Rabu, 04 Oktober 2006
Palu, Kompas - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah berhasil mengidentifikasi
kelompok provokator yang selama ini terus berupaya membenturkan dua komunitas
di Kabupaten Poso. Namun, sampai Selasa (3/10) polisi belum berhasil menangkap
provokator-provokator tersebut.
DPR minta polisi tingkatkan pengamanan Poso (05/10/2006) #12886
SINAR HARAPAN, Rabu, 04 Oktober 2006
Jakarta–Masih adanya peledakan bom di Poso, Sulawesi Tenggara, menunjukkan
kinerja kepolisian masih sangat lemah. Di samping itu, eksekusi Tibo dkk ternyata
tidak menyelesaikan persoalan. Aparat keamanan dan penegak hukum harus kembali
bekerja keras mengungkap siapa dalang kerusuhan Poso yang sebenarnya.
Menteri Widodo anggap enteng "ninja" Poso (05/10/2006) #12885
TEMPO, Selasa, 03 Oktober 2006 | 12:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Widodo A.S.
menganggap prematur anggapan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Poso,
Sulawesi Tengah, semakin parah setelah muncul aksi "ninja". "Gangguan keamanan
terjadi di mana-mana," katanya sebelum rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden,
Jakarta.
Kesungguhan Polri soal Poso disangsikan (05/10/2006) #12884
TEMPO, Selasa, 03 Oktober 2006 | 20:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Komisi Hukum DPR Trimedya Pandjaitan
menyangsikan kesungguhan Kepala Polri dalam mengusut kerusuhan di Kabupaten
Poso, Sulawesi Tengah. Menurut dia pemain utama dalam pemboman di Poso juga
aktor di peledakan 30 Desember 2005.
Ada upaya benturkan masyarakat dgn aparat di Poso (05/10/2006) #12883
Media Indonesia, Selasa, 03 Oktober 2006 16:23 WIB
PALU--MIOL: Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mensinyalir adanya upaya
orang-orang tak bertanggung jawab yang ingin membenturkan aparat keamanan
khususnya kepolisian dengan masyarakat di Kabupaten Poso.
Kekerasan Poso kembalikan radikalisme agama (05/10/2006) #12882
Media Indonesia, Selasa, 03 Oktober 2006 03:08 WIB
PALU--MIOL: Munculnya sejumlah aksi kekerasan terbaru di Kabupaten Poso,
Sulawesi Tengah (Sulteng), akhir-akhir ini bisa melahirkan kembali sikap radikalisme
kelompok-kelompok agama di bekas daerah konflik tersebut.
Police arrest woman with high explosives (05/10/2006) #12881
The Jakarta Post, October 04, 2006
Indra Harsaputra, The Jakarta Post, Surabaya. A 55-year old woman was arrested
Tuesday with two kilograms of TNT at the Sidoarjo train station in East Java province,
police said.
Wacana interpelasi Gubernur Maluku salah alamat (04/10/2006) #12880
DEWA, 01 Oct 2006
Ambon, Dewa. Wacana hak interpelasi di DPRD Provinsi Maluku terhadap Gubernur
Maluku Karel Albert Rahalahu terkait dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati
Seram Bagian Barat (SBB) beberapa waktu lalu, mendapat tanggapan dari Dekan
Fakultas Hukum Unversitas Pattimura (Unpatti) G. Leasa, SH, M.Hum.
Tuasikal lengser, Nopember Musdalub partai Golkar (04/10/2006) #12879
DEWA, 01 Oct 2006
Ambon, Dewa. Posisi Ketua DPD Partai Golkar Maluku yang selama ini dijabat, Ir
Abdullah Tuasikal akhirnya tumbang, dengan dikeluarkannya surat DPP Partai Golkar
tentang penunjukan karateker menggantikan Tuasikal.
Surat DPD Golkar Maluku muluskan Ris ke kursi ketua (04/10/2006) #12878
DEWA, 01 Oct 2006
Ambon, Dewa. Tarik ulur keberadaan Richard Louhenapessy,SH sebagai Ketua
DPRD Maluku, setelah usai masa cutinya karena terlibat dalam perhelatan pilkada di
Kota Ambon beberapa waktu lalu, akhirnya terjawab sudah. Hal ini disampaikan salah
satu fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah Golkar Provinsi Maluku, Ruland
Tahapary,SH, kepada wartawan, Jumat (29/9) kemarin, usai paripurna kata akhir
fraksi terhadap perubahan APBD tahun 2006.
Poso, a matter of law, politics and religion (04/10/2006) #12877
The Jakarta Post, October 03, 2006
Asher Tauran, Jakarta. Both the editorial Miscarriage of justice and G.L Aditjondro's
article Why should they fear the (angry) masses in The Jakarta Post on Sept. 23
suggest legal flaws and political motives behind the execution of the "Poso three".
Police identify perpetrators of Taripa riot (04/10/2006) #12876
The Jakarta Post, October 03, 2006
Ruslan Sangadji, The Jakarta Post, Poso. The Central Sulawesi Police say they have
identified four people whom they believe were involved in the disturbances in Taripa,
East Pamona district, Poso regency, on Sept. 29. They are still at large.
Poso kembali dilanda kerusuhan (04/10/2006) #12875
Radio Nederland Wereldomroep, 02-10-2006
Ketegangan semakin meningkat menyusul eksekusi Fabianus Tibo dkk. Akhirpekan
lalu beberapa bom meledak dan sekelompok! pemuda membakar kantor polisi. Radio
Nederland Wereldomroep bertanya kepada Pendeta Renaldi Damanik apa yang
sedang terjadi di Poso?
Authorities deny foul play in Poso 3 execution (04/10/2006) #12874
Paras Indonesia, September, 28 2006 @ 02:27 pm
By: Roy Tupai. Police and the Attorney General's Office have dismissed claims of
procedural violations during last week's executions of three Catholic militiamen, who
received the death penalty for their involvement in deadly religious violence in Central
Sulawesi province in 2000. Rights activists, lawyers and relatives of the three have
alleged that wounds to their bodies indicated they were tortured, probably stabbed,
before facing the firing squad. There have also been claims that an excessive number
of bullets were fired at the men.
Why Tibo & co had to die? (04/10/2006) #12873
Paras Indonesia, September, 28 2006 @ 12:37 am
By: Lian Gogali. "Truth and justice only belongs to God," sighed Robertus Tibo
minutes after receiving the news that his father, Fabianus Tibo, along with Dominggus
da Silva and Marinus Riwu, had been executed.
The futile battle for al-Farouq's body (04/10/2006) #12872
Paras Indonesia, September, 28 2006 @ 04:53 pm
By: Roy Tupai. State Intelligence Agency (BIN) chief Syamsir Siregar says it will be
difficult to comply with a request from the widow of slain terrorist Omar al-Farouq to
bring his remains to Indonesia for burial because he was not an Indonesian citizen.
'Indonesia must protect Christians' (04/10/2006) #12871
Paras Indonesia, 09, 28 2006 @ 07:05 am
Posted by: Roy Tupai. The following statement is from US-based Christian Freedom
International. Christian Freedom International Urges Fair Trials for Minority
Christians. Front Royal, VA -- September 26, 2006 -- The government of Indonesia
executed three Christians on September 22, 2006, for their alleged role in fighting on
the island of Sulawesi six years ago. Crowds rioted over the weekend on several
islands in protest.
Boat with 18 on board missing (03/10/2006) #12870
The Jakarta Post, October 02, 2006
AMBON, Maluku: A fishing boat with up to 21 people on board is missing on the
Banda Sea, Tumorang Hutasoit, head of the Ambon port office, said Sunday.
Pendeta Eropa kunjungi ponpes Ngruki (03/10/2006) #12869
Ba'asyir: kaum Kristen Indonesia kurang berperan
HarianKomentar.Com, 03 Oktober 2006
Ustad Abu Bakar Ba'asyir yang getol memperjuangkan Syariat Islam di Indonesia,
dikunjungi 14 pendeta protestan dari Jerman dan Swiss di Solo, kemarin (02/10).
Pertemuan pa-ra pendeta dan pemimpin Pon-dok Pesantren (Ponpes) Al-Muk-min
Ngruki itu dimaksudkan untuk mendapatkan titik temu dari perbedaan keyakinan
untuk terciptanya kerukunan manusia.
Sebuah gereja dibakar, Poso kembali mencekam (03/10/2006) #12868
HarianKomentar.Com, 03 October 2006
Sebuah gereja yang terletak di Jalan Pulau Nias, Kelurahan Kayamanya, Kecamatan
Poso Kota, dilaporkan dibakar mas-sa, Minggu (01/10) dini hari.
Security tight after violence flares in Poso (03/10/2006) #12867
The Jakarta Post, October 02, 2006
Ruslan Sangadji, The Jakarta Post, Poso, Central Sulawesi. Paramilitary police are
being deployed here after a series of attacks and bombings during the weekend amid
rising religious tensions following the executions of three Christian militants.
Provokator masih ada (03/10/2006) #12866
Banjarmasin Post, Senin, 02 Oktober 2006 00:25
TIDAK habis-habisnya Poso bergolak. Sejak pertama kali terjadi pada 1999, kota
kecil di Provinsi Sulawesi Tengah ini terus diguncang teror yang tiada henti. Bom,
pembunuhan, kerusuhan, demo terus muncul secara bergelombang. Terakhir adalah
Sabtu malam lalu, tiga bom rakitan meledak saat warna menanti makan sahur.
Poso kembali diteror bom beruntun (03/10/2006) #12865
Bom meledak dekat Gereja Eklesia dan pasar
HarianKomentar.Com, 02 October 2006
Pasca eksekusi terhadap Tibo cs, Poso kembali bergejolak. Teror bom beruntun
menghan-tam daerah tersebut. Malam hingga dini hari (30/09), tiga bom meledak.
Namun pela-kunya belum diketahui.
Mob stabs man amid rising communal strife in Sulawesi (03/10/2006) #12864
Gulfnews.com, 10/02/2006 12:00 AM (UAE)
AP. Poso: Muslims dragged a Christian man from a bus and stabbed him yesterday,
a witness and nurse said, as religious tensions continued to rise in central Indonesia
following the executions of three Roman Catholic militants.
Muslim mob stabs Christian in Poso as tensions rise (03/10/2006) #12863
The Jakarta Post, October 01, 2006
POSO, Central Sulawesi (AP): Muslims dragged a Christian man from a bus and then
stabbed him Sunda! y, a witness and nurse said, amid rising religious tensions in
Central Sulawesi province following the executions of three Roman Catholic militants.
Mob burns church as tensions rise on Indonesia's Sulawesi (03/10/2006) #12862
INQ7.net, 01:39pm (Mla time) 10/01/2006
Associated Press. POSO, Indonesia -- A Muslim mob set fire to a partially
constructed church Sunday in apparent retaliation for the detonation of two small
bombs, as religious tension on Indonesia's Sulawesi island continued to escalate,
police said.
Indonesian Christian 'stabbed by Muslim mob' (03/10/2006) #12861
The Sydney Morning Herald, October 1, 2006 - 8:12PM
Muslims dragged a Christian man from a bus and stabbed him on Sunday, a witness
and nurse said, amid rising religious tensions in central Indonesia following the
executions of three Roman Catholic militants.
Sahur, tiga bom meledak di Poso (03/10/2006) #12860
Indopos, Minggu, 01 Okt 2006
POSO - Eskalasi ketegangan di Poso belum reda. Setelah amuk massa di Desa
Taripa, Kecamatan Pamona Timur, pada Jumat (29/9) lalu, kemarin saat jam sahur
tiga bom meledak dalam waktu yang hampir bersamaan di kota Poso. Tidak ada
korban jiwa atau luka-luka akibat bom itu. Namun, situasi kota Poso hingga tadi
malam tegang.
Muslims should 'hold up the mirror', say writers in Ubud (03/10/2006) #12859
The Jakarta Post, October 02, 2006
Trisha Sertori, Contributor, Ubud, Bali. Writers on Islam here say that introspection
among Muslims, apart from trying to better understand non-Muslims, would eventually
lead to more neutral ground and understanding.
Most Australians suspicious of Indonesia: poll (03/10/2006) #12858
ABC AUSTRALIA, Monday October 2, 2006 1:35pm (AEST)
A new poll has found most Australians are wary of neighbouring Indonesia, despite
knowing little about the country.
Terror and Islamic struggle in Indonesia (03/10/2006) #12857
VOA, 27 September 2006
By Nancy-Amelia Collins. Jakarta, Indonesia, 27 September 2006. A tug of war is
taking place between moderate and conservative Islam in Indonesia -- a secular,
democratic nation with the world's largest Muslim population. It is also a nation that in
recent years has both spawned militant Islamic terrorists and suffered from attacks by
them -- including two deadly suicide bombings in Bali since 2002. Now the struggle
for influence -- between advocates of the long tradition of religious tolerance and
diversity and those who want a more conservative, perhaps militant, Islam -- could
have implications for Indonesia's war on terrorism.
INFID's Short News Overview No. VII/22: Sept 22-29, 2006 (01/10/2006) #12856
INFID, September 29, 2006
Police foil attempted closure of church: The suppression of religious freedom in
this predominantly Muslim nation continues in West Java, where dozens of churches
and places of worship have been forcibly closed by Muslim extremists over the past
year. A mob of around 50 people attempted Saturday to demolish a house they
claimed was being used illegally by Christians as a place of worship in the hamlet of
Cibintinu, Arjasari village, some 20 kilometers south of Bandung. But police foiled the
attempted closure of the church, telling the mob that neither individuals nor
organizations were authorized to shut any house of worship.
Pelauw weaving rite retains modern-day relevance (01/10/2006) #12855
The Jakarta Post, September 29, 2006
M. Azis Tunny, The Jakarta Post, Ambon. Pelauw in Haruku island district, Central
Maluku regency, is home to a cultural tradition practiced since the early 14th century.
Ambon residents hand in firearms (01/10/2006) #12854
The Jakarta Post, September 29, 2006
AMBON, Maluku: Residents have handed over 17 firearms and 127 ammunitions to
the military in Ambon in the past two weeks, a military official said Thursday.
Two boys find live explosive (01/10/2006) #12853
The Jakarta Post, September 28, 2006
AMBON, Maluku: Two scavenger children found a mortar bomb in front of the busy
Mardika bus terminal in conflict-torn Ambon city on Wednesday.
Poso rusuh, 4 kendaraan operasional polisi dibakar (01/10/2006) #12852
Harian Analisa Online, Sabtu, 30 September 2006
Palu,(Analisa) Kerusuhan kembali pecah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah
(Sulteng), mengakibatkan empat kendaraan operasional polisi dan sebuah pos Dinas
Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (DLLAJ di Desa Taripa, ibukota kecamatan Pamona
Timur, terbakar karena diamuk massa. Sementara Polsek Pamona Timur di desa ini
rusak dalam peristiwa tersebut.
Pamona Timur Poso rusuh (01/10/2006) #12851
Heli Kapolda Sulteng dilempari, mobil dibakar
HarianKomentar.Com, 30 September 2006
Kerusuhan melanda Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, Sulteng, Jumat
kemarin (29/09). Informasi yang diperoleh di lapangan, amuk massa terjadi ketika
Kapolda Sulteng, Kombes Pol Badrodin Haiti berkunjung ke daerah tersebut. Kapolda
yang turun dengan menggunakan helikopter, langsung dilempari massa dengan batu.
Poso kembali rusuh (01/10/2006) #12850
ANTARA, 29 September 2006 20:25
Palu (ANTARA News) - Kerusuhan kembali pecah di Kabupaten Poso, Sulawesi
Tengah (Sulteng), Jumat sore, mengakibatkan empat kendaraan
Group attacks Indonesia police station (01/10/2006) #12849
Syracuse Online, 9/29/2006, 2:23 p.m. ET
The Associated Press. JAKARTA, Indonesia (AP) — Christians angered by last
week's executions of three Roman Catholic militants set fire to a police station Friday
and hurled rocks at a helicopter carrying a police chief, the state news agency Antara
reported.
Kaki dan tangan Tibo cs diborgol saat eksekusi (01/10/2006) #12848
HarianKomentar.Com, 30 September 2006
Fabianus Tibo cs terikat bor-gol tangan dan kaki ketika di-eksekusi regu tembak.
Se-dangkan para eksekutor dari Polda Sulteng menembak de-ngan posisi tiarap
terhadap Ti-bo cs yang duduk di kursi. De-mikian penjelasan penasihat rohani Tibo
cs, Pastor Jimmy Tumbelaka dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (29/09) kemarin.
Rening: Ini semakin perkuat adanya kesalahan prosedur (01/10/2006) #12847
Polisi takut Tibo cs diotopsi independen
HarianKomentar.Com, 29 September 2006
Koordinator Penasehat Hu-kum Fabianus Tibo cs, Roy Re-ning menuding polisi takut
de-ngan otopsi independen terha-dap jasad 3 tereksekusi mati ka-sus Poso tersebut.
Ketakutan ini dinilai memperkuat dugaan kesalahan prosedur eksekusi.
Tibo's family to report executions to International Court (01/10/2006) #12846
ANTARA, September 29, 2006
Jakarta (ANTARA News) - The family of Fabianus Tibo, one of three death-row
convicts executed last Friday (Sept.22) for committing alleged atrocities in the
sectarian conflict in Poso, Central Sulawesi, in 2000, are to report their case to the
International Court of Justice.
Police say family of executed man drops demand (01/10/2006) #12845
The Jakarta Post, September 29, 2006
The Jakarta Post, Jakarta, Kupang. The National Police said Thursday the family of
Dominggus da Silva has dropped a plan to exhume his body for an autopsy to
determine whether he was tortured before his execution last Friday.
Jenazah Dominggus diotopsi ulang (01/10/2006) #12844
SINAR HARAPAN, Jumat, 29 September 2006
Oleh Norman Meoko/Inno Jemabut. Jakarta - Keluarga Dominggus da Silva, Jumat
(29/9) siang ini, akan membongkar makam Dominggus da Silva, salah seorang
terpidana mati kasus kerusuhan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dieksekusi
Jumat (22/9) dini hari lalu bersama Fabianus Tibo dan Marinus Riwu.
Polri: Umar al-Faruq tidak terkait terorisme di Indonesia (01/10/2006) #12843
SUARA PEMBARUAN DAILY, 29 September 2006
[JAKARTA] Umar al-Faruq, yang tewas ditembak pasukan Inggris di Irak, hingga kini
tidak terkait dengan aksi terorisme maupun pidana lain di Indonesia. Nama Faruq
tidak pernah disebut-sebut terlibat bom Bali, Kuningan, JW Marriott atau ledakan di
tempat lain. Demikian dikatakan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Paulus Purwoko
di Mabes Polri, Kamis (28/9).
Al Farouq dijemput istri (01/10/2006) #12842
Banjarmasin Post, Jumat, 29 September 2006 02:14:40
Jakarta, BPost. Cadar hitam di wajah tak mampu menutupi kesedihan Mira Agustina.
Istri Omar al Farouq itu menyatakan akan berangkat ke Irak untuk melihat langsung
jenazah suaminya yang tewas ditembak pasukan Inggris di Basra, Irak.
Indonesia rejects al-Farouq's body (01/10/2006) #12841
The Jakarta Post, September 29, 2006
M. Taufiqurrahman, The Jakarta Post, Jakarta. The country's top intelligence agency
said Thursday there was no way for the government to bring the body of key
al-Quaeda lieutenant Omar al-Farouq home, because he was not an Indonesian
citizen.
|